logo rilis
Anggap Wajar Jokowi Marah, Andi Arief: Ini untuk Kelompok Kerajinan Tanganisme UU
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
28 Juni 2020, 21:00 WIB
Anggap Wajar Jokowi Marah, Andi Arief: Ini untuk Kelompok Kerajinan Tanganisme UU
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo menyampaikan kemarahannya di hadapan para menteri Kabinet Indonesia Maju dalam pidatonya di rapat terbatas 18 Juni 2020 lalu, seperti yang ditayangkan YouTube Setpres pada Minggu (28/6/2020).

Jokowi kecewa lantaran sejumlah menteri masih berkinerja biasa-biasa saja di tengah ancaman krisis akibat pandemi Covid-19. Bahkan, Jokowi mengancam akan melakukan reshuffle kabinet. 

Menanggapi itu, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, menganggap wajar kemarahan Jokowi tersebut. Dia kemudian menyinggung soal hubungan antara krisis akibat pandemi dengan Pancasila. 

"Sampai saat ini memang sulit mencari benang sambungan antara krisis, pandemi dan Pancasila," kata Andi Arief kepada RILIS.ID melalui pesan WhatsApp, Minggu (28/6/2020). 

Seperti diketahui, akhir-akhir ini Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus menuai polemik di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, RUU itu disebut-sebut telah mendistorsi nilai dan tafsir Pancasila, terlebih adanya pasal yang menyebutkan pemerasan Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, hingga Nahdlatul Ulama juga telah menyampaikan penolakan atas RUU tersebut. Bahkan, MUI mengeluarkan maklumat tertanggal 12 Juni 2020 terkait penolakan terhadap RUU HIP tersebut.  

Andi Arief menduga, kemarahan Presiden Jokowi itu terkait dengan adanya para menteri yang kebijakannya tidak sesuai dengan kondisi krisis yang tengah dihadapi saat ini

"Wajar seandainya kemarahan Presiden mengarah pada kelompok "kerajinan tanganisme UU" yang disconnect dengan dengan kondisi objektif," ujar Andi Arief. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID