Ajak Sri Mulyani Bergabung, TKN Sebut Sandiaga Tak Percaya Ekonom di Timnya - RILIS.ID
Ajak Sri Mulyani Bergabung, TKN Sebut Sandiaga Tak Percaya Ekonom di Timnya
Nailin In Saroh
Sabtu | 06/04/2019 21.30 WIB
Ajak Sri Mulyani Bergabung, TKN Sebut Sandiaga Tak Percaya Ekonom di Timnya
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno

RILIS.ID, Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan KH Maruf Amin, Johnny G Plate menilai, ajakan calon wakil presiden nomor urut 02 kepada Menteri Keuangan di Kabinet Kerja, Sri Mulyani menunjukkan ketidakpercayaan terhadap para ekonom di timnya.

"Kami cenderung melihat adanya ketidakpercayaan Sandiaga pada orang-orang di sekelilingnya terkait kinerja dan kapabilitas hingga sampai harus berkampanye dengan ingin mengajak orang-orang yang berada di pihak petahana," ujar politisi Partai NasDem itu dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu, (6/4/2019).

Sebelumnya, Sandiaga memuji Menteri Keuangan Sri Mulyani yang telah meraih penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia-Pasifik 2019 versi Majalah Keuangan Finance Asia. Sandiaga mengucapkan selamat atas pencapaian Sri Mulyani serta melemparkan lirikannya dengan meyakini bahwa perempuan kelahiran 26 Agustus 1962 itu akan mencapai hasil lebih cemerlang apabila bergabung dalam koalisi Prabowo–Sandiaga.

Sekedar menyebut nama di lingkar BPN ada nama ekonom Dradjad Wibowo, mantan Menko Ekuin Rizal Ramli, mantan Dirjen Pajak Fuad Bawazir dan bahkan mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

Menurut Johnny, kondisi tersebut memperlihatkan perpecahan di Kubu BPN semakin terlihat pasca isu pembagian jatah menteri.

"Dan hal ini diperkuat dengan kecenderungan ketidakpercayaan Sandiaga pada para pendukungnya sendiri," katanya.

Menurut dia, prestasi Sri Mulyani yang diakui dunia merupakan gagasan dan kecemerlangan Presiden Jokowi dalam menunjuk menteri dalam jajaran kabinetnya. Selain itu, faktor emansipasi perempuan telah dibuktikan Jokowi dengan para Srikandinya dalam jajaran pemerintahan yang mampu memberikan prestasi berskala Internasional.

Sumber Antara


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID