Netizen Serbu Akun Instagram Azis Syamsuddin: Selain Tukang Matiin Mic, Jadi Makelar juga Ternyata
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Netizen Serbu Akun Instagram Azis Syamsuddin: Selain Tukang Matiin Mic, Jadi Makelar juga Ternyata

...
RILIS.ID
Jakarta
23 September 2021 - 19:41 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Azis Syamsuddin dan Puan Maharani. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ramai diperbincangkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Selain jadi perbincangan, netizen juga ramai-ramai menyerbu akun Instagramnya @syamsuddinaziz, Kamis (23/9/2021).

Bahkan sejumlah netizen menyinggung insiden matinya microphone saat anggota DPR dari Fraksi Demokrat Benny K. Harman mengajukan interupsi dalam sidang paripurna pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

"Ini kemarin yang matiin mic," tulis salah seorang netizen di kolom komentar akun Instagram @syamsuddinaziz.

"Subhanallah. Selain tukang matiin mik, jadi makelar jg ternyata," kata seorang netizen lainnya.

"Karma nih wakil yang sombongnya selangit, hukuman mati ganjaran yg setimpal buat anda," timpal netizen yang lain.

Hingga Kamis pukul 19.30 WIB, setidaknya sudah 2.770 kali netizen berkomentar di kolom komentar Instagram @syamsuddinaziz.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka sejak awal September.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan WhatsApp miliknya, Kamis (23/9/2021).

Namun, Ali belum menjelaskan secara detil terkait kronologis perkara yang menjerat politikus Partai Golkar tersebut.

KPK menurutnya, akan menyampaikan secara lengkap mengenai kronologis serta konstruksi perkara, pasal yang disangkakan dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat.

"Pengumuman tersangka, akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan," ujarnya.

Saat ini, lanjut Ali, tim penyidik KPK masih bekerja dan terus mengumpulkan alat bukti dan telah memeriksa beberapa orang saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung.

"KPK akan selalu menyampaikan perkembangan perkara ini kepada publik. Kami berharap masyarakat juga bisa terus memantau dan mengawasi penanganannya sebagai wujud transparansi dan partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi," pungkasnya.

Diketahui, nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

Disebutkan dalam dakwaan tersebut, Azis Syamsuddin meminta bantuan Robin untuk mengurus kasus yang melibatkannya dan Aliza Gunado dalam kasus korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Jaksa KPK juga menyebutkan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado memberikan Rp3 miliar lebih dan 36.000 Dolar Amerika kepada Robin dan seorang rekannya yang merupakan pengacara, Maskur Husain. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Netizen Serbu Akun Instagram Azis Syamsuddin: Selain Tukang Matiin Mic, Jadi Makelar juga Ternyata

...
RILIS.ID
Jakarta
23 September 2021 - 19:41 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Azis Syamsuddin dan Puan Maharani. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ramai diperbincangkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Selain jadi perbincangan, netizen juga ramai-ramai menyerbu akun Instagramnya @syamsuddinaziz, Kamis (23/9/2021).

Bahkan sejumlah netizen menyinggung insiden matinya microphone saat anggota DPR dari Fraksi Demokrat Benny K. Harman mengajukan interupsi dalam sidang paripurna pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

"Ini kemarin yang matiin mic," tulis salah seorang netizen di kolom komentar akun Instagram @syamsuddinaziz.

"Subhanallah. Selain tukang matiin mik, jadi makelar jg ternyata," kata seorang netizen lainnya.

"Karma nih wakil yang sombongnya selangit, hukuman mati ganjaran yg setimpal buat anda," timpal netizen yang lain.

Hingga Kamis pukul 19.30 WIB, setidaknya sudah 2.770 kali netizen berkomentar di kolom komentar Instagram @syamsuddinaziz.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka sejak awal September.

"KPK saat ini sedang melakukan penyidikan perkara dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara TPK yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan WhatsApp miliknya, Kamis (23/9/2021).

Namun, Ali belum menjelaskan secara detil terkait kronologis perkara yang menjerat politikus Partai Golkar tersebut.

KPK menurutnya, akan menyampaikan secara lengkap mengenai kronologis serta konstruksi perkara, pasal yang disangkakan dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat.

"Pengumuman tersangka, akan kami sampaikan pada saat dilakukan upaya paksa penangkapan dan/atau penahanan," ujarnya.

Saat ini, lanjut Ali, tim penyidik KPK masih bekerja dan terus mengumpulkan alat bukti dan telah memeriksa beberapa orang saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Lampung.

"KPK akan selalu menyampaikan perkembangan perkara ini kepada publik. Kami berharap masyarakat juga bisa terus memantau dan mengawasi penanganannya sebagai wujud transparansi dan partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi," pungkasnya.

Diketahui, nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

Disebutkan dalam dakwaan tersebut, Azis Syamsuddin meminta bantuan Robin untuk mengurus kasus yang melibatkannya dan Aliza Gunado dalam kasus korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Jaksa KPK juga menyebutkan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado memberikan Rp3 miliar lebih dan 36.000 Dolar Amerika kepada Robin dan seorang rekannya yang merupakan pengacara, Maskur Husain. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya