Soal Keberhasilan Kesetaraan Gender di Indonesia, Ini Kata Kowani... - RILIS.ID
Soal Keberhasilan Kesetaraan Gender di Indonesia, Ini Kata Kowani...
Elvi R
Jumat | 09/03/2018 11.25 WIB
Soal Keberhasilan Kesetaraan Gender di Indonesia, Ini Kata Kowani...
Sejumlah buruh perempuan mengikuti aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, 1 Mei 2017. Mereka menuntut pemerintah menghapuskan outsourcing, meningkatkan kesejahteraan buruh, serta mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta – Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan, kunci keberhasilan kesetaraan perempuan dalam kehidupan demokrasi di Tanah Air adalah perlunya kesadaran politik pada kaum perempuan.

"Kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam demokrasi di Tanah Air secara hukum memang sudah terwujud, namun pada kenyataannya belum terwujud sebagaimana mestinya," ujar Giwo di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Dia menjelaskan, perempuan harus memiliki kesadaran untuk turut berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. Selain itu, perlu adanya upaya untuk melakukan penghapusan budaya preferensi laki-laki sebagai pemimpin politik. Baik perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama menjadi pemimpin politik.


"Perempuan jangan tidak peduli dengan politik, justru harus lebih memberikan perhatian pada politik karena itu berkaitan dengan kebijakan yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Pendidikan politik seharusnya diberikan sebagai materi kurikulum sekolah," jelasnya.

Giwo menilai, perempuan harus tahu dan paham hak-hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Disamping itu, mereka harus memperkuat solidaritas sesama perempuan melalui jaringan organisasi di tingkat internasional. "Laksanakan sejumlah regulasi untuk menangani masalah kekerasan terhadap perempuan, kekerasan berbasis gender dan penolakan terhadap kesetaraan gender," katanya.

Saat ini, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) sejak 1950, juga memberlakukan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Pemerintah Indonesia menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional yang mensyaratkan gender disertakan dalam perencanaan, rancangan, implementasi dan evaluasi setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan nasional.

Pada 2016, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) meluncurkan program Three Ends yang bertujuan menghentikan kekerasan terhadap perempuan, menghentikan penyelundupan manusia, dan menghentikan hambatan untuk mewujudkan keadilan ekonomi.

Sumber ANTARA


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID