Selain Tank, Prabowo Juga Akan Modernisasi Kapal Perang dan Pesawat Tempur - RILIS.ID
Selain Tank, Prabowo Juga Akan Modernisasi Kapal Perang dan Pesawat Tempur
Zulhamdi Yahmin
Senin | 25/11/2019 12.30 WIB
Selain Tank, Prabowo Juga Akan Modernisasi Kapal Perang dan Pesawat Tempur
Menhan Prabowo Subianto saat mengunjungi Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta. FOTO: Biro Humas Kemhan

RILIS.ID, Jakarta – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, memastikan akan melakukan perimbangan kekuatan pertahanan untuk tiga matra di TNI. Meski dari berlatar belakang dari TNI Angkatan Darat, Prabowo tetap memperhatikan kekuatan tempur TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara. 

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, Prabowo akan melakukan belanja alutsista yang efektif, khususnya untuk memodernisasi kapal-kapal perang TNI AL, pesawat tempur TNI AU dan kendaraan tempur TNI AD. 

"Jadi keliru bila ada yang menilai perspektif dan program Menteri Pertahanan bias Angkatan Darat," kata Dahnil kepada wartawan, di Jakarta, Senin (25/11/2019). 

Dahnil mengatakan, Prabowo sangat paham dengan kondisi alutsista. Menurutnya, mantan Danjen Kopassus itu akan terus meningkatkan dan modernisasi alutsista yang sudah baik harus tanpa henti untuk ketiga matra tersebut. 

"Oleh sebab itu, beliau melakukan review secara langsung terkait harga dan spesifikasi belanja-belanja alutsista yang sudah dialokasi pada tahun 2019 dan riview alokasi 2020 agar tepat sasaran, ekonomis, efisien dan efektif, agar mampu memberikan efek positif memperkuat pertahanan dan bebas kebocoran serta perburuan rente," ujar Dahnil.

Prabowo, ungkap Dahnil, selalu memperingatkan kepada semua pihak untuk tidak terlibat dalam praktik rente di sektor pertahanan. Termasuk, untuk kesejahteraan prajurit TNI. 

Prabowo ingin, lanjut Dahnil, belanja pertahanan digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan minimalisasi kebocoran.

"Sejak awal duduk sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sudah memperingatkan semua pihak di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan, jangan main-main dengan pertahanan dan kedaulatan negara," tandasnya. 

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sendiri berjanji akan mencari celah kebocoran di anggaran pertahanan, termasuk dalam pengadaan alutsista.

"Ya, kita akan review semua, akan lihat. Beliau (Presiden Joko Widodo) sangat tegas kepada saya, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan. Uang sangat berat didapat, uang rakyat, dari pajak," kata Prabowo, Jumat (22/11/2019).

Untuk diketahui, anggaran Kementerian Pertahanan pada APBN 2020 mencapai Rp127,36 triliun. Anggaran itu meningkat daripada anggaran pertahanan 2019 yang mencapai Rp121 triliun.

Anggaran Kemhan itu menjadi yang terbesar dibandingkan kementerian/lembaga lainnya.

Kementerian Pertahanan sendiri menganggarkan program modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) pada 2020 sebesar Rp10,86 triliun, naik 20 persen dari anggaran tahun sebelumnya.

Nilai tersebut terdiri atas Rp4,59 triliun untuk modernisasi alutsista matra darat, matra laut Rp4,16 triliun, dan matra udara Rp2,11 triliun.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID