Sempat Ditangkap karena Bentangkan Poster, Suroto Akhirnya Diundang Jokowi ke Istana
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Sempat Ditangkap karena Bentangkan Poster, Suroto Akhirnya Diundang Jokowi ke Istana

...
RILIS.ID
Jakarta
15 September 2021 - 22:33 WIB
Potret | RILISID
...
Momen pertemuan Presiden Jokowi dan Suroto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9/2021). Foto: Instagram @jokowi

RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Salah satu yang diundang dalam pertemuan itu adalah peternak ayam petelur yang membentangkan poster ke arah Presiden Jokowo saat melakukan kunjungan kerja di Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (7/9/2021) lalu.

Peternak ayam petelur itu bernama Suroto. Ia juga sempat ditangkap polisi hingga menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Perjuangan Suroto yang meminta Jokowi menurunkan harga jagung sebagai salah satu pakan ayam akhirnya direspons oleh sang presiden.

Jokowi pun mengunggah pertemuannya dengan Suroto di akun resmi Instagramnya.

"Seorang pria membentangkan poster di pinggir jalan yang saya lalui dalam kunjungan saya di Blitar, Jawa Timur, hari Selasa 7 September lalu," tulisnya, Rabu (15/9).

"Saya tak melihatnya secara langsung, tapi membaca berita tentang Pak Suroto, seorang peternak ayam petelur yang mengeluhkan masalah "harga jagung yang cenderung naik dan harga telur yang sangat rendah"," lanjut Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sengaja mengundang Suroto bersama beberapa perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur untuk mendengarkan langsung keluhan mereka.

"Saya telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk segera mencari solusi terbaik bagi masalah-masalah yang dihadapi para peternak ayam petelur seperti Pak Suroto dan sektor perunggasan secara umum di Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Suroto menjelaskan maksud dan tujuannya membentangkan poster yang bertuliskan ‘Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar, Telur Murah’ tersebut.

Suroto yakin Presiden Jokowi dapat membantu memecahkan masalah yang sudah lama dihadapi para peternak, yaitu harga jagung yang cenderung naik dan harga telur yang sangat rendah.

“Saya percaya satu-satunya orang Indonesia yang pada saat ini yang bisa menolong peternak, ya hanya Pak Jokowi,” ujar Suroto dikutip dari laman setkab.go.id.

Suroto juga menyebut bahwa sebelumnya para petani melalui asosiasi dan koperasi sudah mencoba mencari jalan keluar kepada sejumlah lembaga pemerintah yang ada di daerah hingga ke Kementerian Pertanian. Namun, pertemuan-pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi bagi para peternak yang sedang dalam kondisi sulit tersebut.

“Sedangkan kita terjepit posisinya. Sudah usaha itu tidak bisa jalan, kita produksi telur aja seumpama 100 persen itu masih rugi, sedangkan telur nggak bisa keluar numpuk di gudang kandang itu,” ungkap Suroto.

Suroto pun berinisiatif membentangkan poster tersebut agar Presiden Jokowi mendengar dan melihat langsung kondisi para peternak.

Meski sempat tak percaya, Suroto akhirnya bersyukur dapat menyampaikan langsung keluh kesahnya kepada Presiden Jokowi dan berharap segera mendapatkan solusi untuk masa depan para peternak.

“Kemarin pagi, pagi jam 8, jadi mendadak, kita enggak tahu, kaget. Ini pasti bohong, ini pasti bohong. Lah iya (ternyata) betul (diundang),” ucap Suroto.

Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan (Mendag) untuk segera mencari solusi terbaik bagi sektor perunggasan di Tanah Air.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan membuat suatu terobosan yang bisa menyeimbangkan sektor daripada perunggasan ini,” ujar Mendag Muhammad Lutfi dalam keterangannya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Sempat Ditangkap karena Bentangkan Poster, Suroto Akhirnya Diundang Jokowi ke Istana

...
RILIS.ID
Jakarta
15 September 2021 - 22:33 WIB
Potret | RILISID
...
Momen pertemuan Presiden Jokowi dan Suroto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9/2021). Foto: Instagram @jokowi

RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Salah satu yang diundang dalam pertemuan itu adalah peternak ayam petelur yang membentangkan poster ke arah Presiden Jokowo saat melakukan kunjungan kerja di Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (7/9/2021) lalu.

Peternak ayam petelur itu bernama Suroto. Ia juga sempat ditangkap polisi hingga menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Perjuangan Suroto yang meminta Jokowi menurunkan harga jagung sebagai salah satu pakan ayam akhirnya direspons oleh sang presiden.

Jokowi pun mengunggah pertemuannya dengan Suroto di akun resmi Instagramnya.

"Seorang pria membentangkan poster di pinggir jalan yang saya lalui dalam kunjungan saya di Blitar, Jawa Timur, hari Selasa 7 September lalu," tulisnya, Rabu (15/9).

"Saya tak melihatnya secara langsung, tapi membaca berita tentang Pak Suroto, seorang peternak ayam petelur yang mengeluhkan masalah "harga jagung yang cenderung naik dan harga telur yang sangat rendah"," lanjut Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sengaja mengundang Suroto bersama beberapa perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur untuk mendengarkan langsung keluhan mereka.

"Saya telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk segera mencari solusi terbaik bagi masalah-masalah yang dihadapi para peternak ayam petelur seperti Pak Suroto dan sektor perunggasan secara umum di Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Suroto menjelaskan maksud dan tujuannya membentangkan poster yang bertuliskan ‘Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar, Telur Murah’ tersebut.

Suroto yakin Presiden Jokowi dapat membantu memecahkan masalah yang sudah lama dihadapi para peternak, yaitu harga jagung yang cenderung naik dan harga telur yang sangat rendah.

“Saya percaya satu-satunya orang Indonesia yang pada saat ini yang bisa menolong peternak, ya hanya Pak Jokowi,” ujar Suroto dikutip dari laman setkab.go.id.

Suroto juga menyebut bahwa sebelumnya para petani melalui asosiasi dan koperasi sudah mencoba mencari jalan keluar kepada sejumlah lembaga pemerintah yang ada di daerah hingga ke Kementerian Pertanian. Namun, pertemuan-pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi bagi para peternak yang sedang dalam kondisi sulit tersebut.

“Sedangkan kita terjepit posisinya. Sudah usaha itu tidak bisa jalan, kita produksi telur aja seumpama 100 persen itu masih rugi, sedangkan telur nggak bisa keluar numpuk di gudang kandang itu,” ungkap Suroto.

Suroto pun berinisiatif membentangkan poster tersebut agar Presiden Jokowi mendengar dan melihat langsung kondisi para peternak.

Meski sempat tak percaya, Suroto akhirnya bersyukur dapat menyampaikan langsung keluh kesahnya kepada Presiden Jokowi dan berharap segera mendapatkan solusi untuk masa depan para peternak.

“Kemarin pagi, pagi jam 8, jadi mendadak, kita enggak tahu, kaget. Ini pasti bohong, ini pasti bohong. Lah iya (ternyata) betul (diundang),” ucap Suroto.

Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan (Mendag) untuk segera mencari solusi terbaik bagi sektor perunggasan di Tanah Air.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan membuat suatu terobosan yang bisa menyeimbangkan sektor daripada perunggasan ini,” ujar Mendag Muhammad Lutfi dalam keterangannya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya