Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, 50 Ribu Orang Terpapar dan 115 Pasien Meninggal
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, 50 Ribu Orang Terpapar dan 115 Pasien Meninggal

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Oktober 2021 - 8:46 WIB
Breaking News | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid Lampung/Kalbi

RILISID, Jakarta — Berbagai negara barat tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19, termasuk Inggris yang mencatat rekor baru dengan menembus angka 50 ribu lebih orang terpapar virus corona.

Angka ini merupakan penambahan tertinggi yang pertama kali sejak 17 Juli 2021.

Perdana Menteri Boris Johnson kini mendesak banyak orang untuk mendapat vaksin Covid-19 booster saat waktunya tiba.

"Meski kasusnya tinggi, pemerintah akan melanjutkan rencana strategi vaksinasi, dan sekarang keadaannya jauh lebih baik daripada tahun lalu," ujarnya dikutip dari BBC, Jumat (22/10/2021).

Pemerintah Inggris mencatat 52.009 kasus baru Covid-19 dan 115 orang meninggal dunia.

Menurut Boris Johnson, kasus rawat inap dan kematian tetap rendah berkat vaksinasi.

Sebagai informasi, kasus harian Covid-19 tertinggi sebelumnya di 17 Juli dengan total 54.674.

Adapun, pemicu lonjakan tersebut banyak klaster keluarga dan aktivitas penularan di dalam ruangan.

Akibat kembali mengalami lonjakan, dokter setempat mendesak pemerintah menyiapkan rencana lainnya, yang memungkinkan warga kembali bekerja dari rumah dan wajib memakai masker.

Lebih lanjut, Boris mengimbau anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun untuk mendapatkan vaksin Covid-19 pertama karena stok vaksin masih tersedia dalam jumlah yang besar.

Diperkirakan ada 4,7 juta dosis vaksin booster, yang akan diberikan setidaknya enam bulan setelah vaksinasi kedua, kini telah siap di Inggris.

Sementara, menurut Our World in Data per 19 Oktober, 73,7 persen warganya sudah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Sementara dosis kedua mencapai 67,6 persen dari populasi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, 50 Ribu Orang Terpapar dan 115 Pasien Meninggal

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Oktober 2021 - 8:46 WIB
Breaking News | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid Lampung/Kalbi

RILISID, Jakarta — Berbagai negara barat tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19, termasuk Inggris yang mencatat rekor baru dengan menembus angka 50 ribu lebih orang terpapar virus corona.

Angka ini merupakan penambahan tertinggi yang pertama kali sejak 17 Juli 2021.

Perdana Menteri Boris Johnson kini mendesak banyak orang untuk mendapat vaksin Covid-19 booster saat waktunya tiba.

"Meski kasusnya tinggi, pemerintah akan melanjutkan rencana strategi vaksinasi, dan sekarang keadaannya jauh lebih baik daripada tahun lalu," ujarnya dikutip dari BBC, Jumat (22/10/2021).

Pemerintah Inggris mencatat 52.009 kasus baru Covid-19 dan 115 orang meninggal dunia.

Menurut Boris Johnson, kasus rawat inap dan kematian tetap rendah berkat vaksinasi.

Sebagai informasi, kasus harian Covid-19 tertinggi sebelumnya di 17 Juli dengan total 54.674.

Adapun, pemicu lonjakan tersebut banyak klaster keluarga dan aktivitas penularan di dalam ruangan.

Akibat kembali mengalami lonjakan, dokter setempat mendesak pemerintah menyiapkan rencana lainnya, yang memungkinkan warga kembali bekerja dari rumah dan wajib memakai masker.

Lebih lanjut, Boris mengimbau anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun untuk mendapatkan vaksin Covid-19 pertama karena stok vaksin masih tersedia dalam jumlah yang besar.

Diperkirakan ada 4,7 juta dosis vaksin booster, yang akan diberikan setidaknya enam bulan setelah vaksinasi kedua, kini telah siap di Inggris.

Sementara, menurut Our World in Data per 19 Oktober, 73,7 persen warganya sudah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Sementara dosis kedua mencapai 67,6 persen dari populasi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya