Calon Kuat Pengganti Azis Syamsuddin Bukan Kaleng-kaleng, Ini Perjalanan Karirnya
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Calon Kuat Pengganti Azis Syamsuddin Bukan Kaleng-kaleng, Ini Perjalanan Karirnya

...
RILIS.ID
Jakarta
27 September 2021 - 11:47 WIB
Potret | RILISID
...
Riswan Tony DK, calon kuat pengganti Azis Syamsuddin di DPR RI. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Nama Riswan Tony DK belakangan ramai diberitakan setelah Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dalam penganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

Riswan digadang-gadang menjadi calon kuat anggota penggantian antar-waktu (PAW) karena menempati perolehan suara terbanyak ketiga di Dapil Lampung II.

Pada Pileg 2019 lalu, Partai Golkar memeroleh dua kursi di Dapil Lampung II. Keduanya adalah Azis Syamsuddin suara terbanyak dan Hanan A. Rozak dengan suara terbanyak kedua.

Riswan Tony mengaku bahwa dirinya hanya menjalankan amanat UU No.7 Tahun 2017 dan UU No. 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah UU No. 2 Tahun 2018 yang di dalamnya mengatur tentang PAW.

Selain itu juga AD/ART Golkar Bab VI Pasal 9 yang disebutkan bahwa kader diberhentikan apabila melakukan tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan keputusan atau kebijakan partai serta dinyatakan tersangka karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

"Itu kan otomatis saja, sesuai UU dan AD/ART Golkar. Kalau saya tinggal menjalankan saja," ujar Riswan dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Senin (27/9/2021).

Meski begitu, Riswan menyatakan tetap menunggu perintah dan arahan dari DPP Partai Golkar. Pasalnya, saat ini DPP masih fokus pada pergantian kursi wakil ketua DPR yang dijabat Azis.

Profil Riswan

Riswan pernah menjadi anggota DPR dan tergabung dalam Komisi V periode 2019-2014.

Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Tanjungkarang 17 Desember 1958 ini merupakan seorang pebisnis dengan jabatan mentereng di beberapa perusahaan swasta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada empat perusahaan yang pernah dipimpin Riswan. Yakni sebagai Dirut PT Tribina Saita Utama, Dirut PT Risnisia Propertindo, Dirut PT Armidian Karyautama, dan Dirut PT Skala Cipta Indah.

Ia juga pernah berniat bakal maju pada Pilgub Lampung periode 2013-2018. Namun, Riswan tidak mendapat restu Golkar yang saat itu mencalonkan Alzier Dianis Thabranie sebagai calon gubernur Lampung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Calon Kuat Pengganti Azis Syamsuddin Bukan Kaleng-kaleng, Ini Perjalanan Karirnya

...
RILIS.ID
Jakarta
27 September 2021 - 11:47 WIB
Potret | RILISID
...
Riswan Tony DK, calon kuat pengganti Azis Syamsuddin di DPR RI. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Nama Riswan Tony DK belakangan ramai diberitakan setelah Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dalam penganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

Riswan digadang-gadang menjadi calon kuat anggota penggantian antar-waktu (PAW) karena menempati perolehan suara terbanyak ketiga di Dapil Lampung II.

Pada Pileg 2019 lalu, Partai Golkar memeroleh dua kursi di Dapil Lampung II. Keduanya adalah Azis Syamsuddin suara terbanyak dan Hanan A. Rozak dengan suara terbanyak kedua.

Riswan Tony mengaku bahwa dirinya hanya menjalankan amanat UU No.7 Tahun 2017 dan UU No. 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah UU No. 2 Tahun 2018 yang di dalamnya mengatur tentang PAW.

Selain itu juga AD/ART Golkar Bab VI Pasal 9 yang disebutkan bahwa kader diberhentikan apabila melakukan tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan keputusan atau kebijakan partai serta dinyatakan tersangka karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

"Itu kan otomatis saja, sesuai UU dan AD/ART Golkar. Kalau saya tinggal menjalankan saja," ujar Riswan dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Senin (27/9/2021).

Meski begitu, Riswan menyatakan tetap menunggu perintah dan arahan dari DPP Partai Golkar. Pasalnya, saat ini DPP masih fokus pada pergantian kursi wakil ketua DPR yang dijabat Azis.

Profil Riswan

Riswan pernah menjadi anggota DPR dan tergabung dalam Komisi V periode 2019-2014.

Sebelum terjun ke dunia politik, pria kelahiran Tanjungkarang 17 Desember 1958 ini merupakan seorang pebisnis dengan jabatan mentereng di beberapa perusahaan swasta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada empat perusahaan yang pernah dipimpin Riswan. Yakni sebagai Dirut PT Tribina Saita Utama, Dirut PT Risnisia Propertindo, Dirut PT Armidian Karyautama, dan Dirut PT Skala Cipta Indah.

Ia juga pernah berniat bakal maju pada Pilgub Lampung periode 2013-2018. Namun, Riswan tidak mendapat restu Golkar yang saat itu mencalonkan Alzier Dianis Thabranie sebagai calon gubernur Lampung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya