Puncak Peringatan Dua Dekade, Demokrat Anugerahkan Penghargaan untuk 35 Senior Partai
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Puncak Peringatan Dua Dekade, Demokrat Anugerahkan Penghargaan untuk 35 Senior Partai

...
RILIS.ID
Jakarta
12 September 2021 - 15:42 WIB
Politika | RILISID
...
Puncak Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, 9 September 2021 di JCC Jakarta. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Puncak acara peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, 9 September 2021 di JCC Jakarta disaksikan puluhan ribu kader utama secara virtual.

Pada acara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganugerahkan penghargaan (award) kepada 35 pendiri dan fungsionaris senior Partai Demokrat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan, sepanjang 20 tahun, Partai Demokrat telah bertransformasi menjadi partai yang mewarnai perpolitikan di tanah air. Pencapaian ini tidak bisa dilepaskan dari jasa dan dedikasi para senior dan kader utama terbaik Partai Demokrat.

Karena itu, kata dia, dalam rangka 20 Tahun Partai Demokrat, Ketua Umum AHY telah menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada 35 pendiri dan fungsionaris senior Partai Demokrat yang telah berjuang membesarkan partai serta konsisten dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat.

Teuku Riefky menjelaskan, terdapat sejumlah tokoh yang menerima penghargaan dan terbagi dalam 4 Kategori. Yaitu 30 tokoh "Pejuang Demokrat”, 3 tokoh "Srikandi Demokrat”, 1 tokoh penerima "Spirit of Demokrat”, dan 1 tokoh penerima "Lifetime Achievement”.

"Untuk ‘Pejuang Demokrat’ diberikan kepada pendiri, mantan ketua umum, mantan sekjen partai, mantan ketua DPD dan fungsionaris senior lainnya," jelasnya.

Di antaranya Prof. Subur Budhisantoso, pendiri dan ketua umum pertama: Almarhum Ventje Marthin Rumangkang; pendiri dan mantan Waketum: Almarhum H. Hadi Utomo; Ketua Umum Kedua dan para mantan Sekjen Almarhum Prof. Irzan Tanjung; Umar Said, E.E Mangindaan; Amir Syamsuddin; dan para mantan sekjen lainnya.

Teuku Riefky melanjutkan, adapun para pendiri dan fungsionaris senior yang juga menerima anugerah "Pejuang Demokrat” lainnya adalah I Wayan Sugiana, Joko Suwanda, Ganie H. Notowijoyo, H. KMS Daniel, Baharudin Tonti, Albert Yaputra, Atte Sugandi (mantan Ketua DPD PD Lampung), Denny Sultani Hasan (mantan Ketua DPD PD Banten), H. Husein Abdul Aziz (mantan Ketua DPD PD DKI), A. Reza Ali (mantan Ketua DPD PD Sulawesi Selatan), Gondo Radityo Gambiro (mantan Ketua PKK PD), dan para pejuang lainnya. 

Ia menerangkan, penghargaan tersebut akan menjadi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan HUT Partai Demokrat.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami juga memohon maaf kepada para senior lainnya yang belum mendapatkannya pada tahun ini. Tentu kami akan selalu mengingat dan menghormati jasa, pengorbanan, dan pengabdian para senior baik di pusat maupun daerah,” ucapnya.

Sementara penghargaan "Srikandi Demokrat” diberikan kepada para kader perempuan senior yang telah menjadi sumber inspirasi bagi kader Partai Demokrat se-Indonesia. Mereka adalah Hj. Melani Leimina Suharli (mantan Wakil Ketua MPR), Titiek Budhisantoso (Ketua PDRI), dan Hj. Indrawati Sukadis (mantan Bendahara Umum).

Kategori “Spirit of Demokrat” dan “Lifetime Achievement”

Selanjutnya, penghargaan "Spirit of Demokrat” dianugerahkan kepada Ani Yudhoyono, mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Ibu Negara dari Presiden RI ke-6.


Selain sebagai ibu negara Presiden RI ke-6, Ibu Ani juga dinilai berperan aktif menggagas berdirinya Partai Demokrat. Pernah menjadi wakil ketua umum, selalu aktif dalam berbagai kegiatan partai, termasuk mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) berkeliling menyapa kader se-Indonesia.

"Bahkan, dua hari sebelum beliau dirawat di rumah sakit di Singapura, almarhumah masih menemani Pak SBY dalam Safari Kampanye 2019 di Sumut dan Aceh,” jelas Teuku Riefky.

Di puncak acara, DPP Partai Demokrat secara khusus menganugerahkan penghargaan “Lifetime Achievement” kepada Presiden RI ke-6 SBY yang juga sebagai penggagas dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Di mana, SBY mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam perjuangan Partai Demokrat. Menuntun Partai Demokrat untuk terus konsisten menjaga semangat nasionalis-religius sebagai nafas perjuangan partai. 

"Beliau adalah tokoh utama, guru, dan panutan yang memberikan semangat, energi dan inspirasi bagi para kader Demokrat hingga saat ini. Partai Demokrat tidak bisa dipisahkan dari sosok Pak SBY. Jasa beliau bagi bangsa dan negara ini pun tercatat dengan tinta emas. Beliau adalah Bapak Bangsa, dan Bapak Demokrasi Indonesia,” tutup Teuku Riefky.

Diketahui, "Lifetime Achievement” merupakan anugerah tertinggi yang diberikan Partai Demokrat kepada sosok SBY, yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang lahir pada 9 September 1949. 72 tahun lalu.(*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Puncak Peringatan Dua Dekade, Demokrat Anugerahkan Penghargaan untuk 35 Senior Partai

...
RILIS.ID
Jakarta
12 September 2021 - 15:42 WIB
Politika | RILISID
...
Puncak Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, 9 September 2021 di JCC Jakarta. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Puncak acara peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, 9 September 2021 di JCC Jakarta disaksikan puluhan ribu kader utama secara virtual.

Pada acara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganugerahkan penghargaan (award) kepada 35 pendiri dan fungsionaris senior Partai Demokrat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan, sepanjang 20 tahun, Partai Demokrat telah bertransformasi menjadi partai yang mewarnai perpolitikan di tanah air. Pencapaian ini tidak bisa dilepaskan dari jasa dan dedikasi para senior dan kader utama terbaik Partai Demokrat.

Karena itu, kata dia, dalam rangka 20 Tahun Partai Demokrat, Ketua Umum AHY telah menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada 35 pendiri dan fungsionaris senior Partai Demokrat yang telah berjuang membesarkan partai serta konsisten dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat.

Teuku Riefky menjelaskan, terdapat sejumlah tokoh yang menerima penghargaan dan terbagi dalam 4 Kategori. Yaitu 30 tokoh "Pejuang Demokrat”, 3 tokoh "Srikandi Demokrat”, 1 tokoh penerima "Spirit of Demokrat”, dan 1 tokoh penerima "Lifetime Achievement”.

"Untuk ‘Pejuang Demokrat’ diberikan kepada pendiri, mantan ketua umum, mantan sekjen partai, mantan ketua DPD dan fungsionaris senior lainnya," jelasnya.

Di antaranya Prof. Subur Budhisantoso, pendiri dan ketua umum pertama: Almarhum Ventje Marthin Rumangkang; pendiri dan mantan Waketum: Almarhum H. Hadi Utomo; Ketua Umum Kedua dan para mantan Sekjen Almarhum Prof. Irzan Tanjung; Umar Said, E.E Mangindaan; Amir Syamsuddin; dan para mantan sekjen lainnya.

Teuku Riefky melanjutkan, adapun para pendiri dan fungsionaris senior yang juga menerima anugerah "Pejuang Demokrat” lainnya adalah I Wayan Sugiana, Joko Suwanda, Ganie H. Notowijoyo, H. KMS Daniel, Baharudin Tonti, Albert Yaputra, Atte Sugandi (mantan Ketua DPD PD Lampung), Denny Sultani Hasan (mantan Ketua DPD PD Banten), H. Husein Abdul Aziz (mantan Ketua DPD PD DKI), A. Reza Ali (mantan Ketua DPD PD Sulawesi Selatan), Gondo Radityo Gambiro (mantan Ketua PKK PD), dan para pejuang lainnya. 

Ia menerangkan, penghargaan tersebut akan menjadi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan HUT Partai Demokrat.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami juga memohon maaf kepada para senior lainnya yang belum mendapatkannya pada tahun ini. Tentu kami akan selalu mengingat dan menghormati jasa, pengorbanan, dan pengabdian para senior baik di pusat maupun daerah,” ucapnya.

Sementara penghargaan "Srikandi Demokrat” diberikan kepada para kader perempuan senior yang telah menjadi sumber inspirasi bagi kader Partai Demokrat se-Indonesia. Mereka adalah Hj. Melani Leimina Suharli (mantan Wakil Ketua MPR), Titiek Budhisantoso (Ketua PDRI), dan Hj. Indrawati Sukadis (mantan Bendahara Umum).

Kategori “Spirit of Demokrat” dan “Lifetime Achievement”

Selanjutnya, penghargaan "Spirit of Demokrat” dianugerahkan kepada Ani Yudhoyono, mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan Ibu Negara dari Presiden RI ke-6.


Selain sebagai ibu negara Presiden RI ke-6, Ibu Ani juga dinilai berperan aktif menggagas berdirinya Partai Demokrat. Pernah menjadi wakil ketua umum, selalu aktif dalam berbagai kegiatan partai, termasuk mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) berkeliling menyapa kader se-Indonesia.

"Bahkan, dua hari sebelum beliau dirawat di rumah sakit di Singapura, almarhumah masih menemani Pak SBY dalam Safari Kampanye 2019 di Sumut dan Aceh,” jelas Teuku Riefky.

Di puncak acara, DPP Partai Demokrat secara khusus menganugerahkan penghargaan “Lifetime Achievement” kepada Presiden RI ke-6 SBY yang juga sebagai penggagas dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Di mana, SBY mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam perjuangan Partai Demokrat. Menuntun Partai Demokrat untuk terus konsisten menjaga semangat nasionalis-religius sebagai nafas perjuangan partai. 

"Beliau adalah tokoh utama, guru, dan panutan yang memberikan semangat, energi dan inspirasi bagi para kader Demokrat hingga saat ini. Partai Demokrat tidak bisa dipisahkan dari sosok Pak SBY. Jasa beliau bagi bangsa dan negara ini pun tercatat dengan tinta emas. Beliau adalah Bapak Bangsa, dan Bapak Demokrasi Indonesia,” tutup Teuku Riefky.

Diketahui, "Lifetime Achievement” merupakan anugerah tertinggi yang diberikan Partai Demokrat kepada sosok SBY, yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang lahir pada 9 September 1949. 72 tahun lalu.(*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya