Meski Unggul dalam Survei, Sekjen PDIP Serukan Kader Tetap Waspada Hadapi Kepungan Fitnah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Meski Unggul dalam Survei, Sekjen PDIP Serukan Kader Tetap Waspada Hadapi Kepungan Fitnah

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Mei 2021 - 16:16 WIB
Elektoral | RILISID
...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: Dok Rilis.id

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara terkait keunggulan partainya dalam survei yang dilakukan beberapa lembaga survei.

Teranyar, survei Litbang Kompas hari ini, Rabu (5/5/2021), menyebut elektoral PDIP mencapai 22,6 persen.

Menurut Hasto, survei Litbang Kompas menunjukkan partai telah melakukan rebound yang pertama setelah turun beberapa waktu lalu.

"Elektoral PDI Perjuangan mencapai 22,6 persen lebih tinggi daripada Pemilu 2019. Undecided (yang belum memutuskan pilihan) sekitar 26 persen," kata Hasto seperti dikutip Rilis.id dari akun media sosial Facebook PDI Perjuangan, Rabu (5/5/2021).

Sehari sebelumnya atau pada Selasa (4/5/2021), Indikator Politik Indonesia merilis elektabilitas PDIP dengan perolehan 25,3 persen.

Disusul Gerindra 13,1 persen, Golkar 9,2 persen, Demokrat 8 persen, PKB 7,2 persen, PKS 7,2 persen, PPP 2,4 persen, dan Nasdem 2,3 persen. Sebanyak 21,1 persen belum menjawab.

Hasto pun menyampaikan beberapa hal terkait hasil kedua lembaga survei tersebut.

"Pertama, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Karena Pemilu 2024 masih lama. Terus tegak lurus dan ikuti instruksi Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri," ujarnya.

Kedua, perkuat sinergi tiga pilar partai dengan seluruh daya gerak untuk rakyat. Tampilkan partai hadir dengan wajah positif. Partai hadir dengan cara kreatif dan dirasakan manfaatnya di tengah rakyat.

Ketiga, disiplin anggota dan kader partai ditingkatkan. Jauhkan diri dari berbagai perbuatan yang dinilai merugikan atau menyakiti rakyat. Rakyat adalah sumber kekuatan, dedikasi dan cita-cita partai.

Keempat, terus lakukan rekrutmen anggota, pendidikan politik, kaderisasi dan fungsi komunikasi politik. Jadikan gerakan ke bawah, blusukan, untuk dijabarkan dalam keputusan politik di partai, DPRD kabupaten/kota dan provinsi hingga di tingkat nasional.

"Blusukan, kepemimpinan yang mendengarkan arus bawah, dan gotong royong adalah bagian dari kultur partai," tutur Hasto.

Terakhir, perluas ruang gerak partai bukan hanya politik kekuasaan, namun berikan perhatian penting pada ekonomi rakyat, lingkungan hidup, kebudayaan, pendidikan yang membebaskan, dan terus hadirkan kerja gotong royong dengan rakyat.

"Selamat berjuang. Berbagai ujian dipastikan kian menghadang. Tetap waspada dengan politik kepungan, fitnah, bahkan berbagai bentuk political trapping," ujar Hasto.

"Namun selama PDI Perjuangan menyatu dengan rakyat, kokoh pada jalan ideologi Pancasila, maka hal tersebut akan menjadi energi daya tangkal mengatasi berbagai ancaman, hambatan dan gangguan," sambungnya.

Hasto menambahkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terus memberikan instruksi dan arahan kepada semua kader, simpatisan dan anggota.

"Untuk dijalankan dengan penuh totalitas sebagai kader partai," pungkas Hasto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Meski Unggul dalam Survei, Sekjen PDIP Serukan Kader Tetap Waspada Hadapi Kepungan Fitnah

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Mei 2021 - 16:16 WIB
Elektoral | RILISID
...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto: Dok Rilis.id

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto buka suara terkait keunggulan partainya dalam survei yang dilakukan beberapa lembaga survei.

Teranyar, survei Litbang Kompas hari ini, Rabu (5/5/2021), menyebut elektoral PDIP mencapai 22,6 persen.

Menurut Hasto, survei Litbang Kompas menunjukkan partai telah melakukan rebound yang pertama setelah turun beberapa waktu lalu.

"Elektoral PDI Perjuangan mencapai 22,6 persen lebih tinggi daripada Pemilu 2019. Undecided (yang belum memutuskan pilihan) sekitar 26 persen," kata Hasto seperti dikutip Rilis.id dari akun media sosial Facebook PDI Perjuangan, Rabu (5/5/2021).

Sehari sebelumnya atau pada Selasa (4/5/2021), Indikator Politik Indonesia merilis elektabilitas PDIP dengan perolehan 25,3 persen.

Disusul Gerindra 13,1 persen, Golkar 9,2 persen, Demokrat 8 persen, PKB 7,2 persen, PKS 7,2 persen, PPP 2,4 persen, dan Nasdem 2,3 persen. Sebanyak 21,1 persen belum menjawab.

Hasto pun menyampaikan beberapa hal terkait hasil kedua lembaga survei tersebut.

"Pertama, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Karena Pemilu 2024 masih lama. Terus tegak lurus dan ikuti instruksi Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri," ujarnya.

Kedua, perkuat sinergi tiga pilar partai dengan seluruh daya gerak untuk rakyat. Tampilkan partai hadir dengan wajah positif. Partai hadir dengan cara kreatif dan dirasakan manfaatnya di tengah rakyat.

Ketiga, disiplin anggota dan kader partai ditingkatkan. Jauhkan diri dari berbagai perbuatan yang dinilai merugikan atau menyakiti rakyat. Rakyat adalah sumber kekuatan, dedikasi dan cita-cita partai.

Keempat, terus lakukan rekrutmen anggota, pendidikan politik, kaderisasi dan fungsi komunikasi politik. Jadikan gerakan ke bawah, blusukan, untuk dijabarkan dalam keputusan politik di partai, DPRD kabupaten/kota dan provinsi hingga di tingkat nasional.

"Blusukan, kepemimpinan yang mendengarkan arus bawah, dan gotong royong adalah bagian dari kultur partai," tutur Hasto.

Terakhir, perluas ruang gerak partai bukan hanya politik kekuasaan, namun berikan perhatian penting pada ekonomi rakyat, lingkungan hidup, kebudayaan, pendidikan yang membebaskan, dan terus hadirkan kerja gotong royong dengan rakyat.

"Selamat berjuang. Berbagai ujian dipastikan kian menghadang. Tetap waspada dengan politik kepungan, fitnah, bahkan berbagai bentuk political trapping," ujar Hasto.

"Namun selama PDI Perjuangan menyatu dengan rakyat, kokoh pada jalan ideologi Pancasila, maka hal tersebut akan menjadi energi daya tangkal mengatasi berbagai ancaman, hambatan dan gangguan," sambungnya.

Hasto menambahkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terus memberikan instruksi dan arahan kepada semua kader, simpatisan dan anggota.

"Untuk dijalankan dengan penuh totalitas sebagai kader partai," pungkas Hasto. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya