Ketua Satgas PDIP Pimpin NasDem, Anak Buah Mega Singgung Etika Politik
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ketua Satgas PDIP Pimpin NasDem, Anak Buah Mega Singgung Etika Politik

...
RILIS.ID
Bandarlampung
7 Oktober 2021 - 22:58 WIB
Politika | RILISID
...
Herman HN (berkumis) saat mendampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Pindahnya Herman HN ke Partai NasDem menyisakan masalah baru. Pasalnya, eks wali kota Bandarlampung dua periode itu ternyata belum mengajukan pengunduran dirinya dari PDI Perjuangan (PDIP).

Apalagi Herman masih menjabat sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) PDIP Cakrabuana yang merupakan organisasi sayap partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Politik DPD PDIP Lampung Yanuar Irawan menuturkan pengunduran Herman HN belum pernah dibahas di internal partai.

"Secara etika politik, (Herman) harusnya mengundurkan diri dulu dari PDIP," tegasnya, Kamis (7/10/2021).

Apalagi, lanjut Yanuar, Herman secara struktural adalah komandan satuan tugas. Artinya bagian dari underbow PDIP.

"PDIP sudah memberi kesempatan membawa beliau dua kali jadi wali kota dan dua kali pula mencalonkan sebagai gubernur," ungkapnya.

Kendati demikian, Yanuar menilai pindahnya Herman ke NasDem merupakan hak politik. Ia pun enggan memikirkan hal itu lebih jauh.

"Untuk apa dipikirkan? Itu hak politik," ucapnya.

PDIP, masih kata Yanuar, memandang pindahnya Herman ke Partai Nasdem merupakan hak politik yang tak bisa dihalang-halangi.

Namun sejauh ini, pihaknya menganggap penunjukkan Herman jadi ketua DPW Partai NasDem Lampung merupakan isu semata.

Karena menurutnya, Herman belum pernah membicarakan hal itu ke DPD PDIP Lampung.

"Tapi, beliau belum pernah menyatakan dengan mulut beliau sendiri. Orang dekatnya juga belum memberikan statement konkret, jadi kami anggap ini baru sekadar isu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Herman HN akan menerima SK DPP Partai NasDem sebagai ketua DPW NasDem Lampung pada Jumat (8/10/2021) pukul 10.30 WIB. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Ketua Satgas PDIP Pimpin NasDem, Anak Buah Mega Singgung Etika Politik

...
RILIS.ID
Bandarlampung
7 Oktober 2021 - 22:58 WIB
Politika | RILISID
...
Herman HN (berkumis) saat mendampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Pindahnya Herman HN ke Partai NasDem menyisakan masalah baru. Pasalnya, eks wali kota Bandarlampung dua periode itu ternyata belum mengajukan pengunduran dirinya dari PDI Perjuangan (PDIP).

Apalagi Herman masih menjabat sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) PDIP Cakrabuana yang merupakan organisasi sayap partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Politik DPD PDIP Lampung Yanuar Irawan menuturkan pengunduran Herman HN belum pernah dibahas di internal partai.

"Secara etika politik, (Herman) harusnya mengundurkan diri dulu dari PDIP," tegasnya, Kamis (7/10/2021).

Apalagi, lanjut Yanuar, Herman secara struktural adalah komandan satuan tugas. Artinya bagian dari underbow PDIP.

"PDIP sudah memberi kesempatan membawa beliau dua kali jadi wali kota dan dua kali pula mencalonkan sebagai gubernur," ungkapnya.

Kendati demikian, Yanuar menilai pindahnya Herman ke NasDem merupakan hak politik. Ia pun enggan memikirkan hal itu lebih jauh.

"Untuk apa dipikirkan? Itu hak politik," ucapnya.

PDIP, masih kata Yanuar, memandang pindahnya Herman ke Partai Nasdem merupakan hak politik yang tak bisa dihalang-halangi.

Namun sejauh ini, pihaknya menganggap penunjukkan Herman jadi ketua DPW Partai NasDem Lampung merupakan isu semata.

Karena menurutnya, Herman belum pernah membicarakan hal itu ke DPD PDIP Lampung.

"Tapi, beliau belum pernah menyatakan dengan mulut beliau sendiri. Orang dekatnya juga belum memberikan statement konkret, jadi kami anggap ini baru sekadar isu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Herman HN akan menerima SK DPP Partai NasDem sebagai ketua DPW NasDem Lampung pada Jumat (8/10/2021) pukul 10.30 WIB. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya