Wagub Lampung Chusnunia Diserbu Pinjol, Dituduh Ngumpetin Maling
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Wagub Lampung Chusnunia Diserbu Pinjol, Dituduh Ngumpetin Maling

...
RILIS.ID
Bandarlampung
17 Oktober 2021 - 23:33 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Wagub Lampung Chusnunia atau Nunik. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Perusahaan pinjaman online (pinjol) atau fintech berkembang pesat di Indonesia. Selain yang resmi, pinjol ilegal juga tumbuh subur hingga meresahkan masyarakat.

Pinjol ilegal ini tidak hanya menyasar masyarakat biasa. Sejumlah pejabat negara di Tanah Air juga ikut menjadi korban fintech ilegal.

Teranyar, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia atau Nunik 'diserang' SMS (short massage service) dari perusahaan pinjaman online ilegal.

"Mohon untuk mengingatkan kepada kerabat teman atau saudara anda ini: Furqon Aulia 82129632725. Untuk segera bayarkan hutangnya Rp1.600.000 di aplikasi PINJAM DOMPET, dikarenakan yang bersangkutan tidak kooperatif dan lari dari hutangnya!!! Mohon bantuannya untuk mengingatkan agar segera membayar sebelum kami tindak lebih lanjut!!! PINJAM DOMPET," demikian bunyi pesan singkat yang dikirimkan ke HP Nunik.

Nunik pun gerah mendapat SMS tersebut. Ketua DPW PKB Lampung itu kemudian membalas pesan singkat perusahaan pinjol ke nomor yang sama.

"Jangan hubungi saya lagi atau saya laporkan polisi!!!," balas Nunik melalui pesan singkatnya.

Nunik kemudian mengunggah SMS perusahaan pinjol aplikasi "Pinjam Dompet" di akun resmi Instagramnya.

"PINJOL -- lagi banyak jadi berita. No hp pelayan publik banyak disimpan oleh masyarakat. Salah satu efeknya begini...aku sering dapat model beginian ...ada yang ngalami ini?? Kalau aku sih ya aku blokir aja ...kenal juga kagak siapa siapa person ini," tulis Nunik sebagai caption unggahannya yang dikutip di akun Instagramnya, Minggu (17/10/2021).


Dia juga mengunggah serangan yang sama dari perusahaan pinjol dengan nomor berbeda. Serangan SMS kali ini menuduh Nunik menyembunyikan maling.

"Hari Mingguku diserbu Pinjol, kenal juga engga. Kalau opiniku pribadi, memang harus diberantas, kalau sudah model mengganggu begini. Kalau mau berbisnis keuangan tentu harus ikut aturan, OJK tidak mentolerir yang begini, bukan begitu, @ojkindonesia," tulis Nunik lagi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Wagub Lampung Chusnunia Diserbu Pinjol, Dituduh Ngumpetin Maling

...
RILIS.ID
Bandarlampung
17 Oktober 2021 - 23:33 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Wagub Lampung Chusnunia atau Nunik. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Perusahaan pinjaman online (pinjol) atau fintech berkembang pesat di Indonesia. Selain yang resmi, pinjol ilegal juga tumbuh subur hingga meresahkan masyarakat.

Pinjol ilegal ini tidak hanya menyasar masyarakat biasa. Sejumlah pejabat negara di Tanah Air juga ikut menjadi korban fintech ilegal.

Teranyar, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia atau Nunik 'diserang' SMS (short massage service) dari perusahaan pinjaman online ilegal.

"Mohon untuk mengingatkan kepada kerabat teman atau saudara anda ini: Furqon Aulia 82129632725. Untuk segera bayarkan hutangnya Rp1.600.000 di aplikasi PINJAM DOMPET, dikarenakan yang bersangkutan tidak kooperatif dan lari dari hutangnya!!! Mohon bantuannya untuk mengingatkan agar segera membayar sebelum kami tindak lebih lanjut!!! PINJAM DOMPET," demikian bunyi pesan singkat yang dikirimkan ke HP Nunik.

Nunik pun gerah mendapat SMS tersebut. Ketua DPW PKB Lampung itu kemudian membalas pesan singkat perusahaan pinjol ke nomor yang sama.

"Jangan hubungi saya lagi atau saya laporkan polisi!!!," balas Nunik melalui pesan singkatnya.

Nunik kemudian mengunggah SMS perusahaan pinjol aplikasi "Pinjam Dompet" di akun resmi Instagramnya.

"PINJOL -- lagi banyak jadi berita. No hp pelayan publik banyak disimpan oleh masyarakat. Salah satu efeknya begini...aku sering dapat model beginian ...ada yang ngalami ini?? Kalau aku sih ya aku blokir aja ...kenal juga kagak siapa siapa person ini," tulis Nunik sebagai caption unggahannya yang dikutip di akun Instagramnya, Minggu (17/10/2021).


Dia juga mengunggah serangan yang sama dari perusahaan pinjol dengan nomor berbeda. Serangan SMS kali ini menuduh Nunik menyembunyikan maling.

"Hari Mingguku diserbu Pinjol, kenal juga engga. Kalau opiniku pribadi, memang harus diberantas, kalau sudah model mengganggu begini. Kalau mau berbisnis keuangan tentu harus ikut aturan, OJK tidak mentolerir yang begini, bukan begitu, @ojkindonesia," tulis Nunik lagi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya