Usai Pembaretan di Tegal Mas Lampung, 152 Satgas Garbha Siap Jaga Perdamaian Afrika Tengah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Usai Pembaretan di Tegal Mas Lampung, 152 Satgas Garbha Siap Jaga Perdamaian Afrika Tengah

...
RILIS.ID
Bandarlampung
28 Agustus 2021 - 22:49 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pembaretan anggota FPU 3 MINUSCA di Pulau Tegal Mas, Sabtu (28/8/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Satuan Tugas Garuda Bhayangkara (Satgas Garbha) kembali mengirimkan personelnya untuk melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Teranyar, sebanyak 152 anggota Polri terpilih menjadi Satgas Garbha Formed Police Unit Tiga United Nation Mission Integrated Multidimensional Stabilization in Central African Republic (FPU 3 MINUSCA).

Mereka baru saja menerima pembaretan di Pulau Tegal Mas, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Sabtu (28/8/2021).

Kepala Divisi Hubungan International (Kadivhubinter) Polri Irjen Johanis Asadoma mengingatkan seluruh anggota FPU 3 untuk benar-benar melaksanakan misi mulia menjaga perdamaian PBB di wilayah konflik Republik Afrika Tengah.

“Saya ucapkan selamat kepada 152 anggota FPU 3 yang akan melaksanakan pembaretan ini," kata Johanis dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

"Jaga kebanggaan yang ada di pundak Anda. Jaga kedisplinan, profesionalisme, prilaku yang menunjukkan bahwa Saudara adalah Polri, menjaga citra bangsa dan negara, panji-panji merah putih,” lanjutnya.

Hadir dalam upacara tersebut Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti, Wakapolda Lampung Brigjen Subiyakto, dan pejabat Polri lainnya.

Pada kesempatan itu, Johanis meminta pejabat yang hadir untuk memberikan doa restu kepada pasukan kebanggaan Indonesia.

Johni juga mengingatkan tantangan yang akan dihadapi di negara konflik Afrika Tengah tidaklah ringan. Selain harus berpisah dengan keluarga, konflik yang dihadapi di negara tersebut juga memiliki tantangan yang sangat serius.

“Sampai sekarang konflik masih terus terjadi antara pemberontak dan pemerintah. Masih terjadi terjadi kontak senjata. Ini harus betul-betul dicermati, dianalisa dan membuat pola tindakan di lapangan yang disesuaikan dengan ancaman yang ada,” ungkapnya.

Ia meminta agar personel FPU 3 menunjukkan pada dunia bahwa anggota Polri yang sudah dilatih khusus dan pantas untuk menjadi contoh bagi kepolisian dari negara lain yang juga ada di wilayah misi perdamaian.

"Selama ini sejak FPU kita tugaskan di misi PBB di Sudan 2008 sampai sekarang selalu mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat dan juga pemerintah serta PBB dan negara perwakilan,” tuturnya.

Sebagai informasi, seluruh anggota FPU 3 MINUSCA akan terbang ke Afrika Tengah pada 11 September 2021 mendatang. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Usai Pembaretan di Tegal Mas Lampung, 152 Satgas Garbha Siap Jaga Perdamaian Afrika Tengah

...
RILIS.ID
Bandarlampung
28 Agustus 2021 - 22:49 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pembaretan anggota FPU 3 MINUSCA di Pulau Tegal Mas, Sabtu (28/8/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Satuan Tugas Garuda Bhayangkara (Satgas Garbha) kembali mengirimkan personelnya untuk melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Teranyar, sebanyak 152 anggota Polri terpilih menjadi Satgas Garbha Formed Police Unit Tiga United Nation Mission Integrated Multidimensional Stabilization in Central African Republic (FPU 3 MINUSCA).

Mereka baru saja menerima pembaretan di Pulau Tegal Mas, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Sabtu (28/8/2021).

Kepala Divisi Hubungan International (Kadivhubinter) Polri Irjen Johanis Asadoma mengingatkan seluruh anggota FPU 3 untuk benar-benar melaksanakan misi mulia menjaga perdamaian PBB di wilayah konflik Republik Afrika Tengah.

“Saya ucapkan selamat kepada 152 anggota FPU 3 yang akan melaksanakan pembaretan ini," kata Johanis dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

"Jaga kebanggaan yang ada di pundak Anda. Jaga kedisplinan, profesionalisme, prilaku yang menunjukkan bahwa Saudara adalah Polri, menjaga citra bangsa dan negara, panji-panji merah putih,” lanjutnya.

Hadir dalam upacara tersebut Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Krishna Murti, Wakapolda Lampung Brigjen Subiyakto, dan pejabat Polri lainnya.

Pada kesempatan itu, Johanis meminta pejabat yang hadir untuk memberikan doa restu kepada pasukan kebanggaan Indonesia.

Johni juga mengingatkan tantangan yang akan dihadapi di negara konflik Afrika Tengah tidaklah ringan. Selain harus berpisah dengan keluarga, konflik yang dihadapi di negara tersebut juga memiliki tantangan yang sangat serius.

“Sampai sekarang konflik masih terus terjadi antara pemberontak dan pemerintah. Masih terjadi terjadi kontak senjata. Ini harus betul-betul dicermati, dianalisa dan membuat pola tindakan di lapangan yang disesuaikan dengan ancaman yang ada,” ungkapnya.

Ia meminta agar personel FPU 3 menunjukkan pada dunia bahwa anggota Polri yang sudah dilatih khusus dan pantas untuk menjadi contoh bagi kepolisian dari negara lain yang juga ada di wilayah misi perdamaian.

"Selama ini sejak FPU kita tugaskan di misi PBB di Sudan 2008 sampai sekarang selalu mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat dan juga pemerintah serta PBB dan negara perwakilan,” tuturnya.

Sebagai informasi, seluruh anggota FPU 3 MINUSCA akan terbang ke Afrika Tengah pada 11 September 2021 mendatang. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya