Tunggak Pajak, Enam Gerai Bakso Sony Akhirnya Disegel
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tunggak Pajak, Enam Gerai Bakso Sony Akhirnya Disegel

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 September 2021 - 12:19 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Penutupan gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien, Senin (20/9/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) setempat akhirnya memenuhi janjinya untuk menindak tegas Bakso Sonhaji Sony yang menunggak pajak.

TP4D membuktikan hal itu dengan menyegel seluruh gerai Bakso Sonhaji Sony atau dikenal dengan Bakso Sony di beberapa titik di Kota Bandarlampung, Lampung, pada Senin (20/9/2021).

Dari 18 gerai Bakso Sony, enam di antaranya telah disegel oleh TP4D yang terdiri atas personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polresta Bandarlampung, Kejari, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Pantauan di gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien Bandarlampung, Senin (20/9/2021), TP4D langsung memeriksa kasir dan mengecek tapping box.

TP4D dipimpin Pelaksana tugas Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Tole Dailami dan juga Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi.

Hasil pemeriksaan tapping box dalam beberapa hari terakhir, Bakso Sony hanya mencatat transaksi Rp1,5 juta.

Sementara ketika TP4D hendak memeriksa kebenarannya dari pemeriksaan mesin kasir, pegawai Bakso Sony mengaku tidak bisa mengoperasikannya.

"Nggak bisa Pak, nggak tahu caranya," singkat dia.

Karena dinilai tidak kooperatif, TP4D langsung menutup gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien.

Pada Kamis (16/9/2021), Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi menyatakan akan menutup paksa Bakso Sony lantaran menggubris pembayaran tunggakan pajak sekitar Rp14 miliar.

Konflik ini awalnya mencuat pada 3 Juli 2021. Dua bulan berlalu, Bakso Sony tak kunjung menunjukkan itikad baik.

"Sudah lapor ke Wali Kota dan Bu Wali telah menyuruh aksi," ujar Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung Yanwardi, Kamis (16/9/2021).

Namun, Yanwardi masih merahasiakan kapan semua gerai Bakso Sony akan disegel.

"Tapi kita belum bisa kasih tahu kapan, takut bocor," ujarnya.

Yanwardi menjelaskan, pihaknya sudah memberikan kelonggaran terhadap manajemen. Mulai dari penutupan satu gerai hingga enam gerai.

Ditambah dispensasi waktu karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masih juga belum ada itikad baik dari manajemen.

"Kita tunggu saja aksinya. Ini uang rakyat (pajak) masyarakat bisa komplain. Di bawa ke mana uang itu?" tandasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Tunggak Pajak, Enam Gerai Bakso Sony Akhirnya Disegel

...
RILIS.ID
Bandarlampung
20 September 2021 - 12:19 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Penutupan gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien, Senin (20/9/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) setempat akhirnya memenuhi janjinya untuk menindak tegas Bakso Sonhaji Sony yang menunggak pajak.

TP4D membuktikan hal itu dengan menyegel seluruh gerai Bakso Sonhaji Sony atau dikenal dengan Bakso Sony di beberapa titik di Kota Bandarlampung, Lampung, pada Senin (20/9/2021).

Dari 18 gerai Bakso Sony, enam di antaranya telah disegel oleh TP4D yang terdiri atas personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polresta Bandarlampung, Kejari, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Pantauan di gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien Bandarlampung, Senin (20/9/2021), TP4D langsung memeriksa kasir dan mengecek tapping box.

TP4D dipimpin Pelaksana tugas Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Tole Dailami dan juga Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi.

Hasil pemeriksaan tapping box dalam beberapa hari terakhir, Bakso Sony hanya mencatat transaksi Rp1,5 juta.

Sementara ketika TP4D hendak memeriksa kebenarannya dari pemeriksaan mesin kasir, pegawai Bakso Sony mengaku tidak bisa mengoperasikannya.

"Nggak bisa Pak, nggak tahu caranya," singkat dia.

Karena dinilai tidak kooperatif, TP4D langsung menutup gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien.

Pada Kamis (16/9/2021), Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi menyatakan akan menutup paksa Bakso Sony lantaran menggubris pembayaran tunggakan pajak sekitar Rp14 miliar.

Konflik ini awalnya mencuat pada 3 Juli 2021. Dua bulan berlalu, Bakso Sony tak kunjung menunjukkan itikad baik.

"Sudah lapor ke Wali Kota dan Bu Wali telah menyuruh aksi," ujar Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung Yanwardi, Kamis (16/9/2021).

Namun, Yanwardi masih merahasiakan kapan semua gerai Bakso Sony akan disegel.

"Tapi kita belum bisa kasih tahu kapan, takut bocor," ujarnya.

Yanwardi menjelaskan, pihaknya sudah memberikan kelonggaran terhadap manajemen. Mulai dari penutupan satu gerai hingga enam gerai.

Ditambah dispensasi waktu karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masih juga belum ada itikad baik dari manajemen.

"Kita tunggu saja aksinya. Ini uang rakyat (pajak) masyarakat bisa komplain. Di bawa ke mana uang itu?" tandasnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya