Terpapar Corona, 26 Orang di Universitas Lampung Meninggal Dunia
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Terpapar Corona, 26 Orang di Universitas Lampung Meninggal Dunia

...
RILIS.ID
Bandarlampung
16 Juli 2021 - 8:11 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Unila gelar doa bersama secara virtual. Foto: Tangkapan layar

RILISID, Bandarlampung — Universitas Lampung (Unila) tengah berduka saat ini. Sebanyak 26 orang meninggal dunia setelah terpapar virus corona (Covid-19). Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak awal pandemi sampai Kamis (15/7/2021).

Mereka yang wafat terdiri atas staf, pejabat struktural hingga dosen. Berikut daftar ke-26 sivitas akademika Unila yang berpulang:

1. Ir. Yayuk Nurmiati, M.S.

2. Dr. Ir. Mamat Anwar Pulung, M.Sc.

3. Dr. Ir. Sulastri, M.P., I.P.M.

4. Ir. Begem Viantimala, M.S.

5. Wardiyanto, S.Pi., M.Si.

6. Drs. Teguh Budi Raharjo, M.Si.

7. Syafarudin, S.sos., M.A.

8. Dr. Ir. Sudiono

9. Gatot Eko Susilo, S.T., M.Sc., Ph.D

10. Dr. Endry Fatimaningsih, S.Sos,. M.Si

11. Junsak

12. Prof. Dr. Wahyu Sasongko, S.H., M.H.

13. Prof. Sunarto DM, S.H., M.H

14. Dr. Eng. Ir. Yul Martin, S.T., M.T.

15. Sigit Prasetyo, S.A.B

16. Sunarya

17. Setteng

18. H. Dariyus, S.E., M.M

19. Pujiman

20. S Charles Jackson, S.H., M.H.

21. Suharyani, S.Pd

22. Nurhidayati, S.E., M.Ak

23. Prof. Sindung Haryanto, M.Si.

24. Prof. Dr. dr. Muhartono, S.Ked. M.Kes., Sp.PA

25. Saminar

26. Dr. Saimul, S.E., M.Si.

Ratusan keluarga besar Unila pun turut mendoakan mereka. Doa bersama virtual itu dipimpin oleh Rektor Unila Profesor Karomani, pada Kamis malam.

"Unila sedang berduka, hampir setiap hari kita kehilangan civitas akademika karena Covid-19. Kita doakan mereka yang mendahului kita diterima amal baiknya di sisi Allah dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan keikhlasan,” tutur Karomani.

Menurutnya, doa bersama untuk mengetuk pintu langit agar terhindar dari Covid-19 yang mengerikan ini serta pandemi segera berakhir.

”Mungkin sepanjang sejarah Unila beban kepemimpinan berat rektor dan jajaran yang ada saat ini betul-betul yang terberat," katanya.

Berkaca dari duka ini, dia mengimbau seluruh keluarga besar Unila agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).

”Menjaga prokes itu ibarat kita sedang berkendara. Kalau kita hati-hati tetapi orang lain tidak maka kecelakaan akan menimpa keduanya. Karena itu disiplin bersama perlu kita wujudkan agar pandemi berakhir," ingatnya. (*)

Laporan: Rahmawati, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Terpapar Corona, 26 Orang di Universitas Lampung Meninggal Dunia

...
RILIS.ID
Bandarlampung
16 Juli 2021 - 8:11 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Unila gelar doa bersama secara virtual. Foto: Tangkapan layar

RILISID, Bandarlampung — Universitas Lampung (Unila) tengah berduka saat ini. Sebanyak 26 orang meninggal dunia setelah terpapar virus corona (Covid-19). Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak awal pandemi sampai Kamis (15/7/2021).

Mereka yang wafat terdiri atas staf, pejabat struktural hingga dosen. Berikut daftar ke-26 sivitas akademika Unila yang berpulang:

1. Ir. Yayuk Nurmiati, M.S.

2. Dr. Ir. Mamat Anwar Pulung, M.Sc.

3. Dr. Ir. Sulastri, M.P., I.P.M.

4. Ir. Begem Viantimala, M.S.

5. Wardiyanto, S.Pi., M.Si.

6. Drs. Teguh Budi Raharjo, M.Si.

7. Syafarudin, S.sos., M.A.

8. Dr. Ir. Sudiono

9. Gatot Eko Susilo, S.T., M.Sc., Ph.D

10. Dr. Endry Fatimaningsih, S.Sos,. M.Si

11. Junsak

12. Prof. Dr. Wahyu Sasongko, S.H., M.H.

13. Prof. Sunarto DM, S.H., M.H

14. Dr. Eng. Ir. Yul Martin, S.T., M.T.

15. Sigit Prasetyo, S.A.B

16. Sunarya

17. Setteng

18. H. Dariyus, S.E., M.M

19. Pujiman

20. S Charles Jackson, S.H., M.H.

21. Suharyani, S.Pd

22. Nurhidayati, S.E., M.Ak

23. Prof. Sindung Haryanto, M.Si.

24. Prof. Dr. dr. Muhartono, S.Ked. M.Kes., Sp.PA

25. Saminar

26. Dr. Saimul, S.E., M.Si.

Ratusan keluarga besar Unila pun turut mendoakan mereka. Doa bersama virtual itu dipimpin oleh Rektor Unila Profesor Karomani, pada Kamis malam.

"Unila sedang berduka, hampir setiap hari kita kehilangan civitas akademika karena Covid-19. Kita doakan mereka yang mendahului kita diterima amal baiknya di sisi Allah dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan keikhlasan,” tutur Karomani.

Menurutnya, doa bersama untuk mengetuk pintu langit agar terhindar dari Covid-19 yang mengerikan ini serta pandemi segera berakhir.

”Mungkin sepanjang sejarah Unila beban kepemimpinan berat rektor dan jajaran yang ada saat ini betul-betul yang terberat," katanya.

Berkaca dari duka ini, dia mengimbau seluruh keluarga besar Unila agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).

”Menjaga prokes itu ibarat kita sedang berkendara. Kalau kita hati-hati tetapi orang lain tidak maka kecelakaan akan menimpa keduanya. Karena itu disiplin bersama perlu kita wujudkan agar pandemi berakhir," ingatnya. (*)

Laporan: Rahmawati, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya