Ternyata Dua Pejabat Polri Dikeroyok Massa Pendukung Habib Rizieq, Satu Orang Pingsan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ternyata Dua Pejabat Polri Dikeroyok Massa Pendukung Habib Rizieq, Satu Orang Pingsan

...
RILIS.ID
Jakarta
31 Agustus 2021 - 16:57 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kericuhan terjadi dalam aksi massa pendukung Habib Rizieq, Senin (30/8/2021). Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Aksi massa pendukung Muhammad Rizieq Syihab atau Habib Rizieq Syihab di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (30/8/2021) lalu, ternyata menelan korban.

Korban tak tanggung-tanggung, yakni dua pejabat utama Polres Metro Jakarta Pusat. Yakni Kabagops AKBP Guntur, Kasat Intelijen (Kasatintel), dan dua anggota Sabhara Polda Metro Jaya.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menyebut empat anggotanya menjadi korban serangan massa pendukung Habib Rizieq di Cempaka Putih, pada Senin (30/8/2021).

Namun demikian, Hengki memastikan keempat anggota polisi yang menjadi korban tidak mengalami luka berat.

"Tidak ada luka terbuka ya, sempat dipukuli saja. Luka ringan, Kabagops sempat jatuh,” katanya, Selasa (31/8/2021).


Meski tak mengalami luka, Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur sempat terjatuh dan tak sadarkan diri.

"Pingsan lama dia sempat jatuh, kemudian sudah siuman. Lagi dipukuli, dikeroyok lah,” ujar Hengki.

Akibat kericuhan tersebut, sebanyak 27 pendukung Habib Rizieq digiring ke Polda Metro Jaya dan sembilan orang lainnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Sebanyak 27 ke Polda, kemudian 9 orang di Polres Jakpus di antaranya 4 orang di bawah umur langsung koordinasi dijemput orang tua,” kata Hengki.

Sebelumnya, massa pendukung Rizieq Shihab berkumpul melakukan long march di Jalan Cempaka Putih Raya untuk mengawal jalannya sidang pembacaan putusan banding terkait kasus tes swab RS Ummi Bogor dengan terdakwa Habib Rizieq di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Dalam aksi penyampaian pendapat di Jalan Cempaka Putih Raya, massa yang sedang bergerak menuju Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dihalau oleh polisi karena menimbulkan kerumunan.

Polisi juga menembakkan gas air mata kepada massa yang mencoba untuk mendatangi PT DKI Jakarta. Ratusan massa berdatangan dari arah simpang lima Jalan Gempol-Malang.

Aparat kepolisian tiga pilar telah berjaga di badan Jalan Letjen Suprapto saat itu massa mencoba menerobos. Kericuhan sempat terjadi ketika terdapat lemparan batu diduga dari arah simpatisan Habieb Rizieq Shihab.

Ketika dihujani batu, aparat kepolisian langsung menembakan gas air mata untuk memukul mundur massa. Kerumunan massa pun mencair dan menjauhi lokasi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Ternyata Dua Pejabat Polri Dikeroyok Massa Pendukung Habib Rizieq, Satu Orang Pingsan

...
RILIS.ID
Jakarta
31 Agustus 2021 - 16:57 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kericuhan terjadi dalam aksi massa pendukung Habib Rizieq, Senin (30/8/2021). Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Aksi massa pendukung Muhammad Rizieq Syihab atau Habib Rizieq Syihab di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (30/8/2021) lalu, ternyata menelan korban.

Korban tak tanggung-tanggung, yakni dua pejabat utama Polres Metro Jakarta Pusat. Yakni Kabagops AKBP Guntur, Kasat Intelijen (Kasatintel), dan dua anggota Sabhara Polda Metro Jaya.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menyebut empat anggotanya menjadi korban serangan massa pendukung Habib Rizieq di Cempaka Putih, pada Senin (30/8/2021).

Namun demikian, Hengki memastikan keempat anggota polisi yang menjadi korban tidak mengalami luka berat.

"Tidak ada luka terbuka ya, sempat dipukuli saja. Luka ringan, Kabagops sempat jatuh,” katanya, Selasa (31/8/2021).


Meski tak mengalami luka, Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur sempat terjatuh dan tak sadarkan diri.

"Pingsan lama dia sempat jatuh, kemudian sudah siuman. Lagi dipukuli, dikeroyok lah,” ujar Hengki.

Akibat kericuhan tersebut, sebanyak 27 pendukung Habib Rizieq digiring ke Polda Metro Jaya dan sembilan orang lainnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Sebanyak 27 ke Polda, kemudian 9 orang di Polres Jakpus di antaranya 4 orang di bawah umur langsung koordinasi dijemput orang tua,” kata Hengki.

Sebelumnya, massa pendukung Rizieq Shihab berkumpul melakukan long march di Jalan Cempaka Putih Raya untuk mengawal jalannya sidang pembacaan putusan banding terkait kasus tes swab RS Ummi Bogor dengan terdakwa Habib Rizieq di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Dalam aksi penyampaian pendapat di Jalan Cempaka Putih Raya, massa yang sedang bergerak menuju Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dihalau oleh polisi karena menimbulkan kerumunan.

Polisi juga menembakkan gas air mata kepada massa yang mencoba untuk mendatangi PT DKI Jakarta. Ratusan massa berdatangan dari arah simpang lima Jalan Gempol-Malang.

Aparat kepolisian tiga pilar telah berjaga di badan Jalan Letjen Suprapto saat itu massa mencoba menerobos. Kericuhan sempat terjadi ketika terdapat lemparan batu diduga dari arah simpatisan Habieb Rizieq Shihab.

Ketika dihujani batu, aparat kepolisian langsung menembakan gas air mata untuk memukul mundur massa. Kerumunan massa pun mencair dan menjauhi lokasi. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya