Singgung Kadrun, Denny Siregar Sebut Penahanan Ferdinand Bukti Cebong Tak Dilindungi Istana
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Singgung Kadrun, Denny Siregar Sebut Penahanan Ferdinand Bukti Cebong Tak Dilindungi Istana

...
RILIS.ID
Jakarta
11 Januari 2022 - 13:23 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pegiat media sosial Denny Siregar. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Bareskrim Polri telah menetapkan eks politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA. Ferdinand pun langsung ditahan pada Senin (10/1/2022).

Penahanan Ferdinand ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian besar mendukung langkah tegas Polri, namun tidak sedikit juga yang memprotes.

Pegiat media sosial Denny Siregar juga ikut mengomentari kasus yang menjerat Ferdinand Hutahaean, yang belakangan bergabung mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Denny, proses hukum terhadap Ferdinand menjadi bukti bahwa kelompok pendukung pemerintah yang selama ini disebut cebong tidak mendapat perlindungan dari penguasa.

"Kadrun bilang jadi cebong itu aman, dilindungi istana, dibawah ketiak penguasa... Tuh dijeblosin juga. Trus sekarang mau nuduh apalagi ?? Serbet.," tulis Denny seperti dikutip Rilisid dari Twitternya, Selasa (11/1/2022).

Ia juga memberikan pesan kepada Ferdinand Hutahaean bahwa menjadi pendukung pemerintah yang biasa disebut cebong tidaklah mudah.

"Jadi cebong itu gak mudah, Nan. Harus digodok di kawah candradimuka.. Harusnya tetap bersahabat dgn kadrun kayak Gerung, pasti lu dibela," katanya.

Meski tidak menyebut secara spesifik, Denny menilai bahwa upaya melawan inteloren dan radikalisme di Indonesia tergolong tidak mudah.

"Ini memang permainan kerasss.. Kepleset sedikit, lewatt..," ujar Denny. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Singgung Kadrun, Denny Siregar Sebut Penahanan Ferdinand Bukti Cebong Tak Dilindungi Istana

...
RILIS.ID
Jakarta
11 Januari 2022 - 13:23 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pegiat media sosial Denny Siregar. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Bareskrim Polri telah menetapkan eks politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA. Ferdinand pun langsung ditahan pada Senin (10/1/2022).

Penahanan Ferdinand ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian besar mendukung langkah tegas Polri, namun tidak sedikit juga yang memprotes.

Pegiat media sosial Denny Siregar juga ikut mengomentari kasus yang menjerat Ferdinand Hutahaean, yang belakangan bergabung mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Denny, proses hukum terhadap Ferdinand menjadi bukti bahwa kelompok pendukung pemerintah yang selama ini disebut cebong tidak mendapat perlindungan dari penguasa.

"Kadrun bilang jadi cebong itu aman, dilindungi istana, dibawah ketiak penguasa... Tuh dijeblosin juga. Trus sekarang mau nuduh apalagi ?? Serbet.," tulis Denny seperti dikutip Rilisid dari Twitternya, Selasa (11/1/2022).

Ia juga memberikan pesan kepada Ferdinand Hutahaean bahwa menjadi pendukung pemerintah yang biasa disebut cebong tidaklah mudah.

"Jadi cebong itu gak mudah, Nan. Harus digodok di kawah candradimuka.. Harusnya tetap bersahabat dgn kadrun kayak Gerung, pasti lu dibela," katanya.

Meski tidak menyebut secara spesifik, Denny menilai bahwa upaya melawan inteloren dan radikalisme di Indonesia tergolong tidak mudah.

"Ini memang permainan kerasss.. Kepleset sedikit, lewatt..," ujar Denny. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya