Semua Gerainya Ditutup Pemkot, Bakso Sony Lapor Jokowi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Semua Gerainya Ditutup Pemkot, Bakso Sony Lapor Jokowi

...
RILIS.ID
Bandarlampung
26 September 2021 - 23:20 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Bakso Sony disegel Pemkot Bandarlampung beberapa hari lalu. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Penutupan paksa semua gerai Bakso Sony oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung beberapa hari lalu, terus bergulir.

Setelah mengancam akan menggugat Pemkot lewat PTUN, pihak Bakso Sony juga melaporkan penyegelan tersebut ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Manajemen Bakso Sony melaporkan hal itu ke Jokowi melalui Staf Khusus Bidang Hukum dan Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta.

Pihak Bakso Sony juga mengunggah laporan tersebut melalui akun resmi Instagramnya @bakso_sony_lampung_, Minggu (26/9/2021).

"Alhamdulillah. Terima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT, kami keluarga dan kuasa hukum Bakso Son Hajisony Lampung pada tanggal 23 September 2021 diterima untuk audiensi dengan staff khusus Bidang Hukum & Deputi V KSP (Kantor Staff Presiden RI) di Istana Kepresidenan. Semoga semua berjalan baik aman dan lancar. Salam sehat," tulis akun @bakso_sony_lampung_.


Kuasa hukum Bakso Sony Dedi Setiyadi membenarkan pihaknya telah mengadu ke KSP.

Menurutnya, banyak yang disampaikan kepada pihak KSP. Salah satu aduannya adalah pernyataan Pemkot Bandarlampung yang menyebut Bakso Sony tidak bayar pajak.

"Padahal kita bayar pajak. Wajarlah mengadu kepada pemerintah agar presiden tahu bagaimana perlakuan pemerintah daerah terhadap warganya," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu.

Dedi mengungkapkan, dari hasil pertemuan itu, KSP segera menanggapi laporan Bakso Sony.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui apa tindakan yang akan ditempuh KSP.

"Ke depan seperti apa belum tahu. Kita tunggu saja kelanjutannya," tutupnya. (*)

Laporan: Sulaiman

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Semua Gerainya Ditutup Pemkot, Bakso Sony Lapor Jokowi

...
RILIS.ID
Bandarlampung
26 September 2021 - 23:20 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Bakso Sony disegel Pemkot Bandarlampung beberapa hari lalu. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Penutupan paksa semua gerai Bakso Sony oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung beberapa hari lalu, terus bergulir.

Setelah mengancam akan menggugat Pemkot lewat PTUN, pihak Bakso Sony juga melaporkan penyegelan tersebut ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Manajemen Bakso Sony melaporkan hal itu ke Jokowi melalui Staf Khusus Bidang Hukum dan Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta.

Pihak Bakso Sony juga mengunggah laporan tersebut melalui akun resmi Instagramnya @bakso_sony_lampung_, Minggu (26/9/2021).

"Alhamdulillah. Terima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT, kami keluarga dan kuasa hukum Bakso Son Hajisony Lampung pada tanggal 23 September 2021 diterima untuk audiensi dengan staff khusus Bidang Hukum & Deputi V KSP (Kantor Staff Presiden RI) di Istana Kepresidenan. Semoga semua berjalan baik aman dan lancar. Salam sehat," tulis akun @bakso_sony_lampung_.


Kuasa hukum Bakso Sony Dedi Setiyadi membenarkan pihaknya telah mengadu ke KSP.

Menurutnya, banyak yang disampaikan kepada pihak KSP. Salah satu aduannya adalah pernyataan Pemkot Bandarlampung yang menyebut Bakso Sony tidak bayar pajak.

"Padahal kita bayar pajak. Wajarlah mengadu kepada pemerintah agar presiden tahu bagaimana perlakuan pemerintah daerah terhadap warganya," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu.

Dedi mengungkapkan, dari hasil pertemuan itu, KSP segera menanggapi laporan Bakso Sony.

Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui apa tindakan yang akan ditempuh KSP.

"Ke depan seperti apa belum tahu. Kita tunggu saja kelanjutannya," tutupnya. (*)

Laporan: Sulaiman

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya