Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berteriak "Mau Diapain Aing"‎
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berteriak "Mau Diapain Aing"‎

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
13 Maret 2021 - 16:16 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Inilah rumah korban pembunuhan di Tangsel. FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap kronologi pembunuhan yang terjadi di Komplek Perumahan Giri Loka 2, Jalan Merbau Blok A nomor 3, Giri Loka 2, RT 001/002, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Sabtu (13/3/2021).‎

Dalam peristiwa tragis tersebut, sepasang suami istri bernama Kurt Emil Nonnenmacher (85) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (33) tewas bersimbah darah dengan luka bacokan di tubuhnya.‎

Berdasarkan keterangan saksi bernama Among, salah seorang asisten rumah tangga korban membeberkan, bahwa dirinya mendengar keributan dari kamar majikannya pada Jumat (12/3/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

Karena takut, Among lalu berniat pergi lewat pintu samping. Sebelum meninggalkan rumah majikannya, ia mendengar suara teriakan yang diduga dari majikan perempuannya.

”Saksi mendengar teriakan korban "mau diapain aing" (mau diapakan saya),” kata Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra dalam keterangannya, Sabtu (13/3/2021).

Kepergian saksi diketahui oleh terduga pelaku pembunuhan sebelum melewati pintu rumah. Kata Angga, pelaku berteriak kepada saksi “Bibi mau kemana?”.

"Ketika saksi berhasil keluar dari rumah, pelaku langsung keluar rumah dengan cara memanjat pagar. Lalu, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor warna merah dan menggunakan jaket warna putih," ungkap Angga.‎

Setelah saksi lolos, lalu pergi mencari bantuan ke tempat tinggal tukang yang bekerja di komplek. Selanjutnya diketahui bahwa kedua majikannya sudah tewas bersimbah darah.

"Korban 1 meninggal dunia di TKP dan korban 2 meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD. Karena kejadian tersebut, langsung melaporkannya ke pihak kepolisian guna proses lanjut," tambah Angga.

Dalam peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu b‎uah kampak, dua ‎ HP, fotokopi kartu keluarga, satu arloji, dua cincin, dan korek api yang bentuknya mirip senjata api.

Polres Tangsel masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang yang identitasnya sudah dikantongi sebagai terduga pelaku pembunuhan.‎ (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berteriak "Mau Diapain Aing"‎

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
13 Maret 2021 - 16:16 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Inilah rumah korban pembunuhan di Tangsel. FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap kronologi pembunuhan yang terjadi di Komplek Perumahan Giri Loka 2, Jalan Merbau Blok A nomor 3, Giri Loka 2, RT 001/002, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Sabtu (13/3/2021).‎

Dalam peristiwa tragis tersebut, sepasang suami istri bernama Kurt Emil Nonnenmacher (85) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (33) tewas bersimbah darah dengan luka bacokan di tubuhnya.‎

Berdasarkan keterangan saksi bernama Among, salah seorang asisten rumah tangga korban membeberkan, bahwa dirinya mendengar keributan dari kamar majikannya pada Jumat (12/3/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

Karena takut, Among lalu berniat pergi lewat pintu samping. Sebelum meninggalkan rumah majikannya, ia mendengar suara teriakan yang diduga dari majikan perempuannya.

”Saksi mendengar teriakan korban "mau diapain aing" (mau diapakan saya),” kata Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra dalam keterangannya, Sabtu (13/3/2021).

Kepergian saksi diketahui oleh terduga pelaku pembunuhan sebelum melewati pintu rumah. Kata Angga, pelaku berteriak kepada saksi “Bibi mau kemana?”.

"Ketika saksi berhasil keluar dari rumah, pelaku langsung keluar rumah dengan cara memanjat pagar. Lalu, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor warna merah dan menggunakan jaket warna putih," ungkap Angga.‎

Setelah saksi lolos, lalu pergi mencari bantuan ke tempat tinggal tukang yang bekerja di komplek. Selanjutnya diketahui bahwa kedua majikannya sudah tewas bersimbah darah.

"Korban 1 meninggal dunia di TKP dan korban 2 meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD. Karena kejadian tersebut, langsung melaporkannya ke pihak kepolisian guna proses lanjut," tambah Angga.

Dalam peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu b‎uah kampak, dua ‎ HP, fotokopi kartu keluarga, satu arloji, dua cincin, dan korek api yang bentuknya mirip senjata api.

Polres Tangsel masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang yang identitasnya sudah dikantongi sebagai terduga pelaku pembunuhan.‎ (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya