Said Didu Heran India Kelola Bandara Kualanamu, Stafsus Erick Thohir: Makin Tidak Cerdas
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Said Didu Heran India Kelola Bandara Kualanamu, Stafsus Erick Thohir: Makin Tidak Cerdas

...
RILIS.ID
Jakarta
26 November 2021 - 12:06 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Arya Sinulingga dan Said Didu. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyoroti penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kepada perusahaan asal India.

Said Didu juga mengaku heran Bandara Kualanamu dikelola perusahaan asal India. Menurutnya, pengelolaan bandara di negara tersebut tidak sebagus di Indonesia.

"Bagi yg pernah ke India dan menyaksikan Bandaranya, pasti merasa heran kok bandara kita akan dikelola oleh India," tulis Said Didu dikutip dari akun Twitternya, Jumat (26/11/2021).

Cuitan Said Didu tersebut direspons langsung oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga melalui akun Twitternya @AryaSinulingga.

"Makin tdk cerdas...Kmrn BOT dibilang jual aset. Skrg melintir lagi, pengelolanya ya anak perusahaan AP2 dan GMR karena Anak AP2 pemegang saham mayoritas," jawab Arya.

Penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu yang dibangun di era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menimbulkan polemik hingga menjadi trending topik di Twitter.

Cuitan paling tajam datang dari Gus Umar Al Chelsea. Ia mengomentari sebuah artikel tentang penjualan Bandara Kualanamu melalui akun Twitternya.

"SBY yg bangun Jokowi yg jual," tulis Gus Umar di akun Twitternya @UmarHasibuan75.

Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat Yan Harahap juga menyoroti hal itu melalui akun Twitternya.

"Ternyata 49% saham Bandara Kualanamu sudah dijual ke pihak asing. Jika ini benar, jgn2 negara ini sudah bangkrut di tangan rezim ini. Apa begitu?,” cuit Yan di di akun Twitternya @YanHarahap. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Said Didu Heran India Kelola Bandara Kualanamu, Stafsus Erick Thohir: Makin Tidak Cerdas

...
RILIS.ID
Jakarta
26 November 2021 - 12:06 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Arya Sinulingga dan Said Didu. Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyoroti penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kepada perusahaan asal India.

Said Didu juga mengaku heran Bandara Kualanamu dikelola perusahaan asal India. Menurutnya, pengelolaan bandara di negara tersebut tidak sebagus di Indonesia.

"Bagi yg pernah ke India dan menyaksikan Bandaranya, pasti merasa heran kok bandara kita akan dikelola oleh India," tulis Said Didu dikutip dari akun Twitternya, Jumat (26/11/2021).

Cuitan Said Didu tersebut direspons langsung oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga melalui akun Twitternya @AryaSinulingga.

"Makin tdk cerdas...Kmrn BOT dibilang jual aset. Skrg melintir lagi, pengelolanya ya anak perusahaan AP2 dan GMR karena Anak AP2 pemegang saham mayoritas," jawab Arya.

Penjualan saham Bandara Internasional Kualanamu yang dibangun di era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menimbulkan polemik hingga menjadi trending topik di Twitter.

Cuitan paling tajam datang dari Gus Umar Al Chelsea. Ia mengomentari sebuah artikel tentang penjualan Bandara Kualanamu melalui akun Twitternya.

"SBY yg bangun Jokowi yg jual," tulis Gus Umar di akun Twitternya @UmarHasibuan75.

Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat Yan Harahap juga menyoroti hal itu melalui akun Twitternya.

"Ternyata 49% saham Bandara Kualanamu sudah dijual ke pihak asing. Jika ini benar, jgn2 negara ini sudah bangkrut di tangan rezim ini. Apa begitu?,” cuit Yan di di akun Twitternya @YanHarahap. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya