Saat Ditangkap Densus, Terduga Teroris di Tangsel Pakai Kaus Bertuliskan "Kami Oposisi"
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Saat Ditangkap Densus, Terduga Teroris di Tangsel Pakai Kaus Bertuliskan "Kami Oposisi"

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
29 Maret 2021 - 20:02 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Polisi berjaga-jaga usai penangkapan terduga teroris di Tangsel, Senin (29/3/2021). FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah mengamankan terduga teroris bernama Ahmad Junaedi (J/AJ) di rumahnya, di Jalan Cirendeu Indah IV, RT 002/01, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Senin (29/3/2021) pukul 09.00 WIB.

Baca: Selain Bekasi, Densus 88 Amankan Satu Terduga Teroris Berprofesi Driver Ojol di Tangsel‎

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai drivel ojek online (ojol) ini diketahui memiliki tato di tubuhnya. Oleh warga setempat, ia kerap disapa dengan sebutan Kijut.

"Saya kaget (terduga teroris), dia adalah teman kecil, dia dulu sering mabuk dan banyak tato. Tapi, dia orangnya baik dan humoris, dia asli sini dan alamat KTR di Jalan Cirendeu Indah I," kata seorang warga yang menolak identitasnya disebutkan, Senin (29/3/2021).

Ia juga sempat melihat proses penangkapan Ahmad Junaedi atau Kijut. Saat digelandang petugas, Kijut mengenakan kaus putih bertuliskan "Kami Oposisi".

Selain itu, lanjut warga tersebut, Kijut dahulu dikenal sebagai tukang mabuk. Ia sering mengonsumsi minuman keras (miras).

"Dia itu dulunya sering mabuk miras, tapi sudah lama sekitar 15 tahun lalu dia meninggalkan kebiasaannya itu. Terakhir ketemu dan komunikasi, dia sering memakai atribut Front Pembela Islam (FPI). Tapi saya enggak tahu pasti sejak kapan dia bergabung," ungkapnya.

Kijut juga dikenal memiliki kepribadian mudah bergaul.‎

"Saya benar-benar enggak nyangka kalau (Kijut) ditangkap sebagai terduga teroris," ucap pria 52 tahun itu.

Usai menggeledah rumah Kijut, tim Densus membawa satu plastik yang berisikan lampu parkir, sabuk khas betawi, jaket dan sejumlah benda lainnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Saat Ditangkap Densus, Terduga Teroris di Tangsel Pakai Kaus Bertuliskan "Kami Oposisi"

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
29 Maret 2021 - 20:02 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Polisi berjaga-jaga usai penangkapan terduga teroris di Tangsel, Senin (29/3/2021). FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah mengamankan terduga teroris bernama Ahmad Junaedi (J/AJ) di rumahnya, di Jalan Cirendeu Indah IV, RT 002/01, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Senin (29/3/2021) pukul 09.00 WIB.

Baca: Selain Bekasi, Densus 88 Amankan Satu Terduga Teroris Berprofesi Driver Ojol di Tangsel‎

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai drivel ojek online (ojol) ini diketahui memiliki tato di tubuhnya. Oleh warga setempat, ia kerap disapa dengan sebutan Kijut.

"Saya kaget (terduga teroris), dia adalah teman kecil, dia dulu sering mabuk dan banyak tato. Tapi, dia orangnya baik dan humoris, dia asli sini dan alamat KTR di Jalan Cirendeu Indah I," kata seorang warga yang menolak identitasnya disebutkan, Senin (29/3/2021).

Ia juga sempat melihat proses penangkapan Ahmad Junaedi atau Kijut. Saat digelandang petugas, Kijut mengenakan kaus putih bertuliskan "Kami Oposisi".

Selain itu, lanjut warga tersebut, Kijut dahulu dikenal sebagai tukang mabuk. Ia sering mengonsumsi minuman keras (miras).

"Dia itu dulunya sering mabuk miras, tapi sudah lama sekitar 15 tahun lalu dia meninggalkan kebiasaannya itu. Terakhir ketemu dan komunikasi, dia sering memakai atribut Front Pembela Islam (FPI). Tapi saya enggak tahu pasti sejak kapan dia bergabung," ungkapnya.

Kijut juga dikenal memiliki kepribadian mudah bergaul.‎

"Saya benar-benar enggak nyangka kalau (Kijut) ditangkap sebagai terduga teroris," ucap pria 52 tahun itu.

Usai menggeledah rumah Kijut, tim Densus membawa satu plastik yang berisikan lampu parkir, sabuk khas betawi, jaket dan sejumlah benda lainnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya