Rektor UI Jadi Bahan Olok-olokan setelah Diizinkan Jokowi Rangkap Jabatan Komisaris BRI
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Rektor UI Jadi Bahan Olok-olokan setelah Diizinkan Jokowi Rangkap Jabatan Komisaris BRI

...
RILIS.ID
Jakarta
21 Juli 2021 - 14:09 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Rektor UI Ari Kuncoro. Ilustrasi: RILIS.ID/ Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro mendadak jadi perbincangan warganet setelah diizinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) rangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Jokowi mengizinkan Rektor UI rangkap jabatan berdasarkan revisi Statuta Universitas Indonesia dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 menjadi PP Nomor 75 Tahun 2021. PP tersebut diteken Presiden Jokowi pada Juli 2021.

Dalam salinan Statuta UI versi baru, larangan rektor atau wakil rektor rangkap jabatan masih ada, tapi tidak secara umum seperti Statuta UI versi lama yang menggunakan kata pejabat.

Hal itu tertuang dalam Pasal 39 PP Nomor 75 Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa "Rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap sebagai:,"

a. pejabat struktural pada perguruan tinggi lain, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat;

b. pejabat struktural pada instansi pemerintah pusat maupun daerah;

c. direksi pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta; atau

d. pengurus/ anggota partai politik atau organisasi yang berafiliasi secara langsung dengan partai politik.

Sementara Pasal 35 PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI versi lama menyebutkan bahwa "Rektor dan wakil rektor dilarang merangkap sebagai:,"

a. pejabat pada satuan pendidikan lain, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat;

b. pejabat pada instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah;

c. pejabat pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta;

d. anggota partai politik atau organisasi yang berafiliasi

dengan partai politik; dan/atau

e. pejabat pada jabatan lain yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI.

Perubahan Statuta UI ini jadi perbincangan warganet hingga Rektor UI trending topic di Twtitter, Rabu (21/7/2021). Hingga pukul 14.07 WIB, setidaknya sudah 68.700 kicauan yang nge-tweet Rektor UI.

Warganet pun beramai-ramai menyampaikan tanggapan mereka dengan gaya satire terkait revisi Statuta UI yang diduga untuk meloloskan Rektor UI Ari Kuncoro merangkap jabatan Komisaris BRI.

"Rektor UI mau naik gunung tapi nggak kuat, Gunungnya yang disuruh turun," tulis akun @sandalist*****.

"Mahasiswa takut sama dosen
Dosen takut sama rektor
Menteri takut sama presiden
Presiden takut sama Rektor UI?," kicau akun @DonAd****.

"Presiden takut sama Mahasiswa, makanya memanjakan rektor supaya bisa mengendalikan/membungkam Mahasiswa agar tidak bisa berorasi/demo untuk turun ke jalan
apalagi UI sebagai leader PT di negri ini," timpal akun @sotu****.

"Rektor UI kena COVID19, virusnya yg isoman," ucap akun @amanwhol*****.

"Rektor UI buru-buru ke kampus di setiap perempatan terpaksa menerobos lampu merah. Besoknya semua lampu lalu lintas dicat hijau," kata akun @sand*****. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Rektor UI Jadi Bahan Olok-olokan setelah Diizinkan Jokowi Rangkap Jabatan Komisaris BRI

...
RILIS.ID
Jakarta
21 Juli 2021 - 14:09 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Rektor UI Ari Kuncoro. Ilustrasi: RILIS.ID/ Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro mendadak jadi perbincangan warganet setelah diizinkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) rangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Jokowi mengizinkan Rektor UI rangkap jabatan berdasarkan revisi Statuta Universitas Indonesia dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 menjadi PP Nomor 75 Tahun 2021. PP tersebut diteken Presiden Jokowi pada Juli 2021.

Dalam salinan Statuta UI versi baru, larangan rektor atau wakil rektor rangkap jabatan masih ada, tapi tidak secara umum seperti Statuta UI versi lama yang menggunakan kata pejabat.

Hal itu tertuang dalam Pasal 39 PP Nomor 75 Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa "Rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap sebagai:,"

a. pejabat struktural pada perguruan tinggi lain, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat;

b. pejabat struktural pada instansi pemerintah pusat maupun daerah;

c. direksi pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta; atau

d. pengurus/ anggota partai politik atau organisasi yang berafiliasi secara langsung dengan partai politik.

Sementara Pasal 35 PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI versi lama menyebutkan bahwa "Rektor dan wakil rektor dilarang merangkap sebagai:,"

a. pejabat pada satuan pendidikan lain, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat;

b. pejabat pada instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah;

c. pejabat pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta;

d. anggota partai politik atau organisasi yang berafiliasi

dengan partai politik; dan/atau

e. pejabat pada jabatan lain yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI.

Perubahan Statuta UI ini jadi perbincangan warganet hingga Rektor UI trending topic di Twtitter, Rabu (21/7/2021). Hingga pukul 14.07 WIB, setidaknya sudah 68.700 kicauan yang nge-tweet Rektor UI.

Warganet pun beramai-ramai menyampaikan tanggapan mereka dengan gaya satire terkait revisi Statuta UI yang diduga untuk meloloskan Rektor UI Ari Kuncoro merangkap jabatan Komisaris BRI.

"Rektor UI mau naik gunung tapi nggak kuat, Gunungnya yang disuruh turun," tulis akun @sandalist*****.

"Mahasiswa takut sama dosen
Dosen takut sama rektor
Menteri takut sama presiden
Presiden takut sama Rektor UI?," kicau akun @DonAd****.

"Presiden takut sama Mahasiswa, makanya memanjakan rektor supaya bisa mengendalikan/membungkam Mahasiswa agar tidak bisa berorasi/demo untuk turun ke jalan
apalagi UI sebagai leader PT di negri ini," timpal akun @sotu****.

"Rektor UI kena COVID19, virusnya yg isoman," ucap akun @amanwhol*****.

"Rektor UI buru-buru ke kampus di setiap perempatan terpaksa menerobos lampu merah. Besoknya semua lampu lalu lintas dicat hijau," kata akun @sand*****. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya