Luhut Batalkan PPKM Level 3 saat Nataru, Netizen: Hanya Berlaku Idul Fitri dan Hari-hari Besar Islam
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Luhut Batalkan PPKM Level 3 saat Nataru, Netizen: Hanya Berlaku Idul Fitri dan Hari-hari Besar Islam

...
RILIS.ID
Jakarta
7 Desember 2021 - 17:34 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pemerintah mengumumkan pembatalan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di seluruh wilayah Indonesia.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (7/12/2021).

Pembatalan PPKM Level 3 itu menuai protes dari netizen Indonesia. Mereka pun membandingkan kebijakan pemerintah ketika Hari Raya Idul Fitri dan hari besar Islam lainnya dengan Nataru.

Kicauan netizen tersebut membuat Idul Fitri menjadi trending topik di media sosial Twitter. Hingga Selasa (7/12/2021) sore, setidaknya sudah 1.140 lebih cuitan tentang Idul Fitri.

"Ketika sedang maraknya varian Omnicron, PPKM malah di longgarkan,. Sepertinya PPKM hanya berlaku saat Idul Fitri, Idul Adha, 1 Muharram dan hari2 besar Islam lainnya," tulis akun @Ferdy_Mu*****.

"Pemerintah batal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Ind pada libur Nataru. Ketahuan main2? Yg serius, penerapan PPKM level 3 atau 4 digeser nanti saja pas Idul Fitri & Idul Adha? Sekalian wajib PCR. Mumpung C-19 Islamophobia?," timpal akun @HeriSuwo****.

"Apa mungkin diberlakukannya level 3 Ramadhan dan Idul fitri.. Wallahu'alam..," kata akun @ummuk4****.

"Kita liat, apakah idul fitri ada PPKM atau gak," ujar akun @MissEv****.

"Asik covid nya takut dgan natalan dan tahun baru,hebat, tar kalau bulan puasa dan idul Fitri pasti covid nya datang lagi, hebat...hebat ...luar binasa permainan Negri Ruwetnesia," tutur akun @BintangMurn****.

"Idul Fitri pasti PPKM diperketat... Yah hanya berlaku buat Idul Fitri saja...," ucap akun @ernip_ba****. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Luhut Batalkan PPKM Level 3 saat Nataru, Netizen: Hanya Berlaku Idul Fitri dan Hari-hari Besar Islam

...
RILIS.ID
Jakarta
7 Desember 2021 - 17:34 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Pemerintah mengumumkan pembatalan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di seluruh wilayah Indonesia.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Selasa (7/12/2021).

Pembatalan PPKM Level 3 itu menuai protes dari netizen Indonesia. Mereka pun membandingkan kebijakan pemerintah ketika Hari Raya Idul Fitri dan hari besar Islam lainnya dengan Nataru.

Kicauan netizen tersebut membuat Idul Fitri menjadi trending topik di media sosial Twitter. Hingga Selasa (7/12/2021) sore, setidaknya sudah 1.140 lebih cuitan tentang Idul Fitri.

"Ketika sedang maraknya varian Omnicron, PPKM malah di longgarkan,. Sepertinya PPKM hanya berlaku saat Idul Fitri, Idul Adha, 1 Muharram dan hari2 besar Islam lainnya," tulis akun @Ferdy_Mu*****.

"Pemerintah batal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Ind pada libur Nataru. Ketahuan main2? Yg serius, penerapan PPKM level 3 atau 4 digeser nanti saja pas Idul Fitri & Idul Adha? Sekalian wajib PCR. Mumpung C-19 Islamophobia?," timpal akun @HeriSuwo****.

"Apa mungkin diberlakukannya level 3 Ramadhan dan Idul fitri.. Wallahu'alam..," kata akun @ummuk4****.

"Kita liat, apakah idul fitri ada PPKM atau gak," ujar akun @MissEv****.

"Asik covid nya takut dgan natalan dan tahun baru,hebat, tar kalau bulan puasa dan idul Fitri pasti covid nya datang lagi, hebat...hebat ...luar binasa permainan Negri Ruwetnesia," tutur akun @BintangMurn****.

"Idul Fitri pasti PPKM diperketat... Yah hanya berlaku buat Idul Fitri saja...," ucap akun @ernip_ba****. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya