Letjen Dudung Sebut Semua Agama Benar di Mata Tuhan, Netizen Ungkit Pencopotan Baliho FPI
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Letjen Dudung Sebut Semua Agama Benar di Mata Tuhan, Netizen Ungkit Pencopotan Baliho FPI

...
RILIS.ID
Jakarta
14 September 2021 - 20:11 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman saat kunjungan di Yon Zipur 9, Senin (13/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman ramai diperbincangkan setelah pernyataannya yang menyebut bahwa semua agama benar di mata Tuhan menjadi viral di media sosial Twitter, Selasa (14/9/2021).

Letjen Dudung menyampaikan hal itu di hadapan anggota Batalyon Zeni Tempur 9 Lang-Lang Bhuwana Kostrad, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/9/2021) lalu.

Kepada anggota dan ibu Persit, mantan Pangdam Jaya itu meminta semua pihak sebaiknya selalu mengutamakan pola pikir positif mengenai kesehatan. Karena menurutnya, sumber penyakit salah satunya berasal dari pola pikir.

Ia juga mengimbau kepada seluruh prajurit agar selalu bersyukur, apapun pangkat yang diperoleh saat ini. Karena semua manusia pasti mempunyai masalah masing-masing.

"Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apapun bentuknya, karena itu semua adalah pilihan kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pangkostrad meminta anggotanya agar cermat menyikapi berita yang beredar terutama di media sosial. Ia berharap prajurit jangan mudah mengirim berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tidak mudah terprovokasi berita bohong alias hoaks.

Selain itu juga menghindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena menurutnya, semua agama itu benar di mata Tuhan.

"Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” tutur Letjen Dudung.

Pernyataan Letjen Dudung soal semua agama benar di mata Tuhan mendadak ramai hingga menjadi trending topic di linimasa Twitter.

Beragam tanggapan datang dari netizen. Sebagian mereka ada yang mendukung, tapi tidak sedikit juga yang memprotes pernyataan tersebut. Bahkan aksi Letjen Dudung saat mencopot baliho Front Pembela Islam (FPI) kembali diungkit.

"Gimana mau menang lawan OPM, kalo kualitas Letjen TNI nya model kek Dudung begini, yg diurusin baliho sama isu2 agama bkn tempur dimedan perang...," tulis akun @abu_na****.

"Padahal anak buahnya semua garang siap tempur tapi pimpinannnya ngasih arahan nya gk jelas akhirnya kasihan anak buah jadi korban," ujar akun @PanjiWul****.

"Latihan perang kek,,malah nurunin baliho...ya kalah ama OPM," kata akun @sija****.

"Emang OPM baru ada sejak adanya baliho ??? Harusnya elu sadar golongan siapa yg selalu bawa2 isu agama Kampanye bawa2 agama, demo bawa2 agama, itu kelakuan siapa ???," sahut akun @mbahman****.

"Kapan ya kaum Radikal sama kaum Opm saling hancur menghancurkan. biar tenang nusantara ini.," tutur akun @Marwan7375****.

Hingga Selasa pukul 20.00 WIB, setidaknya sudah ada 4.137 kicauan yang memakai nama Dudung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Letjen Dudung Sebut Semua Agama Benar di Mata Tuhan, Netizen Ungkit Pencopotan Baliho FPI

...
RILIS.ID
Jakarta
14 September 2021 - 20:11 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman saat kunjungan di Yon Zipur 9, Senin (13/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman ramai diperbincangkan setelah pernyataannya yang menyebut bahwa semua agama benar di mata Tuhan menjadi viral di media sosial Twitter, Selasa (14/9/2021).

Letjen Dudung menyampaikan hal itu di hadapan anggota Batalyon Zeni Tempur 9 Lang-Lang Bhuwana Kostrad, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/9/2021) lalu.

Kepada anggota dan ibu Persit, mantan Pangdam Jaya itu meminta semua pihak sebaiknya selalu mengutamakan pola pikir positif mengenai kesehatan. Karena menurutnya, sumber penyakit salah satunya berasal dari pola pikir.

Ia juga mengimbau kepada seluruh prajurit agar selalu bersyukur, apapun pangkat yang diperoleh saat ini. Karena semua manusia pasti mempunyai masalah masing-masing.

"Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apapun bentuknya, karena itu semua adalah pilihan kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pangkostrad meminta anggotanya agar cermat menyikapi berita yang beredar terutama di media sosial. Ia berharap prajurit jangan mudah mengirim berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tidak mudah terprovokasi berita bohong alias hoaks.

Selain itu juga menghindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena menurutnya, semua agama itu benar di mata Tuhan.

"Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” tutur Letjen Dudung.

Pernyataan Letjen Dudung soal semua agama benar di mata Tuhan mendadak ramai hingga menjadi trending topic di linimasa Twitter.

Beragam tanggapan datang dari netizen. Sebagian mereka ada yang mendukung, tapi tidak sedikit juga yang memprotes pernyataan tersebut. Bahkan aksi Letjen Dudung saat mencopot baliho Front Pembela Islam (FPI) kembali diungkit.

"Gimana mau menang lawan OPM, kalo kualitas Letjen TNI nya model kek Dudung begini, yg diurusin baliho sama isu2 agama bkn tempur dimedan perang...," tulis akun @abu_na****.

"Padahal anak buahnya semua garang siap tempur tapi pimpinannnya ngasih arahan nya gk jelas akhirnya kasihan anak buah jadi korban," ujar akun @PanjiWul****.

"Latihan perang kek,,malah nurunin baliho...ya kalah ama OPM," kata akun @sija****.

"Emang OPM baru ada sejak adanya baliho ??? Harusnya elu sadar golongan siapa yg selalu bawa2 isu agama Kampanye bawa2 agama, demo bawa2 agama, itu kelakuan siapa ???," sahut akun @mbahman****.

"Kapan ya kaum Radikal sama kaum Opm saling hancur menghancurkan. biar tenang nusantara ini.," tutur akun @Marwan7375****.

Hingga Selasa pukul 20.00 WIB, setidaknya sudah ada 4.137 kicauan yang memakai nama Dudung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya