Kapolres Tangsel: Tersangka Membunuh Korban karena Sering Dimaki-maki dan Ditampar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kapolres Tangsel: Tersangka Membunuh Korban karena Sering Dimaki-maki dan Ditampar

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
14 Maret 2021 - 15:18 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menggelar konferensi pers penangkapan tersangka kasus pembunuhan di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021). FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Tidak sampai 24 jam, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap kasus pembunuhan dua warga Perumahan Giri Loka 2, Jalan Merbau Blok A  No.3, Giri Loka 2, RT 001/002, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Sabtu (13/3/2021).‎

Baca: Polisi Tangkap Pembunuh Dua Warga di Tangsel

Adalah Wahyu Apriansyah alias WA, yang ditangkap tim Satreskrim Polres Tangsel di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Petugas menangkap tersangka pada Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.‎

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021), mengungkapkan tersangka WA ditangkap saat berada di rumah saudaranya di kawasan Tambun, Bekasi.‎

Baca: Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berteriak "Mau Diapain Aing"

Iman menjelaskan tersangka merupakan salah satu kuli bangunan yang sedang merenovasi rumah korban sejak 22 Februari lalu. Wahyu menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati karena sering dimaki-maki oleh kedua korban, yakni Kurt Emil Nonnenmacher (KEN) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (NS).

"Tersangka merasa sakit hati karena sering dihina dengan kata-kata kasar dan sering ditunjuk-tunjuk dengan menggunakan kaki oleh korban NS dan ditampar sebanyak dua kali oleh korban KEN," ujar Iman.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun juncto pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu b‎uah kampak, dua ‎ HP, fotokopi kartu keluarga, satu arloji, dua cincin, dan korek api yang bentuknya mirip senjata api. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kapolres Tangsel: Tersangka Membunuh Korban karena Sering Dimaki-maki dan Ditampar

...
Doni Marhendro Teguh
Tangerang Selatan
14 Maret 2021 - 15:18 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menggelar konferensi pers penangkapan tersangka kasus pembunuhan di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021). FOTO: Doni Marhendro

RILISID, Tangerang Selatan — Tidak sampai 24 jam, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap kasus pembunuhan dua warga Perumahan Giri Loka 2, Jalan Merbau Blok A  No.3, Giri Loka 2, RT 001/002, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangsel pada Sabtu (13/3/2021).‎

Baca: Polisi Tangkap Pembunuh Dua Warga di Tangsel

Adalah Wahyu Apriansyah alias WA, yang ditangkap tim Satreskrim Polres Tangsel di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Petugas menangkap tersangka pada Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.‎

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Minggu (14/3/2021), mengungkapkan tersangka WA ditangkap saat berada di rumah saudaranya di kawasan Tambun, Bekasi.‎

Baca: Sebelum Dibunuh, Korban Sempat Berteriak "Mau Diapain Aing"

Iman menjelaskan tersangka merupakan salah satu kuli bangunan yang sedang merenovasi rumah korban sejak 22 Februari lalu. Wahyu menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati karena sering dimaki-maki oleh kedua korban, yakni Kurt Emil Nonnenmacher (KEN) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (NS).

"Tersangka merasa sakit hati karena sering dihina dengan kata-kata kasar dan sering ditunjuk-tunjuk dengan menggunakan kaki oleh korban NS dan ditampar sebanyak dua kali oleh korban KEN," ujar Iman.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun juncto pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu b‎uah kampak, dua ‎ HP, fotokopi kartu keluarga, satu arloji, dua cincin, dan korek api yang bentuknya mirip senjata api. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya