Ini Penyebab Kecelakaan Bus yang Menewaskan 27 Orang di Sumedang
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ini Penyebab Kecelakaan Bus yang Menewaskan 27 Orang di Sumedang

...
Segan Simanjuntak
Sumedang
11 Maret 2021 - 20:25 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Bangkai bus Sri Padma Kencana masuk ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Malangbong pada Rabu (10/3/2021) malam. FOTO: NTMC Polri

RILISID, Sumedang — Kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana yang menewaskan 27 orang di tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, mulai terungkap.

Ini setelah Korlantas Polri menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (11/3/2021).

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Kushariyanto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama TAA Polda Jabar akan melakukan olah data secara computerize.

"Sebelum, sesaat dan sesudah kejadian secara simulasi data akan diolah secara computerize. Dalam waktu dua hari akan ketahuan hasilnya," kata Kushariyanto dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Instagram @ntmc_polri, Kamis (11/3/2021).

Dari hasil olah TKP sementara, diduga sopir bus kurang menguasai medan jalan yang ada di tanjakan Cae, Sumedang.

"Karena bus pariwisata, sopir sepertinya tidak terbiasa melewati jalan ini. Ini jalan alternatif, bukan jalan untuk angkutan terutama bus besar. Ditambah cuaca menurut saksi gerimis dan penerangan yang kurang," jelas Kushariyanto.

Ia merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah pembatasan kendaraan besar maupun berat yang melintas karena kondisi jalan yang sangat rawan.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Polda Jabar, Basarnas, Hubdat dan KNKT tengah mengupayakan evakuasi bangkai bus yang terjun ke tebing sedalam 15 meter.

Diketahui, bus naas tersebut mengalami kecelakaan pada Rabu (10/3/2021) malam.

Bus yang mengangkut 59 siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang, masuk ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Malangbong.

Peristiwa itu terjadi dalam perjalanan pulang setelah melakukan ziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 27 orang tewas dan 35 orang lainnya mengalami luka berat. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Ini Penyebab Kecelakaan Bus yang Menewaskan 27 Orang di Sumedang

...
Segan Simanjuntak
Sumedang
11 Maret 2021 - 20:25 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Bangkai bus Sri Padma Kencana masuk ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Malangbong pada Rabu (10/3/2021) malam. FOTO: NTMC Polri

RILISID, Sumedang — Kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana yang menewaskan 27 orang di tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, mulai terungkap.

Ini setelah Korlantas Polri menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (11/3/2021).

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Kushariyanto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama TAA Polda Jabar akan melakukan olah data secara computerize.

"Sebelum, sesaat dan sesudah kejadian secara simulasi data akan diolah secara computerize. Dalam waktu dua hari akan ketahuan hasilnya," kata Kushariyanto dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Instagram @ntmc_polri, Kamis (11/3/2021).

Dari hasil olah TKP sementara, diduga sopir bus kurang menguasai medan jalan yang ada di tanjakan Cae, Sumedang.

"Karena bus pariwisata, sopir sepertinya tidak terbiasa melewati jalan ini. Ini jalan alternatif, bukan jalan untuk angkutan terutama bus besar. Ditambah cuaca menurut saksi gerimis dan penerangan yang kurang," jelas Kushariyanto.

Ia merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah pembatasan kendaraan besar maupun berat yang melintas karena kondisi jalan yang sangat rawan.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Polda Jabar, Basarnas, Hubdat dan KNKT tengah mengupayakan evakuasi bangkai bus yang terjun ke tebing sedalam 15 meter.

Diketahui, bus naas tersebut mengalami kecelakaan pada Rabu (10/3/2021) malam.

Bus yang mengangkut 59 siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang, masuk ke jurang di Jalan Raya Sumedang-Malangbong.

Peristiwa itu terjadi dalam perjalanan pulang setelah melakukan ziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 27 orang tewas dan 35 orang lainnya mengalami luka berat. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya