Habib Umar: Kalau Presiden Tidak Kirim Tentara, Beri Kami Senjata, Kami akan Lawan Israel
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Habib Umar: Kalau Presiden Tidak Kirim Tentara, Beri Kami Senjata, Kami akan Lawan Israel

...
Dora Afrohah
Bandarlampung
19 Mei 2021 - 19:03 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Habib Umar Assegaf saat berorasi di aksi bela Al Aqsa, Rabu (19/5/2021). Foto: Rilisi.id/Dora

RILISID, Bandarlampung — Ribuan massa aksi bela Al Aqsa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Lampung tumpah ruah di Tugu Adipura, Bandarlampung, Rabu (19/5/2021).

Terlihat banyak wanita bercadar hitam, bahkan anak-anak. Tak hanya anak kecil, balita pun turut dibawa orangtuanya dalam aksi bela Al Aqsa tersebut.

Mereka mengecam serangan Israel ke Palestina yang sampai saat ini masih terus berlangsung dan menimbulkan ratusan korban jiwa.

"Kalau Presiden tidak mau mengirim tentara, beri kami senjata, kami yang akan lawan teroris Israel,” teriak Habib Umar Assegaf dalam orasinya.

"Yang setuju Densus 88 berangkat ke Israel angkat tangannya, yang setuju tentara berangkat ke Israel angkat tangannya," lanjut Habib Umar.

Menurutnya, bahwa haram siapapun yang melecehkan Palestina karena umat Islam memiliki sejarah di negara tersebut.

"Haram bagi siapapun yang melecehkan Palestina, karena umat Islam memiliki sejarah di sana,” ujar Habib Umar disambut takbir oleh massa yang hadir.

Seruan serupa disampaikan Koordinator Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) Ustaz Royan. Ia mendesak pemerintah Indonesia mengirim pasukan militer terbaik untuk membela rakyat Palestina.

"Pemerintah seharusnya tidak hanya bersikap mengutuk keras atau hanya upaya diplomatis dengan mengirim pasukan perdamaian. Tetapi juga harus mengirimkan pasukan elit terbaik bangsa ini. Pasukan militer kita disegani oleh dunia,” katanya.

Pengiriman pasukan militer, menurut Ustaz Royan, merupakan bentuk kepedulian atas tragedi kemanusiaan di Palestina.

Pada unjuk rasa itu, Ustaz Royan mengaku telah berhasil mengumpulkan donasi sekitar Rp100 juta. Donasi terkumpul dari berbagai sumber dan para peserta aksi serta sejumlah ormas Islam di Lampung.

"Alhamdulillah terkumpul hampir mencapai Rp100 juta berupa uang dan emas dari berbagai donatur, dan ini masih terus bertambah,” tuturnya usai berorasi.

Dana donasi itu nantinya akan diserahkan kepada lima lembaga penyalur, seperti Lazdai Muhammadiyah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Hidayatullah, Dewan Dakwah, dan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Lampung.

Aksi tersebut dikawal ketat aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Bandarlampung, dan Satgas Penanganan Covid-19. (*)

Lihat video:

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Habib Umar: Kalau Presiden Tidak Kirim Tentara, Beri Kami Senjata, Kami akan Lawan Israel

...
Dora Afrohah
Bandarlampung
19 Mei 2021 - 19:03 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Habib Umar Assegaf saat berorasi di aksi bela Al Aqsa, Rabu (19/5/2021). Foto: Rilisi.id/Dora

RILISID, Bandarlampung — Ribuan massa aksi bela Al Aqsa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Lampung tumpah ruah di Tugu Adipura, Bandarlampung, Rabu (19/5/2021).

Terlihat banyak wanita bercadar hitam, bahkan anak-anak. Tak hanya anak kecil, balita pun turut dibawa orangtuanya dalam aksi bela Al Aqsa tersebut.

Mereka mengecam serangan Israel ke Palestina yang sampai saat ini masih terus berlangsung dan menimbulkan ratusan korban jiwa.

"Kalau Presiden tidak mau mengirim tentara, beri kami senjata, kami yang akan lawan teroris Israel,” teriak Habib Umar Assegaf dalam orasinya.

"Yang setuju Densus 88 berangkat ke Israel angkat tangannya, yang setuju tentara berangkat ke Israel angkat tangannya," lanjut Habib Umar.

Menurutnya, bahwa haram siapapun yang melecehkan Palestina karena umat Islam memiliki sejarah di negara tersebut.

"Haram bagi siapapun yang melecehkan Palestina, karena umat Islam memiliki sejarah di sana,” ujar Habib Umar disambut takbir oleh massa yang hadir.

Seruan serupa disampaikan Koordinator Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) Ustaz Royan. Ia mendesak pemerintah Indonesia mengirim pasukan militer terbaik untuk membela rakyat Palestina.

"Pemerintah seharusnya tidak hanya bersikap mengutuk keras atau hanya upaya diplomatis dengan mengirim pasukan perdamaian. Tetapi juga harus mengirimkan pasukan elit terbaik bangsa ini. Pasukan militer kita disegani oleh dunia,” katanya.

Pengiriman pasukan militer, menurut Ustaz Royan, merupakan bentuk kepedulian atas tragedi kemanusiaan di Palestina.

Pada unjuk rasa itu, Ustaz Royan mengaku telah berhasil mengumpulkan donasi sekitar Rp100 juta. Donasi terkumpul dari berbagai sumber dan para peserta aksi serta sejumlah ormas Islam di Lampung.

"Alhamdulillah terkumpul hampir mencapai Rp100 juta berupa uang dan emas dari berbagai donatur, dan ini masih terus bertambah,” tuturnya usai berorasi.

Dana donasi itu nantinya akan diserahkan kepada lima lembaga penyalur, seperti Lazdai Muhammadiyah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Hidayatullah, Dewan Dakwah, dan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Lampung.

Aksi tersebut dikawal ketat aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Bandarlampung, dan Satgas Penanganan Covid-19. (*)

Lihat video:

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya