Denny Siregar Siap Dibully Seminggu Karena Sumbangan Rp2 Triliun dari Akidi Tio Hoaks
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Denny Siregar Siap Dibully Seminggu Karena Sumbangan Rp2 Triliun dari Akidi Tio Hoaks

...
RILIS.ID
Jakarta
2 Agustus 2021 - 15:03 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Foto: Tangkapan layar Instagram @dennysiregar

RILISID, Jakarta — Pegiat media sosial Denny Siregar mengaku siap menerima bullyan (perundungan) terkait kasus hoaks sumbangan Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio, pengusaha sukses asal Kabupaten Aceh Timur.

Diketahui sebelumnya, keluarga Akidi Tio menyerahkan sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel).

Sumbangan tersebut diberikan oleh perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio, Prof Hardi Darmawan di Ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, pada Senin (26/7/2021) lalu.

"Hari ini dan seminggu ke depan, gua siap menerima bullyan.. Waktu dan tempat dipersilahkan.," tulis Denny Siregar sebagai caption unggahannya di akun Instagram miliknya @dennysiregar, Senin (2/8/2021).

Pada Senin (26/7/2021) atau beberapa saat setelah penyerahan sumbangan, Denny Siregar sempat memuji sumbangan dari pengusaha keturunan Tionghoa tersebut di media sosialnya, baik Twitter maupun Instagram.

"Buat sebagian orang yg rasis, mrk selalu dihina, dicurigai bahkan difitnah karena rasnya yg berbeda. Tapi ketika tiba saatnya berbuat utk negeri, apa yg mrk lakukan sungguh membuat iri. Sedangkan disana, ada yg ngaku2 pribumi, tapi lebih sibuk dgn penderitaan di luar negeri..," kicaunya.

Belakangan sumbangan Rp2 triliun yang membuat heboh jagat raya ternyata tidak benar alias hoaks. Polisi dikabarkan telah memeriksa Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio.

Sumbangan Rp2 triliun itu sempat membuat kaget Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri yang menerima secara simbolis. Turut menyaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini, dan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.

Kapolda mengaku sudah mengenal almarhum Akidi Tio dan keluarganya saat bertugas di Aceh beberapa tahun silam. Ia telah mendapatkan informasi dari perwakilan keluarga bahwa akan ada bantuan untuk penanggulangan Covid-19.

Namun, Eko mengaku terkejut ketika mengetahui sumbangan yang diberikan dengan nominal fantastis yakni sebesar Rp2 triliun.

"Mendengarnya saja kaget, apalagi melaksanakan (amanah) itu," ujarnya saat itu.

Menurut Eko, sumbangan dari keluarga mendiang Akidi Tio merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“(Sumbangan) ini adalah amanah yang sangat luar biasa dan berat sekali karena uang yang diamanahkan ini besar dan pastinya harus dipertanggungjawabkan," tuturnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Denny Siregar Siap Dibully Seminggu Karena Sumbangan Rp2 Triliun dari Akidi Tio Hoaks

...
RILIS.ID
Jakarta
2 Agustus 2021 - 15:03 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Foto: Tangkapan layar Instagram @dennysiregar

RILISID, Jakarta — Pegiat media sosial Denny Siregar mengaku siap menerima bullyan (perundungan) terkait kasus hoaks sumbangan Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio, pengusaha sukses asal Kabupaten Aceh Timur.

Diketahui sebelumnya, keluarga Akidi Tio menyerahkan sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel).

Sumbangan tersebut diberikan oleh perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio, Prof Hardi Darmawan di Ruang Rekonfu Mapolda Sumsel, pada Senin (26/7/2021) lalu.

"Hari ini dan seminggu ke depan, gua siap menerima bullyan.. Waktu dan tempat dipersilahkan.," tulis Denny Siregar sebagai caption unggahannya di akun Instagram miliknya @dennysiregar, Senin (2/8/2021).

Pada Senin (26/7/2021) atau beberapa saat setelah penyerahan sumbangan, Denny Siregar sempat memuji sumbangan dari pengusaha keturunan Tionghoa tersebut di media sosialnya, baik Twitter maupun Instagram.

"Buat sebagian orang yg rasis, mrk selalu dihina, dicurigai bahkan difitnah karena rasnya yg berbeda. Tapi ketika tiba saatnya berbuat utk negeri, apa yg mrk lakukan sungguh membuat iri. Sedangkan disana, ada yg ngaku2 pribumi, tapi lebih sibuk dgn penderitaan di luar negeri..," kicaunya.

Belakangan sumbangan Rp2 triliun yang membuat heboh jagat raya ternyata tidak benar alias hoaks. Polisi dikabarkan telah memeriksa Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio.

Sumbangan Rp2 triliun itu sempat membuat kaget Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri yang menerima secara simbolis. Turut menyaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini, dan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.

Kapolda mengaku sudah mengenal almarhum Akidi Tio dan keluarganya saat bertugas di Aceh beberapa tahun silam. Ia telah mendapatkan informasi dari perwakilan keluarga bahwa akan ada bantuan untuk penanggulangan Covid-19.

Namun, Eko mengaku terkejut ketika mengetahui sumbangan yang diberikan dengan nominal fantastis yakni sebesar Rp2 triliun.

"Mendengarnya saja kaget, apalagi melaksanakan (amanah) itu," ujarnya saat itu.

Menurut Eko, sumbangan dari keluarga mendiang Akidi Tio merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“(Sumbangan) ini adalah amanah yang sangat luar biasa dan berat sekali karena uang yang diamanahkan ini besar dan pastinya harus dipertanggungjawabkan," tuturnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya