Aspidum Kejati Jabar Dicopot Usai Penjarakan Istri Omeli Suami Mabuk
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Aspidum Kejati Jabar Dicopot Usai Penjarakan Istri Omeli Suami Mabuk

...
RILIS.ID
Jakarta
18 November 2021 - 16:05 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mencopot Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jawa Barat Dwi Hartanta.

Hal ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-781/C/11/2021 tanggal 16 November 2021.

"Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dwi Hartanta, S.H. M.H. dimutasikan sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11/2021).

Posisi Aspidum Kejati Jawa Barat (Jabar) selanjutnya diserahkan kepada Riyono sebagai Pelaksana tugas (Plt). Penunjukkan itu berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor: PRIN-1203/M.2/Cp.3/11/2021 tanggal 16 November 2021.

"Mutasi ini merupakan bentuk pelaksanaan mutasi diagonal yang dilaksanakan dalam rangka proses pemeriksaan fungsional Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, berdasarkan Pasal 29 ayat (3) Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Manajemen Karier Pegawai Kejaksaan Republik Indonesia, disebut bahwa pola karier pegawai dapat dibentuk horizontal, vertikal dan diagonal," ujar Leonard.

Sebelumnya, Jaksa Agung sempat menyoroti kasus terdakwa Valencya alias Nency Lim yang dituntut satu tahun penjara lantaran omeli mantan suaminya karena mabuk.

Jaksa Agung kemudian memerintahkan jajarannya untuk mengambil alih penanganan perkara tersebut. Pihaknya menemukan dugaan pelanggaran dalam proses penanganan kasus Valencya.

Beberapa Jaksa baik dari Kejati Jabar maupun Kejari Karawang turut diperiksa. Aspidum Kejati Jabar Dwi Hartanta langsung ditarik ke Kejagung dan dinonaktifkan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Aspidum Kejati Jabar Dicopot Usai Penjarakan Istri Omeli Suami Mabuk

...
RILIS.ID
Jakarta
18 November 2021 - 16:05 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mencopot Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jawa Barat Dwi Hartanta.

Hal ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-781/C/11/2021 tanggal 16 November 2021.

"Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dwi Hartanta, S.H. M.H. dimutasikan sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11/2021).

Posisi Aspidum Kejati Jawa Barat (Jabar) selanjutnya diserahkan kepada Riyono sebagai Pelaksana tugas (Plt). Penunjukkan itu berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor: PRIN-1203/M.2/Cp.3/11/2021 tanggal 16 November 2021.

"Mutasi ini merupakan bentuk pelaksanaan mutasi diagonal yang dilaksanakan dalam rangka proses pemeriksaan fungsional Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, berdasarkan Pasal 29 ayat (3) Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Manajemen Karier Pegawai Kejaksaan Republik Indonesia, disebut bahwa pola karier pegawai dapat dibentuk horizontal, vertikal dan diagonal," ujar Leonard.

Sebelumnya, Jaksa Agung sempat menyoroti kasus terdakwa Valencya alias Nency Lim yang dituntut satu tahun penjara lantaran omeli mantan suaminya karena mabuk.

Jaksa Agung kemudian memerintahkan jajarannya untuk mengambil alih penanganan perkara tersebut. Pihaknya menemukan dugaan pelanggaran dalam proses penanganan kasus Valencya.

Beberapa Jaksa baik dari Kejati Jabar maupun Kejari Karawang turut diperiksa. Aspidum Kejati Jabar Dwi Hartanta langsung ditarik ke Kejagung dan dinonaktifkan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya