Pemerintah Kucurkan Dana Triliunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Buru - RILIS.ID
Pemerintah Kucurkan Dana Triliunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Buru

Senin | 26/02/2018 08.28 WIB
Pemerintah Kucurkan Dana Triliunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Buru
FOTO: Dok.Gempita

RILIS.ID, Maluku – Bupati Kabupaten Buru (Maluku) Ramli Umasugi, akan memaksimalkan lahan yang ada untuk mendukung kedaulatan pangan. Menurutnya, sektor pertanian akan menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat Buru.

"Pemerintah pusat telah mengucurkan dana triliunan ke Kabupaten Buru guna percepatan kesejahteraan rakyat,"ungkapnya dalam pernyataan resmi, Minggu (25/2/2018).

Dalam hal ini, Bupati akan memaksimalkan seluruh lahan untuk perluasan penanaman padi, jagung hingga kedelai. harapannya, negara tidak perlu lagi melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan pangan Tanah Air.

"Jangankan  seribu hektare, kami siapkan 100 ribu hektare lahan perluasan tanam padi, jagung dan kedelai. Ini agar kebutuhan Pangan tidak perlu lagi Impor," Tegas Ramli Umasugi dalam sambutan Acara tanam perdana Gempita Maluku, di Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru.

Selain itu, menurut Ramli, kehadiran kaum muda melalui program Gempita, akan memicu percepatan pembangunan pertanian.

Korwil Gempita Yassir Kaisuku mengungkapkan, bantuan benih pupuk 1250 hektare kepada Gempita Buru merupakan bukti dukungan penuh Kementerian Pertanian (Kementan). Selain itu, keikutsertaan Bupati, Dandim dan Jajaran Polres, turut mendukung pembinaan dan regenerasi petani di Maluku. Terlebih pada potensi lahan yang ada, guna mendukung perluasan areal tanam baru yang ditargetkan  Kementan.

"Sebab, Gempita ini diberikan tugas berat oleh pemerintah untuk melakukan regenerasi petani, sekaligus perluasan areal tanam khususnya Jagung," jelas Yassir.

Yassir menambahkan, Mentan Amran juga menjanjikan tambahan bantuan Alat mesin pertanian apabila Bantuan yang sudah ada berhasil mendongkrak perluasan tanam . "Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh kaum muda dan masyarakat Maluku, khususnya di Kabupatan Buru". 

Dalam laporannya, Yassir mengatakan, bantuan benih diterima dari alokasi pusat mencapai 1250 kektare. Di sisi lain, kegiatan tanam sendiri sudah lama dinantikan masyarakat, apalagi atlat atau mesin pertanian sudah tiba lebih dulu. 

Pada kesempatan sama, Kornas Gempita, M Riyada memaparkan, gerakan Gempita merupakan wujud keberpihakan Negara kepada petani, Sejak Indonesia Merdeka Jokowi tegas menghormati dan memanfaatkan tanah sebagai  modal yang mesti dijaga.

"Ini saat-saat terbaik untuk mengembalikan kejayaan  Maluku, sejarah kejayaan yang dibangun di atas tanah yang super canggih memproduksi hasil pertanian," tutur Riyada.

Menurutnya, keterlibatan kaum muda melalui Gempita dengan ilmu, skill dan energi yang kembali ke pertanian akan menjadi bonus bagi seluruh rakyat Maluku.

"Gempita akan concern memenuhi kebutuhan petani dari produksi sampai  pemasaran hasil pertanian, ini bonus luar biasa dari hadirnya Kaum muda disisi Petani, Pungkasnya

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID