Senator Ini Tantang LBP: Bagaimana Jika Luhut Terlibat, Kompensasi Apa yang Diberikan kepada Rakyat Papua?
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Senator Ini Tantang LBP: Bagaimana Jika Luhut Terlibat, Kompensasi Apa yang Diberikan kepada Rakyat Papua?

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 22:50 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma menanggapi perseteruan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida.

Menurut senator Papua Barat itu, tindakan Luhut melaporkan Haris dan Fatia adalah ajang pembuktikan terkait permasalahan investasi di Papua.

“Kita selalu tim yang pernah terlibat di Pansus Papua juga menemukan persoalan investasi sebagai salah satu permasalahan kompleks di Papua," kata Filep dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021).

"Jika temuan Haris dan Fatia terbukti di pengadilan, maka persoalan ini akan dibahas secara khusus oleh tim DPD khususnya for Papua MPR RI," lanjutnya.

Dengan dilaporkannya Haris Azhar dan Fatia, masih kata Filep, dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengetahui fakta-fakta baru serta membuka fakta yang sebenarnya ke publik.

Karenanya, ia berharap aparat penegak hukum dalam hal ini Polri agar dapat menjunjung tinggi keadilan ditengah krisisnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

“Yang diperlukan sekarang ialah transparansi dan akuntabilitas semua investor yang mengeruk untung di tanah Papua. Saatnya semuanya terbuka di pengadilan. Rakyat Papua menunggu pembuktian keduanya,” tambahnya.

Filep juga menantang Luhut memberikan jaminan jika pada akhirnya tuduhan yang dilayangkan Haris Azhar benar adanya.

“Bagaimana jika Luhut benar-benar terlibat? Kompensasi apa yang akan diberikan oleh Luhut kepada rakyat Papua?,” ujarnya.

Diketahui,.Luhut melaporkan Haris dan Fatia ke Polda Metro Jaya setelah dua kali jawaban atas somasi dirasa tidak memuaskan dan Haris tidak meminta maaf.

Keduanya dilaporkan atas dugaan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, pemberitaan bohong dan/atau menyebarkan fitnah.

Dugaan tindak pidana yang dimaksud terdapat dalam video berjudul Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!! di akun Youtube Haris Azhar.

Tak cukup sampai di situ, Luhut juga menggugat perdata Haris Azhar dan Fatia Maulida sebesar Rp100 miliar.

Melalui kuasa hukumnya Luhut mengatakan bahwa jika gugatan tersebut dikabulkan oleh pengadilan, maka seluruh uang tersebut akan diberikan kepada masyarakat Papua. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Senator Ini Tantang LBP: Bagaimana Jika Luhut Terlibat, Kompensasi Apa yang Diberikan kepada Rakyat Papua?

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 22:50 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komite I DPD RI Filep Wamafma menanggapi perseteruan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida.

Menurut senator Papua Barat itu, tindakan Luhut melaporkan Haris dan Fatia adalah ajang pembuktikan terkait permasalahan investasi di Papua.

“Kita selalu tim yang pernah terlibat di Pansus Papua juga menemukan persoalan investasi sebagai salah satu permasalahan kompleks di Papua," kata Filep dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021).

"Jika temuan Haris dan Fatia terbukti di pengadilan, maka persoalan ini akan dibahas secara khusus oleh tim DPD khususnya for Papua MPR RI," lanjutnya.

Dengan dilaporkannya Haris Azhar dan Fatia, masih kata Filep, dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengetahui fakta-fakta baru serta membuka fakta yang sebenarnya ke publik.

Karenanya, ia berharap aparat penegak hukum dalam hal ini Polri agar dapat menjunjung tinggi keadilan ditengah krisisnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

“Yang diperlukan sekarang ialah transparansi dan akuntabilitas semua investor yang mengeruk untung di tanah Papua. Saatnya semuanya terbuka di pengadilan. Rakyat Papua menunggu pembuktian keduanya,” tambahnya.

Filep juga menantang Luhut memberikan jaminan jika pada akhirnya tuduhan yang dilayangkan Haris Azhar benar adanya.

“Bagaimana jika Luhut benar-benar terlibat? Kompensasi apa yang akan diberikan oleh Luhut kepada rakyat Papua?,” ujarnya.

Diketahui,.Luhut melaporkan Haris dan Fatia ke Polda Metro Jaya setelah dua kali jawaban atas somasi dirasa tidak memuaskan dan Haris tidak meminta maaf.

Keduanya dilaporkan atas dugaan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, pemberitaan bohong dan/atau menyebarkan fitnah.

Dugaan tindak pidana yang dimaksud terdapat dalam video berjudul Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!! di akun Youtube Haris Azhar.

Tak cukup sampai di situ, Luhut juga menggugat perdata Haris Azhar dan Fatia Maulida sebesar Rp100 miliar.

Melalui kuasa hukumnya Luhut mengatakan bahwa jika gugatan tersebut dikabulkan oleh pengadilan, maka seluruh uang tersebut akan diberikan kepada masyarakat Papua. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya