Kapolda Banten dan Oknum Polisi yang Smackdown Mahasiswa Minta Maaf
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kapolda Banten dan Oknum Polisi yang Smackdown Mahasiswa Minta Maaf

...
RILIS.ID
Tangerang
13 Oktober 2021 - 21:22 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Oknum polisi Brigadir NP minta maaf kepada mahasiswa MFA. Foto: Istimewa

RILISID, Tangerang — Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyampaikan permohonan maafnya kepada mahasiswa MFA, yang dibanting oknum polisi saat berunjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Selain minta maaf, Kapolda juga berjanji akan menindak tegas oknum polisi Brigadir NP sesuai peraturan yang berlaku.

”Kapolda Banten meminta maaf secara langsung kepada Sdr. MFA dan orangtuanya atas tindakan pengamanan oknum Polresta Tangerang yang tidak prosedural dan akan menindak tegas setiap pelanggaran prosedur pengamanan aksi unjuk rasa,” demikian keterangan Kapolda Banten melalui akun resmi Twitter @humas_poldabanten, dikutip pada Rabu malam.


Senada dengan Kapolda, Brigadir NP juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada MFA dan orangtuanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kebesaran hati MFA dan orangtuanya yang sudah membukakan pintu maaf atas perbuatannya.

”Saya minta maaf kepada Mas Fariz dan keluarga atas perbuatan saya, dan saya juga bertanggung jawab atas perbuatan saya,” ucap Brigadir NP dalam video yang beredar.

Sebelumnya, aksi smackdown yang Brigadir NP kepada MFA saat unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/2021) siang, viral di media sosial.

Warganet pun beramai-ramai mengecam perbuatan Brigadir NP dengan kata “Biadab” dan “Smackdown” hingga kicauan tersebut menjadi trending topik di Twitter.

"Aparat smackdown mahasiswa scr biadab hingga kejang..Aktivis & tokoh 98 yang kini berkuasa pada kemana ya kok bungkam.. YTH prof @mohmahfudmd dimana tanggung jawab anda 🙏🙏," kata seorang warganet.

"Ada apa Dengan Kalian wahai aparat,..??? kenapa Biadab sekali sama Mahasiswa,...??? katanya melayani dan melindungi,...SIAPA,...???," ujar warganet yang lain.

"Jika ada kalimat yg lebih biadab, akan gw tulis...," komentar warganet.

"Gw berharap hukum Asbab (Sebab-Akibat) berlaku utk para keparat biadab itu. Entah dia dpt hukuman dunia akhirat, atw anak2 nya diperlakukan yg sama sadisnya kek gini. Biar dia tau pilunya perasaan orngtua liat anknya disiksa bgtu. Ga manusiawi. Wajarlah bila gw sebut dia NAJEES!!," komentar warganet lainnya.

"Innalillahi wa Inna ilaihi roji'un...astaghfirullah....kejam , biadab kalian @DivHumas_Polri seenak nya main banting2 aja !! 😡😡 Sebagai org tua yg juga punya anak mahasiswa, sakit hati saya lihat nya. Sebagai presiden dan jg org tua, sakit hati ga anda melihat nya pak @jokowi?," ujar warganet yang lain. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kapolda Banten dan Oknum Polisi yang Smackdown Mahasiswa Minta Maaf

...
RILIS.ID
Tangerang
13 Oktober 2021 - 21:22 WIB
Peristiwa | RILISID
...
Oknum polisi Brigadir NP minta maaf kepada mahasiswa MFA. Foto: Istimewa

RILISID, Tangerang — Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyampaikan permohonan maafnya kepada mahasiswa MFA, yang dibanting oknum polisi saat berunjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Selain minta maaf, Kapolda juga berjanji akan menindak tegas oknum polisi Brigadir NP sesuai peraturan yang berlaku.

”Kapolda Banten meminta maaf secara langsung kepada Sdr. MFA dan orangtuanya atas tindakan pengamanan oknum Polresta Tangerang yang tidak prosedural dan akan menindak tegas setiap pelanggaran prosedur pengamanan aksi unjuk rasa,” demikian keterangan Kapolda Banten melalui akun resmi Twitter @humas_poldabanten, dikutip pada Rabu malam.


Senada dengan Kapolda, Brigadir NP juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada MFA dan orangtuanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kebesaran hati MFA dan orangtuanya yang sudah membukakan pintu maaf atas perbuatannya.

”Saya minta maaf kepada Mas Fariz dan keluarga atas perbuatan saya, dan saya juga bertanggung jawab atas perbuatan saya,” ucap Brigadir NP dalam video yang beredar.

Sebelumnya, aksi smackdown yang Brigadir NP kepada MFA saat unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/2021) siang, viral di media sosial.

Warganet pun beramai-ramai mengecam perbuatan Brigadir NP dengan kata “Biadab” dan “Smackdown” hingga kicauan tersebut menjadi trending topik di Twitter.

"Aparat smackdown mahasiswa scr biadab hingga kejang..Aktivis & tokoh 98 yang kini berkuasa pada kemana ya kok bungkam.. YTH prof @mohmahfudmd dimana tanggung jawab anda 🙏🙏," kata seorang warganet.

"Ada apa Dengan Kalian wahai aparat,..??? kenapa Biadab sekali sama Mahasiswa,...??? katanya melayani dan melindungi,...SIAPA,...???," ujar warganet yang lain.

"Jika ada kalimat yg lebih biadab, akan gw tulis...," komentar warganet.

"Gw berharap hukum Asbab (Sebab-Akibat) berlaku utk para keparat biadab itu. Entah dia dpt hukuman dunia akhirat, atw anak2 nya diperlakukan yg sama sadisnya kek gini. Biar dia tau pilunya perasaan orngtua liat anknya disiksa bgtu. Ga manusiawi. Wajarlah bila gw sebut dia NAJEES!!," komentar warganet lainnya.

"Innalillahi wa Inna ilaihi roji'un...astaghfirullah....kejam , biadab kalian @DivHumas_Polri seenak nya main banting2 aja !! 😡😡 Sebagai org tua yg juga punya anak mahasiswa, sakit hati saya lihat nya. Sebagai presiden dan jg org tua, sakit hati ga anda melihat nya pak @jokowi?," ujar warganet yang lain. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya