Jumat Keramat, Mantan Kadis-Rekanan Ditahan Terkait Korupsi Pengadaan Benih Jagung
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Jumat Keramat, Mantan Kadis-Rekanan Ditahan Terkait Korupsi Pengadaan Benih Jagung

...
RILIS.ID
Bandarlampung
17 September 2021 - 19:56 WIB
Breaking News | RILISID
...
Edi Yanto (kaus hitam) dan Imam Mashuri (kaus putih) ditahan Kejati, Jumat (17/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menahan dua tersangka kasus korupsi pengadaan bantuan benih jagung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian tahun anggaran 2017, Jumat (17/9/2021).

Keduanya adalah Edi Yanto, mantan Asisten II Pemprov Lampung dan seorang rekanan bernama Imam Mashuri.

"Hari ini penyidik melimpahkan Edi Yanto dan Imam Mashuri, yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan bantuan benih jagung untuk Provinsi Lampung tahun anggaran 2017," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021).

Sebagai informasi, Edi Yanto yang merupakan mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung periode 2017 dan Imam Mashuri ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Oktober 2020 lalu.

Selain keduanya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Herlin Retnowati juga ditetapkan menjadi tersangka. Herlin meninggal dunia pada 2 September 2021 lalu.

Kasus ini bermula dari penyelidikan Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Penanganan dan Penyelesaian Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) bentukan Kejagung RI pada tahun lalu.

Dari hasil penyelidikan, kasus tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan karena ditemukan kerugian negara yang diprediksi mencapai miliaran rupiah.

Dalam pengadaan bantuan benih jagung, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan mengalokasikan anggaran sebesar Rp170 miliar untuk seluruh daerah di Indonesia. Termasuk Lampung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Jumat Keramat, Mantan Kadis-Rekanan Ditahan Terkait Korupsi Pengadaan Benih Jagung

...
RILIS.ID
Bandarlampung
17 September 2021 - 19:56 WIB
Breaking News | RILISID
...
Edi Yanto (kaus hitam) dan Imam Mashuri (kaus putih) ditahan Kejati, Jumat (17/9/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menahan dua tersangka kasus korupsi pengadaan bantuan benih jagung Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian tahun anggaran 2017, Jumat (17/9/2021).

Keduanya adalah Edi Yanto, mantan Asisten II Pemprov Lampung dan seorang rekanan bernama Imam Mashuri.

"Hari ini penyidik melimpahkan Edi Yanto dan Imam Mashuri, yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan bantuan benih jagung untuk Provinsi Lampung tahun anggaran 2017," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/9/2021).

Sebagai informasi, Edi Yanto yang merupakan mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung periode 2017 dan Imam Mashuri ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Oktober 2020 lalu.

Selain keduanya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Herlin Retnowati juga ditetapkan menjadi tersangka. Herlin meninggal dunia pada 2 September 2021 lalu.

Kasus ini bermula dari penyelidikan Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Penanganan dan Penyelesaian Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) bentukan Kejagung RI pada tahun lalu.

Dari hasil penyelidikan, kasus tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan karena ditemukan kerugian negara yang diprediksi mencapai miliaran rupiah.

Dalam pengadaan bantuan benih jagung, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan mengalokasikan anggaran sebesar Rp170 miliar untuk seluruh daerah di Indonesia. Termasuk Lampung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya