Wisma Haji Pondok Gede Disiapkan Rawat Pasien Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Wisma Haji Pondok Gede Disiapkan Rawat Pasien Covid-19

...
RILIS.ID
Jakarta
6 Juli 2021 - 13:38 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Ilustrasi Rilis.id

RILISID, Jakarta — Pemerintah tengah menyiapkan Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sebagai tempat penanganan pasien Covid-19 dengan kapasitas 950 tempat tidur.

Informasi ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 yang dipimpin Presiden Jokowi, secara virtual, Selasa (6/7/2021).

"Mudah-mudahan itu bisa beres dalam dua hari ke depan, sehingga 900 tempat tidur baru bisa kita buka. Ditambah ada 50 tempat tidur ICU bekerja sama dengan Kementerian BUMN, terima kasih dengan Pak Erick Thohir, juga di Wisma Haji kita akan persiapkan,” ujarnya yang dikutip dari setkab.go.id.

Budi memaparkan, pemerintah juga menambahkan kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet dan membuka tempat isolasi terpusat lainnya di Rusun Nagrak dan Rusun Pasar Rumput.

"Dengan demikian, bisa kita tampung untuk masuk ke tempat tidur isolasi terpusat atau juga masuk ke tempat tidur rumah sakit. Tempat tidur isolasi terpusat ada tadi sekitar 7.000-an. Sedangkan tempat tidur rumah sakit ada sekitar tambahan 950-an," paparnya.

Menkes melanjutkan, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) melalui layanan telemedicine. Layanan telemedicine yang diselenggarakan Kemenkes bekerja sama dengan 11 platform telemedicine ini untuk sementara layanan ini baru berlaku untuk wilayah DKI Jakarta.

"Tujuannya agar mereka (pasien isoman) bisa tetap berkonsultasi dengan dokter dan bisa mendapat pelayanan obat gratis dari Kemenkes. Juga berlaku untuk orang yang sudah positif terkena Covid-19 yang dikonfirmasi di data lab yang ada di database-nya Kemenkes. Kalau mereka kemudian konsultasi ke telemedicine akan digratiskan oleh telemedicine dan obatnya akan digratiskan dari kita,” jelasnya.

Budi menambahkan, Presiden Jokowi menginstruksikan agar penanganan Covid-19 melalui peningkatan kapasitas rumah sakit, penyediaan isolasi terpusat, dan dukungan bagi pasien Covid-19 diterapkan juga di daerah lainnya di Tanah Air.

"Strategi ini, baik yang rumah sakit, tempat tidur isolasi maupun isolasi mandiri akan kita replikasikan ke daerah lain sesuai arahan Bapak Presiden,” tutupnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Wisma Haji Pondok Gede Disiapkan Rawat Pasien Covid-19

...
RILIS.ID
Jakarta
6 Juli 2021 - 13:38 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Ilustrasi Rilis.id

RILISID, Jakarta — Pemerintah tengah menyiapkan Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sebagai tempat penanganan pasien Covid-19 dengan kapasitas 950 tempat tidur.

Informasi ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 yang dipimpin Presiden Jokowi, secara virtual, Selasa (6/7/2021).

"Mudah-mudahan itu bisa beres dalam dua hari ke depan, sehingga 900 tempat tidur baru bisa kita buka. Ditambah ada 50 tempat tidur ICU bekerja sama dengan Kementerian BUMN, terima kasih dengan Pak Erick Thohir, juga di Wisma Haji kita akan persiapkan,” ujarnya yang dikutip dari setkab.go.id.

Budi memaparkan, pemerintah juga menambahkan kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet dan membuka tempat isolasi terpusat lainnya di Rusun Nagrak dan Rusun Pasar Rumput.

"Dengan demikian, bisa kita tampung untuk masuk ke tempat tidur isolasi terpusat atau juga masuk ke tempat tidur rumah sakit. Tempat tidur isolasi terpusat ada tadi sekitar 7.000-an. Sedangkan tempat tidur rumah sakit ada sekitar tambahan 950-an," paparnya.

Menkes melanjutkan, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) melalui layanan telemedicine. Layanan telemedicine yang diselenggarakan Kemenkes bekerja sama dengan 11 platform telemedicine ini untuk sementara layanan ini baru berlaku untuk wilayah DKI Jakarta.

"Tujuannya agar mereka (pasien isoman) bisa tetap berkonsultasi dengan dokter dan bisa mendapat pelayanan obat gratis dari Kemenkes. Juga berlaku untuk orang yang sudah positif terkena Covid-19 yang dikonfirmasi di data lab yang ada di database-nya Kemenkes. Kalau mereka kemudian konsultasi ke telemedicine akan digratiskan oleh telemedicine dan obatnya akan digratiskan dari kita,” jelasnya.

Budi menambahkan, Presiden Jokowi menginstruksikan agar penanganan Covid-19 melalui peningkatan kapasitas rumah sakit, penyediaan isolasi terpusat, dan dukungan bagi pasien Covid-19 diterapkan juga di daerah lainnya di Tanah Air.

"Strategi ini, baik yang rumah sakit, tempat tidur isolasi maupun isolasi mandiri akan kita replikasikan ke daerah lain sesuai arahan Bapak Presiden,” tutupnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya