Varian Baru Covid-19 dari Inggris dan Afrika Masuk Jatim, Dibawa PMI asal Malaysia
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Varian Baru Covid-19 dari Inggris dan Afrika Masuk Jatim, Dibawa PMI asal Malaysia

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
17 Mei 2021 - 12:49 WIB
Nasional | RILISID
...
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

RILISID, Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan dua kasus varian baru mutasi virus corona (Covid-19) di Jawa Timur (Jatim).

Kedua varian baru Covid-19 itu adalah B.1.1.7 asal Inggris dan B.1.351 asal Afrika Selatan. Keduanya ditemukan pada pekan lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kedua varian baru Covid-19 itu dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia.

"Dua-duanya (varian baru Covid-19) terjadi di Jawa Timur, dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia. Mereka membawa satu mutasi dari Afrika Selatan, satu mutasi dari London," kata Budi dalam keterangan persnya yang dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Menkes menegaskan bahwa penularan varian baru Covid-19 lebih tinggi. Karenanya, ia meminta masyarakat untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu, kepala daerah dan pemangku kepentingan di daerah untuk menjalankan protokol PPKM mikro sebaik-baiknya.

"Demikian juga testing dan tracing, WHO sudah memberikan guiden (panduan) untuk setiap unit terkecil harus minimal 1 per 1.000 orang ditesting per minggu. Jadi per harinya harus 40 ribu orang harus dites. Itu yang berlaku juga di seluruh unit-unit terkecil di kabupaten, kotamadya maupun provinsi," jelas Budi.

Tak hanya itu, lanjutnya, tracing juga harus dijalankan. Karena yang ditesting adalah testing epidemiologi untuk memastikan orang yang kontak erat atau terduga terpapar Covid-19.

"Suka atau tidak suka mutasi virus baru ini sudah masuk ke Indonesia," ujar Menkes.

Sebelumnya, tiga varian baru dari mutasi Covid-19 sudah masuk ke 19 provinsi di Indonesia. Yakni  B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan dan B.1.617 dari India.

Untuk varian B.1.617 terjadi di Kepulauan Riau dan DKI Jakarta dengan masing-masing satu kasus. Disusul satu kasus varian B.1.351 di Bali, lima kasus varian B.1.1.7 di Jawa Barat.

Kemudian Sumatera Utara (2), Sumatera Selatan (1), Banten (1), Jawa Timur (1), Bali (1), Kalimantan Timur (1).(*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Varian Baru Covid-19 dari Inggris dan Afrika Masuk Jatim, Dibawa PMI asal Malaysia

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
17 Mei 2021 - 12:49 WIB
Nasional | RILISID
...
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

RILISID, Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan dua kasus varian baru mutasi virus corona (Covid-19) di Jawa Timur (Jatim).

Kedua varian baru Covid-19 itu adalah B.1.1.7 asal Inggris dan B.1.351 asal Afrika Selatan. Keduanya ditemukan pada pekan lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kedua varian baru Covid-19 itu dibawa oleh pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia.

"Dua-duanya (varian baru Covid-19) terjadi di Jawa Timur, dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia. Mereka membawa satu mutasi dari Afrika Selatan, satu mutasi dari London," kata Budi dalam keterangan persnya yang dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Menkes menegaskan bahwa penularan varian baru Covid-19 lebih tinggi. Karenanya, ia meminta masyarakat untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu, kepala daerah dan pemangku kepentingan di daerah untuk menjalankan protokol PPKM mikro sebaik-baiknya.

"Demikian juga testing dan tracing, WHO sudah memberikan guiden (panduan) untuk setiap unit terkecil harus minimal 1 per 1.000 orang ditesting per minggu. Jadi per harinya harus 40 ribu orang harus dites. Itu yang berlaku juga di seluruh unit-unit terkecil di kabupaten, kotamadya maupun provinsi," jelas Budi.

Tak hanya itu, lanjutnya, tracing juga harus dijalankan. Karena yang ditesting adalah testing epidemiologi untuk memastikan orang yang kontak erat atau terduga terpapar Covid-19.

"Suka atau tidak suka mutasi virus baru ini sudah masuk ke Indonesia," ujar Menkes.

Sebelumnya, tiga varian baru dari mutasi Covid-19 sudah masuk ke 19 provinsi di Indonesia. Yakni  B.1.1.7 dari Inggris, B.1.351 dari Afrika Selatan dan B.1.617 dari India.

Untuk varian B.1.617 terjadi di Kepulauan Riau dan DKI Jakarta dengan masing-masing satu kasus. Disusul satu kasus varian B.1.351 di Bali, lima kasus varian B.1.1.7 di Jawa Barat.

Kemudian Sumatera Utara (2), Sumatera Selatan (1), Banten (1), Jawa Timur (1), Bali (1), Kalimantan Timur (1).(*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya