Tinjau Vaksinasi Bareng Ganjar, Jokowi Tak Hadiri Penganugerahan Profesor Megawati
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Tinjau Vaksinasi Bareng Ganjar, Jokowi Tak Hadiri Penganugerahan Profesor Megawati

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
11 Juni 2021 - 14:15 WIB
Nasional | RILISID
...
Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, pada 20 Februari 2018. FOTO: DOK RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menghadiri acara penganugerahan gelar profesor untuk Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Universitas Pertahanan (Unhan), Jumat (11/6/2021).

Berdasarkan siaran langsung yang ditayangkan YouTube PDI Perjuangan, Jokowi tampak tidak hadir dalam acara penganugerahan gelar profesor untuk Megawati.

Padahal acara tersebut dihadiri sejumlah petinggi lembaga negara. Di antaranya Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Sementara, Presiden Jokowi justru bertolak ke Jawa Tengah. Bersama Ibu Negara Iriana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan kunjungan kerja menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600 pada Jumat pagi.

Di Jawa Tengah, Jokowi melakukan sejumlah kunjungan. Seperti meninjau perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga.

Kemudian meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan vaksinasi menyasar sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari pekerja pelabuhan, masyarakat di sekitar pelabuhan, hingga warga difabel.

"Siang hari ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 1.000 orang, yang kita targetkan nanti satu minggu ini 4.000,” ucapnya dalam keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, Pelabuhan Tanjung Emas memiliki tingkat aktivitas dan interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi, mulai dari aktivitas bongkar muat, pergerakan kapal, pergerakan penumpang, hingga aktivitas petugas-petugas yang ada di pelabuhan.

Kepala Negara berharap vaksinasi dapat menciptakan kekebalan komunal memberikan pelindungan bagi pekerja dan masyarakat sekitar pelabuhan.

"Kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini bisa melindungi para petugas, para pelayan publik, para  pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas dan kita harapkan segera terjadi kekebalan komunal (herd immunity). Kita berharap semuanya, penyebaran Covid-19 bisa kita hambat dan kita hilangkan,” pungkasnya. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Tinjau Vaksinasi Bareng Ganjar, Jokowi Tak Hadiri Penganugerahan Profesor Megawati

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
11 Juni 2021 - 14:15 WIB
Nasional | RILISID
...
Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, pada 20 Februari 2018. FOTO: DOK RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menghadiri acara penganugerahan gelar profesor untuk Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Universitas Pertahanan (Unhan), Jumat (11/6/2021).

Berdasarkan siaran langsung yang ditayangkan YouTube PDI Perjuangan, Jokowi tampak tidak hadir dalam acara penganugerahan gelar profesor untuk Megawati.

Padahal acara tersebut dihadiri sejumlah petinggi lembaga negara. Di antaranya Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Sementara, Presiden Jokowi justru bertolak ke Jawa Tengah. Bersama Ibu Negara Iriana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan kunjungan kerja menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600 pada Jumat pagi.

Di Jawa Tengah, Jokowi melakukan sejumlah kunjungan. Seperti meninjau perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga.

Kemudian meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan vaksinasi menyasar sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari pekerja pelabuhan, masyarakat di sekitar pelabuhan, hingga warga difabel.

"Siang hari ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 1.000 orang, yang kita targetkan nanti satu minggu ini 4.000,” ucapnya dalam keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, Pelabuhan Tanjung Emas memiliki tingkat aktivitas dan interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi, mulai dari aktivitas bongkar muat, pergerakan kapal, pergerakan penumpang, hingga aktivitas petugas-petugas yang ada di pelabuhan.

Kepala Negara berharap vaksinasi dapat menciptakan kekebalan komunal memberikan pelindungan bagi pekerja dan masyarakat sekitar pelabuhan.

"Kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini bisa melindungi para petugas, para pelayan publik, para  pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas dan kita harapkan segera terjadi kekebalan komunal (herd immunity). Kita berharap semuanya, penyebaran Covid-19 bisa kita hambat dan kita hilangkan,” pungkasnya. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya