Terpilih Ketua Kadin, Arsjad Rasjid: Segera Bentuk Kepengurusan dan Bantu Pemerintah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Terpilih Ketua Kadin, Arsjad Rasjid: Segera Bentuk Kepengurusan dan Bantu Pemerintah

...
RILIS.ID
Jakarta
26 Juli 2021 - 12:21 WIB
Nasional | RILISID
...
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (tengah) bersama Ketua Pelaksana Munas Kadin VIII Adi Sulistyo (ketiga kiri), Pimpinan Sidang Munas Kadin VIII Latuconsina dan pegurus lainnya usai penandatanganan Laporan Munas di Menara Kadin Jakarta. FOTO: Humas Kadin

RILISID, Jakarta — Laporan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang menghasilkan Arsjad Rasjid sebagai ketua umum rumah besar para pengusaha itu, pada Jumat (23/7/2021) lalu, selesai ditandatangani oleh para panitia munas.

Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, usai acara penandatanganan laporan di Menara Kadin, Jakarta Selatan, mengatakan penandatanganan laporan hari ini adalah momentum bagi organisasi yang ia pimpin untuk bekerja lebih keras lagi, demi menyelesaikan semua tanggungjawab.

“Setelah penandatanganan hari ini, salah satu hal yang akan dilakukan kedepannya adalah membentuk kepengurusan, dan Kadin Indonesia bisa lebih efektif lagi bergerak,” ujar Arsjad dalam siaran tertulisnya, Senin (26/7/2021).

Tugas Kadin Indonesia yang tidak mudah saat ini, menurut Arsjad adalah ikut membantu pemerintah, menanggulangi permasalahan pandemi covid-19. Ia mengatakan bahwa pihaknya masih terus mendorong program Vaksinasi Gotong Royong, yang bertujuan membantu pemerintah mengejar target vaksinasi nasional, tanpa membebani APBN.

“Kadin juga membantu menyelesaikan permasalahan kelangkaan tabung oksigen, dan kita juga ikut membangun pusat-pusat pengisian oksigen untuk masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Selain itu, tugas Kadin yang tidak kalah beratnya adalah membantu pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kata dia, permasalahan kesehatan dan permasalahan ekonomi adalah dua hal yang harus bisa diselesaikan berbarengan.

“Saya juga ingin menegaskan, bahwa Kadin adalah rumah bagi semua pihak. Rumah bagi para pengusaha dari berbagai macam latar belakang. Tidak ada kelompok atau kubu-kubuan di Kadin, semuanya adalah satu,” tegasnya.

Ketua Penyelenggara Munas Kadin Adisatrya Sulisto mengatakan bahwa penandatanganan hari ini, adalah bagian dari tata tertib organisasi yang harus dilakukan.

“Kalau dari saya tentunya sebagai ketua penyelenggara menyampaikan laporan munas ke delapan Kadin, dan dari teman-teman pimpinan sidang, menyampaikan hasil persidangan, karena ini semua bagian penting dari munas," terangnya.

Ia mengatakan bahwa kedepannya, Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru bisa menyusun kepengurusan. Hal tersebut menurutnya juga sudah ia sampaikan langsung ke Arsjad Rasjid, dan sudah disepakati menjadi prioritas tugas ketua umum yang baru.

"Tadi sudah disampaikan, bahwa prioritasnya sekarang adalah kepengurusan kadin 2021-2026, harus segera ditetapkan, Pak ketua umum tidak bisa bekerja sendiri, harus dibantu segera oleh pengurus," ujarnya.

Muhammad Armyn Syarif Latuconsia, yang juga ikut menandatangani laporan hari ini, menambahkan bahwa ia sangat berharap di bawah kepemimpinan Arsjad Rasjid, Kadin Indonesia bisa lebih efektif lagi membantu menyelesaikan permasalahan bangsa, terutama permasalahan pandemi covid-19. (*)

Editor : Rilis

TAG:

Berita Lainnya

Terpilih Ketua Kadin, Arsjad Rasjid: Segera Bentuk Kepengurusan dan Bantu Pemerintah

...
RILIS.ID
Jakarta
26 Juli 2021 - 12:21 WIB
Nasional | RILISID
...
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (tengah) bersama Ketua Pelaksana Munas Kadin VIII Adi Sulistyo (ketiga kiri), Pimpinan Sidang Munas Kadin VIII Latuconsina dan pegurus lainnya usai penandatanganan Laporan Munas di Menara Kadin Jakarta. FOTO: Humas Kadin

RILISID, Jakarta — Laporan Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang menghasilkan Arsjad Rasjid sebagai ketua umum rumah besar para pengusaha itu, pada Jumat (23/7/2021) lalu, selesai ditandatangani oleh para panitia munas.

Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, usai acara penandatanganan laporan di Menara Kadin, Jakarta Selatan, mengatakan penandatanganan laporan hari ini adalah momentum bagi organisasi yang ia pimpin untuk bekerja lebih keras lagi, demi menyelesaikan semua tanggungjawab.

“Setelah penandatanganan hari ini, salah satu hal yang akan dilakukan kedepannya adalah membentuk kepengurusan, dan Kadin Indonesia bisa lebih efektif lagi bergerak,” ujar Arsjad dalam siaran tertulisnya, Senin (26/7/2021).

Tugas Kadin Indonesia yang tidak mudah saat ini, menurut Arsjad adalah ikut membantu pemerintah, menanggulangi permasalahan pandemi covid-19. Ia mengatakan bahwa pihaknya masih terus mendorong program Vaksinasi Gotong Royong, yang bertujuan membantu pemerintah mengejar target vaksinasi nasional, tanpa membebani APBN.

“Kadin juga membantu menyelesaikan permasalahan kelangkaan tabung oksigen, dan kita juga ikut membangun pusat-pusat pengisian oksigen untuk masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Selain itu, tugas Kadin yang tidak kalah beratnya adalah membantu pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kata dia, permasalahan kesehatan dan permasalahan ekonomi adalah dua hal yang harus bisa diselesaikan berbarengan.

“Saya juga ingin menegaskan, bahwa Kadin adalah rumah bagi semua pihak. Rumah bagi para pengusaha dari berbagai macam latar belakang. Tidak ada kelompok atau kubu-kubuan di Kadin, semuanya adalah satu,” tegasnya.

Ketua Penyelenggara Munas Kadin Adisatrya Sulisto mengatakan bahwa penandatanganan hari ini, adalah bagian dari tata tertib organisasi yang harus dilakukan.

“Kalau dari saya tentunya sebagai ketua penyelenggara menyampaikan laporan munas ke delapan Kadin, dan dari teman-teman pimpinan sidang, menyampaikan hasil persidangan, karena ini semua bagian penting dari munas," terangnya.

Ia mengatakan bahwa kedepannya, Ketua Umum Kadin Indonesia yang baru bisa menyusun kepengurusan. Hal tersebut menurutnya juga sudah ia sampaikan langsung ke Arsjad Rasjid, dan sudah disepakati menjadi prioritas tugas ketua umum yang baru.

"Tadi sudah disampaikan, bahwa prioritasnya sekarang adalah kepengurusan kadin 2021-2026, harus segera ditetapkan, Pak ketua umum tidak bisa bekerja sendiri, harus dibantu segera oleh pengurus," ujarnya.

Muhammad Armyn Syarif Latuconsia, yang juga ikut menandatangani laporan hari ini, menambahkan bahwa ia sangat berharap di bawah kepemimpinan Arsjad Rasjid, Kadin Indonesia bisa lebih efektif lagi membantu menyelesaikan permasalahan bangsa, terutama permasalahan pandemi covid-19. (*)

Editor : Rilis

TAG:

Berita Lainnya