Suhajar Diantoro Jadi Plt Sekjen Kemendagri Gantikan Almarhum Hudori
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Suhajar Diantoro Jadi Plt Sekjen Kemendagri Gantikan Almarhum Hudori

...
RILIS.ID
Jakarta
26 Oktober 2021 - 15:16 WIB
Nasional | RILISID
...
Mendagri Tito Karnavian menyerahkan SK Plt Sekjen kepada Suhajar Diantoro. Foto: Ist

RILISID, Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menunjuk Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Suhajar menggantikan posisi Muhammad Hudori yang meninggal pada Minggu (24/10/2021).

Mendagri menjelaskan, kekosongan posisi Sekjen Kemendagri harus segera diisi. Ini mengingat jabatan itu sangat penting.

Tito menganalogikan jabatan tersebut serupa jantung bagi Kemendagri. Keberadaan Sekjen sangat dibutuhkan dalam membantu pelaksanaan tugas seorang menteri.

Terlebih di Kemendagri tidak ada jabatan wakil menteri, sehingga Sekjen menjadi orang kedua setelah Mendagri.

“Untuk itulah saya tidak mau terlalu lama juga (jabatan Sekjen kosong), karena akan berat bagi saya sendirian,” ujarnya saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Sekjen Kemendagri, Selasa (26/10/2021).

Tito mengungkapkan alasannya memilih Suhajar sebagai Plt Sekjen Kemendagri. Menurutnya, Suhajar memiliki banyak pengalaman, salah satunya pernah menjadi Plt Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan juga Penjabat Gubernur Kepulauan Riau.

Mendagri juga sempat menunjuk Suhajar sebagai Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil).

Saat menjabat posisi tersebut, berbagai pekerjaan seperti menyangkut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Instruksi Mendagri soal PPKM, dan lainnya turut dikerjakan Suhajar.

Lebih lanjut, Tito berpesan agar Suhajar dapat melakukan rapat tiap minggu membahas belanja komponen Kemendagri.

Ia meminta agar belanja komponen terus dipantau dan dilihat siapa yang paling rendah angkanya. Langkah itu dilakukan agar belanja komponen hingga akhir tahun, tidak lebih rendah dari tahun 2020.

Dengan adanya Plt Sekjen Kemendagri, maka kegiatan organisasi dapat tetap berjalan.

Terakhir, Tito meminta agar semua pihak bisa mendukung pekerjaan yang dilakukan Plt Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Suhajar Diantoro Jadi Plt Sekjen Kemendagri Gantikan Almarhum Hudori

...
RILIS.ID
Jakarta
26 Oktober 2021 - 15:16 WIB
Nasional | RILISID
...
Mendagri Tito Karnavian menyerahkan SK Plt Sekjen kepada Suhajar Diantoro. Foto: Ist

RILISID, Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menunjuk Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Suhajar menggantikan posisi Muhammad Hudori yang meninggal pada Minggu (24/10/2021).

Mendagri menjelaskan, kekosongan posisi Sekjen Kemendagri harus segera diisi. Ini mengingat jabatan itu sangat penting.

Tito menganalogikan jabatan tersebut serupa jantung bagi Kemendagri. Keberadaan Sekjen sangat dibutuhkan dalam membantu pelaksanaan tugas seorang menteri.

Terlebih di Kemendagri tidak ada jabatan wakil menteri, sehingga Sekjen menjadi orang kedua setelah Mendagri.

“Untuk itulah saya tidak mau terlalu lama juga (jabatan Sekjen kosong), karena akan berat bagi saya sendirian,” ujarnya saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Sekjen Kemendagri, Selasa (26/10/2021).

Tito mengungkapkan alasannya memilih Suhajar sebagai Plt Sekjen Kemendagri. Menurutnya, Suhajar memiliki banyak pengalaman, salah satunya pernah menjadi Plt Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan juga Penjabat Gubernur Kepulauan Riau.

Mendagri juga sempat menunjuk Suhajar sebagai Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil).

Saat menjabat posisi tersebut, berbagai pekerjaan seperti menyangkut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Instruksi Mendagri soal PPKM, dan lainnya turut dikerjakan Suhajar.

Lebih lanjut, Tito berpesan agar Suhajar dapat melakukan rapat tiap minggu membahas belanja komponen Kemendagri.

Ia meminta agar belanja komponen terus dipantau dan dilihat siapa yang paling rendah angkanya. Langkah itu dilakukan agar belanja komponen hingga akhir tahun, tidak lebih rendah dari tahun 2020.

Dengan adanya Plt Sekjen Kemendagri, maka kegiatan organisasi dapat tetap berjalan.

Terakhir, Tito meminta agar semua pihak bisa mendukung pekerjaan yang dilakukan Plt Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya