Perbaikan Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi, Kepala Bappenas Sarankan Tiga Hal Ini
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Perbaikan Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi, Kepala Bappenas Sarankan Tiga Hal Ini

...
RILIS.ID
JAKARTA
16 Maret 2021 - 16:16 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa/FOTO ISTIMEWA

RILISID, JAKARTA — Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan pidato kunci dalam ”Webinar Improving Knowledge and Innovation Ecosystem for a Better Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa (16/3/2021).

Pada webinar tersebut, Suharso menyoroti tiga hal utama yang perlu dilakukan agar perbaikan ekosistem pengetahuan dan inovasi segera terwujud.

Yakni, memastikan sejumlah strategi prioritas dalam Cetak Biru EPI diwadahi dalam RKP 2022. Hal ini perlu dilakukan oleh seluruh jajaran pemerintah terkait dan Bappenas akan mengawal prosesnya.

Lalu, memastikan Cetak Biru EPI juga terintegrasi ke dalam RPJPN 2025 – 2045 dan terakhir memastikan tersusunnya strategi implementasi, monitoring dan evaluasi Cetak Biru EPI dan memastikan proses diskusi multilateral berjalan dengan baik dan efektif.

”Peran Bappenas, selain sebagai clearing house kebijakan pembangunan nasional, juga untuk memastikan semua elemen ekosistem pengetahuan dan inovasi dapat berkontribusi dengan lebih optimal untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan bersama,” katanya.

Ia juga menjelaskan, Bappenas bakal terus mengawal kualitas kebijakan publik termasuk di dalamnya yang dihasilkan melalui proses perencanaan yang semakin baik dengan berbasis pada pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial.

”Bappenas juga akan mengawal kolaborasi dan intensitas kerja sama penyediaan bukti dan analisis untuk perencanaan dan kebijakan publik yang lebih baik,” ucapnya.

Suharso juga menegaskan, Bappenas akan mendukung Kemenristek mengawal implementasi Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi.

”Sebagai penutup, Bappenas akan mendukung Kemenristek/ BRIN dalam mengawal implementasi Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi. Bappenas juga akan mengambil peran aktif dalam memastikan peran pengetahuan untuk kebijakan publik benar-benar terwujud,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Perbaikan Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi, Kepala Bappenas Sarankan Tiga Hal Ini

...
RILIS.ID
JAKARTA
16 Maret 2021 - 16:16 WIB
Nasional | RILISID
...
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa/FOTO ISTIMEWA

RILISID, JAKARTA — Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan pidato kunci dalam ”Webinar Improving Knowledge and Innovation Ecosystem for a Better Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa (16/3/2021).

Pada webinar tersebut, Suharso menyoroti tiga hal utama yang perlu dilakukan agar perbaikan ekosistem pengetahuan dan inovasi segera terwujud.

Yakni, memastikan sejumlah strategi prioritas dalam Cetak Biru EPI diwadahi dalam RKP 2022. Hal ini perlu dilakukan oleh seluruh jajaran pemerintah terkait dan Bappenas akan mengawal prosesnya.

Lalu, memastikan Cetak Biru EPI juga terintegrasi ke dalam RPJPN 2025 – 2045 dan terakhir memastikan tersusunnya strategi implementasi, monitoring dan evaluasi Cetak Biru EPI dan memastikan proses diskusi multilateral berjalan dengan baik dan efektif.

”Peran Bappenas, selain sebagai clearing house kebijakan pembangunan nasional, juga untuk memastikan semua elemen ekosistem pengetahuan dan inovasi dapat berkontribusi dengan lebih optimal untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan bersama,” katanya.

Ia juga menjelaskan, Bappenas bakal terus mengawal kualitas kebijakan publik termasuk di dalamnya yang dihasilkan melalui proses perencanaan yang semakin baik dengan berbasis pada pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial.

”Bappenas juga akan mengawal kolaborasi dan intensitas kerja sama penyediaan bukti dan analisis untuk perencanaan dan kebijakan publik yang lebih baik,” ucapnya.

Suharso juga menegaskan, Bappenas akan mendukung Kemenristek mengawal implementasi Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi.

”Sebagai penutup, Bappenas akan mendukung Kemenristek/ BRIN dalam mengawal implementasi Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi. Bappenas juga akan mengambil peran aktif dalam memastikan peran pengetahuan untuk kebijakan publik benar-benar terwujud,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya