Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditarget Rampung Akhir 2021
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditarget Rampung Akhir 2021

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Juli 2021 - 11:34 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Kementerian PUPR/Istimewa

RILISID, Jakarta — Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,25 kilometer (km) terus dikebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan pengerjaan jalan bebas hambatan tersebut pada akhir tahun ini.

Jalan tol ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara (Sumut) dan mempermudah akses wisatawan, khususnya dari Kota Medan menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

"Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR pada Senin (5/7/2021).

Pembangunan ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat terbagi menjadi enam seksi dengan nilai investasi Rp13,4 triliun. Seksi 1-4 dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan BUJT PT Waskita Karya untuk seksi 2 dan 3.

Seksi 1 dan 4 dikerjakan oleh PT Hutama Karya. Sedangkan untuk seksi 5 dan 6 menjadi porsi pemerintah.

Progres pembangunan Seksi 1 Tebing Tinggi-Inderapura sepanjang 20,40 km atau 84,45 persen, Seksi 2 Inderapura-Kuala Tanjung 18,05 km atau 65,94 persen, Seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan 30 km atau 62,68 persen, dan Seksi 4 Serbelawan-Pematangsiantar 28 km atau 41,76 persen. Konstruksi Seksi 1-4 ditargetkan akan rampung seluruhnya pada akhir 2021.

Sementara, Seksi 5 Pematangsiantar-Seribudolok sepanjang 22,30 km dan Seksi 6 Seribudolok-Parapat 16,70 km. Keduanya merupakan dukungan pemerintah masih dalam tahap pengajuan green book.

Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) dan lanjutan konektivitas dari jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), yang telah beroperasi pada tahun 2019.

Sebagai informasi, tol MKTT sepanjang 61,72 km sampai saat ini sudah terhubung dengan ruas Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) sehingga kehadiran tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat.

Nantinya, bukan hanya sebagai penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar Danau Toba, tapi juga semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa di Sumut.

Diharapkan wisatawan yang berkunjung menuju DPSP Danau Toba dari Bandara Internasional Kualanamu memiliki banyak pilihan jalur transportasi, termasuk aksesibilitas dari Kota Medan menuju destinasi wisata di Sumut akan lebih efisien dan efektif.

Pembangunan ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat akan dilengkapi dengan enam titik simpang susun yakni di Inderapura, Tebing Tinggi, Serbelawan, Simpang Susun Raya, Seribudolok, dan Parapat. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditarget Rampung Akhir 2021

...
RILIS.ID
Jakarta
5 Juli 2021 - 11:34 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Kementerian PUPR/Istimewa

RILISID, Jakarta — Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,25 kilometer (km) terus dikebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan pengerjaan jalan bebas hambatan tersebut pada akhir tahun ini.

Jalan tol ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara (Sumut) dan mempermudah akses wisatawan, khususnya dari Kota Medan menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

"Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR pada Senin (5/7/2021).

Pembangunan ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat terbagi menjadi enam seksi dengan nilai investasi Rp13,4 triliun. Seksi 1-4 dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan BUJT PT Waskita Karya untuk seksi 2 dan 3.

Seksi 1 dan 4 dikerjakan oleh PT Hutama Karya. Sedangkan untuk seksi 5 dan 6 menjadi porsi pemerintah.

Progres pembangunan Seksi 1 Tebing Tinggi-Inderapura sepanjang 20,40 km atau 84,45 persen, Seksi 2 Inderapura-Kuala Tanjung 18,05 km atau 65,94 persen, Seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan 30 km atau 62,68 persen, dan Seksi 4 Serbelawan-Pematangsiantar 28 km atau 41,76 persen. Konstruksi Seksi 1-4 ditargetkan akan rampung seluruhnya pada akhir 2021.

Sementara, Seksi 5 Pematangsiantar-Seribudolok sepanjang 22,30 km dan Seksi 6 Seribudolok-Parapat 16,70 km. Keduanya merupakan dukungan pemerintah masih dalam tahap pengajuan green book.

Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) dan lanjutan konektivitas dari jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), yang telah beroperasi pada tahun 2019.

Sebagai informasi, tol MKTT sepanjang 61,72 km sampai saat ini sudah terhubung dengan ruas Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) sehingga kehadiran tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat.

Nantinya, bukan hanya sebagai penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar Danau Toba, tapi juga semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa di Sumut.

Diharapkan wisatawan yang berkunjung menuju DPSP Danau Toba dari Bandara Internasional Kualanamu memiliki banyak pilihan jalur transportasi, termasuk aksesibilitas dari Kota Medan menuju destinasi wisata di Sumut akan lebih efisien dan efektif.

Pembangunan ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat akan dilengkapi dengan enam titik simpang susun yakni di Inderapura, Tebing Tinggi, Serbelawan, Simpang Susun Raya, Seribudolok, dan Parapat. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya