Mabes Polri Periksa Kapolda Sumsel Terkait Sumbangan Rp2 T dari Akidi Tio
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Mabes Polri Periksa Kapolda Sumsel Terkait Sumbangan Rp2 T dari Akidi Tio

...
RILIS.ID
Jakarta
4 Agustus 2021 - 20:20 WIB
Nasional | RILISID
...
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Mabes Polri akhirnya turun tangan menyikapi polemik dana sumbangan penanganan Covid-19 dari keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio sebesar Rp2 triliun.

Diketahui, dana sumbangan dari Akidi Tio sampai saat ini terus menjadi polemik karena belum terlihat kejelasan penyerahannya.

Untuk memastikan hal itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk memeriksa Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri.

"Mabes Polri sudah mengirimkan tim internal terkait dengan Kapolda Sumatera Selatan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021).

Menurut Argo, penyelidikan internal melibatkan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri dan Divisi Propam Polri. Hingga konferensi pers digelar, proses pemeriksaan internal terhadap Kapolda Sumsel masih berlangsung.

"Kita ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagaimana, dan itu adalah ranah daripada klarifikasi internal. Kita tunggu saja hasil daripada kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan internal," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri buka suara perihal sumbangan Rp2 triliun dari Akidi Tio yang hingga kini kebenarannya masih menjadi tanda tanya.

Eko memilih berpikir positif meski sumbangan dari Akidi Tio itu masih menjadi misteri.

"Berpikir positif saja, terkait proses itu nanti, saat ini tim sedang bekerja,” kata Eko dikutip dari Antara, Senin (2/8).

Eko menegaskan, dalam kasus tersebut, dirinya hanya berusaha berikhtiar menyalurkan kebaikan dari salah seorang warga yang ingin membantu penanggulangan Covid-19 kepada masyarakat Sumsel.

"Saya tidak mengharapkan apa-apa. Saya hanya berpikir positif saja (sampai sekarang),” ujarnya.

Ia mengatakan ada atau tidaknya dana tersebut sama sekali tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel bersama Pemprov Sumsel dan pihak lain dalam menanggulangi Covid-19.

Menurut Eko, penanggulangan Covid-19 saat ini menjadi salah satu prioritas yang harus diselesaikan.

"Saya kan niat baik, ada orang mau menyumbang untuk Sumsel, melalui saya maka saya salurkan, tolong dicatat kalaupun ada dananya itu bukan untuk saya itu hanya titipan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Polda Sumsel sebelumnya telah memeriksa anak bungsu Akidi Tio, Heryanti terkait bantuan Rp2 triliun tersebut. Pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel hingga pukul 23.00 WIB.

Selain Heryanti, dokter pribadi Akidi Tio bernama Prof dr Hardi Darmawan juga turut diperiksa. Rencananya pemeriksaan terhadap Heryanti kembali dilakukan. Polisi masih terus mendalami perihal sumber dana bantuan tersebut. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Mabes Polri Periksa Kapolda Sumsel Terkait Sumbangan Rp2 T dari Akidi Tio

...
RILIS.ID
Jakarta
4 Agustus 2021 - 20:20 WIB
Nasional | RILISID
...
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Mabes Polri akhirnya turun tangan menyikapi polemik dana sumbangan penanganan Covid-19 dari keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio sebesar Rp2 triliun.

Diketahui, dana sumbangan dari Akidi Tio sampai saat ini terus menjadi polemik karena belum terlihat kejelasan penyerahannya.

Untuk memastikan hal itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk memeriksa Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra Heri.

"Mabes Polri sudah mengirimkan tim internal terkait dengan Kapolda Sumatera Selatan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021).

Menurut Argo, penyelidikan internal melibatkan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri dan Divisi Propam Polri. Hingga konferensi pers digelar, proses pemeriksaan internal terhadap Kapolda Sumsel masih berlangsung.

"Kita ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagaimana, dan itu adalah ranah daripada klarifikasi internal. Kita tunggu saja hasil daripada kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan internal," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri buka suara perihal sumbangan Rp2 triliun dari Akidi Tio yang hingga kini kebenarannya masih menjadi tanda tanya.

Eko memilih berpikir positif meski sumbangan dari Akidi Tio itu masih menjadi misteri.

"Berpikir positif saja, terkait proses itu nanti, saat ini tim sedang bekerja,” kata Eko dikutip dari Antara, Senin (2/8).

Eko menegaskan, dalam kasus tersebut, dirinya hanya berusaha berikhtiar menyalurkan kebaikan dari salah seorang warga yang ingin membantu penanggulangan Covid-19 kepada masyarakat Sumsel.

"Saya tidak mengharapkan apa-apa. Saya hanya berpikir positif saja (sampai sekarang),” ujarnya.

Ia mengatakan ada atau tidaknya dana tersebut sama sekali tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel bersama Pemprov Sumsel dan pihak lain dalam menanggulangi Covid-19.

Menurut Eko, penanggulangan Covid-19 saat ini menjadi salah satu prioritas yang harus diselesaikan.

"Saya kan niat baik, ada orang mau menyumbang untuk Sumsel, melalui saya maka saya salurkan, tolong dicatat kalaupun ada dananya itu bukan untuk saya itu hanya titipan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Polda Sumsel sebelumnya telah memeriksa anak bungsu Akidi Tio, Heryanti terkait bantuan Rp2 triliun tersebut. Pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel hingga pukul 23.00 WIB.

Selain Heryanti, dokter pribadi Akidi Tio bernama Prof dr Hardi Darmawan juga turut diperiksa. Rencananya pemeriksaan terhadap Heryanti kembali dilakukan. Polisi masih terus mendalami perihal sumber dana bantuan tersebut. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya