Legislator PKB Desak Kapolri Bebaskan Pria Bentangkan Poster Jagung saat Kunjungan Jokowi di Blitar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Legislator PKB Desak Kapolri Bebaskan Pria Bentangkan Poster Jagung saat Kunjungan Jokowi di Blitar

...
RILIS.ID
Jakarta
8 September 2021 - 15:17 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim. Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim menyoroti aksi anggota Polri yang menangkap seorang warga saat kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo di Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (7/9/2021).

Diketahui, kunjungan Presiden Jokowi di Kota Blitar diwarnai penangkapan seorang warga yang membentangkan poster berisi tuntutan petani saat Jokowi sedang berjalan meninggalkan Makam Bung Karno.

Melalui akun Twitternya, Luqman Hakim mengaku heran dengan penangkapan warga yang sedang meminta bantuan kepada Presiden Jokowi.

"Rakyat peternak minta bantuan kepada presiden kok malah ditangkap polisi? Pak Kapolri, segera lepaskan peternak yg ditahan itu dan brief anggota agar lebih humanis di lapangan," tulisnya sebagaimana dikutip Rilisid di Twitternya, Rabu (8/9/2021).

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini justru meminta Polri agar membantuk satuan tugas (satgas) untuk memberantas kartel pangan yang merugikan petani.

"Dan, lebih bagus bentuk satgas untuk berantas kartel pangan yang rugikan petani/peternak," lanjut Luqman Hakim.


Ia menegaskan jabatan Presiden RI cukup dua periode seperti diamanahkan konstitusi.

"Cukuplah 2 periode seperti amanah konstitusi. Tidak perlu rekayasa merusak konstitusi untuk turuti nafsu terus berkuasa," tegasnya.

Luqman Hakim mengakui bahwa rakyat saat ini sudah semakin takut memberikan usul dan kritik.

"Saat ini saja rakyat sdh makin takut memberi usul dan kritik. Tanpa kontrol rakyat, kekuasaan cenderung brutal dan menindas. Jelas bertentangan dengan Pancasila!!!," tambahnya.

Sebagai informasi, petugas keamanan dari Polres Blitar Kota merampas poster yang dibentangkan seorang pria, saat Presiden Jokowi meninggalkan Makam Bung Karno.

Tidak hanya itu, petugas juga menangkap pria ini untuk dibawa ke Mapolres Blitar Kota. Pria tersebut membentangkan poster yang berisi tuntutan untuk memperdulikan nasib petani jagung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Legislator PKB Desak Kapolri Bebaskan Pria Bentangkan Poster Jagung saat Kunjungan Jokowi di Blitar

...
RILIS.ID
Jakarta
8 September 2021 - 15:17 WIB
Nasional | RILISID
...
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim. Foto: Dok Istimewa

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim menyoroti aksi anggota Polri yang menangkap seorang warga saat kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo di Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (7/9/2021).

Diketahui, kunjungan Presiden Jokowi di Kota Blitar diwarnai penangkapan seorang warga yang membentangkan poster berisi tuntutan petani saat Jokowi sedang berjalan meninggalkan Makam Bung Karno.

Melalui akun Twitternya, Luqman Hakim mengaku heran dengan penangkapan warga yang sedang meminta bantuan kepada Presiden Jokowi.

"Rakyat peternak minta bantuan kepada presiden kok malah ditangkap polisi? Pak Kapolri, segera lepaskan peternak yg ditahan itu dan brief anggota agar lebih humanis di lapangan," tulisnya sebagaimana dikutip Rilisid di Twitternya, Rabu (8/9/2021).

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini justru meminta Polri agar membantuk satuan tugas (satgas) untuk memberantas kartel pangan yang merugikan petani.

"Dan, lebih bagus bentuk satgas untuk berantas kartel pangan yang rugikan petani/peternak," lanjut Luqman Hakim.


Ia menegaskan jabatan Presiden RI cukup dua periode seperti diamanahkan konstitusi.

"Cukuplah 2 periode seperti amanah konstitusi. Tidak perlu rekayasa merusak konstitusi untuk turuti nafsu terus berkuasa," tegasnya.

Luqman Hakim mengakui bahwa rakyat saat ini sudah semakin takut memberikan usul dan kritik.

"Saat ini saja rakyat sdh makin takut memberi usul dan kritik. Tanpa kontrol rakyat, kekuasaan cenderung brutal dan menindas. Jelas bertentangan dengan Pancasila!!!," tambahnya.

Sebagai informasi, petugas keamanan dari Polres Blitar Kota merampas poster yang dibentangkan seorang pria, saat Presiden Jokowi meninggalkan Makam Bung Karno.

Tidak hanya itu, petugas juga menangkap pria ini untuk dibawa ke Mapolres Blitar Kota. Pria tersebut membentangkan poster yang berisi tuntutan untuk memperdulikan nasib petani jagung. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya