Kasus Covid-19 Masih Fluktuatif, Menlu Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kasus Covid-19 Masih Fluktuatif, Menlu Imbau Masyarakat Tetap Waspada

...
RILIS.ID
Jakarta
20 Agustus 2021 - 9:00 WIB
Nasional | RILISID
...
Menlu RI Retno Marsudi/FOTO BPMI Setpres/Istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengimbau masyarakat tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi.

Sebab, angka kasus Covid-19 masih terus mengalami penurunan dan kenaikan di berbagai belahan dunia.

Menurutnya, penurunan kasus di Indonesia janganlah membuat lengah, sebaiknya harus terus waspada. Karena, beberapa contoh negara yang sudah mengalami zero Covid berbulan-bulan pun dapat mengalami penularan kembali,

Retno menjelaskan, pada 4 Agustus 2021 yang lalu, kasus Covid-19 global telah mencapai angka 200 juta, di mana penyebarannya terjadi dua kali lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dunia hanya memerlukan waktu 6 bulan untuk mencapai 100 juta kedua. Sementara, 100 juta kasus pertama memerlukan waktu lebih dari 1 tahun, artinya terjadi penyebaran Covid-19 dua kali lebih cepat saat ini,” jelasnya yang dikutip dari presidenri.go.id.

Pada periode 12-19 Agustus 2021, Retno melanjutkan, beberapa kawasan mengalami kenaikan kasus mingguan, di antaranya Amerika Utara sebesar 12 persen, Eropa sebesar 3 persen, dan Oceania 24 persen.

Sedangkan, kawasan ASEAN mengalami penurunan sebesar 0,4 persen. Namun, beberapa negara di ASEAN masih mengalami kenaikan signifikan seperti Brunei Darussalam mengalami kenaikan 304 persen, Filipina 41 persen, Vietnam 12 persen, dan Thailand 6 persen.

“Kita di Indonesia Alhamdulillah di periode tersebut dapat kembali menekan penyebaran kasus yaitu sebesar minus 22 persen,” ucapnya.

Retno menjelaskan, dua langkah yang dilakukan negara-negara di dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19 adalah pembatasan mobilitas masyarakat dan penerapan protokol kesehatan, serta akselerasi vaksinasi.

Dia menyebutkan, analisis dari Public Health England yang menunjukkan vaksinasi merupakan salah satu hal untuk mengurangi kemungkinan dirawat dan angka kematian.

”Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa mayoritas mereka yang terinfeksi dan menjalani rawat inap adalah mereka yang belum divaksin. A pandemic of the unvaccinated,” tuturnya.

Karenanya, Retno mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar secepatnya dapat keluar dari pandemi Covid-19.

”Mari kita terus berikhtiar, mari kita bersama-sama terus mendukung program vaksinasi dan mempercepat laju vaksinasi,” ajaknya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Kasus Covid-19 Masih Fluktuatif, Menlu Imbau Masyarakat Tetap Waspada

...
RILIS.ID
Jakarta
20 Agustus 2021 - 9:00 WIB
Nasional | RILISID
...
Menlu RI Retno Marsudi/FOTO BPMI Setpres/Istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengimbau masyarakat tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi.

Sebab, angka kasus Covid-19 masih terus mengalami penurunan dan kenaikan di berbagai belahan dunia.

Menurutnya, penurunan kasus di Indonesia janganlah membuat lengah, sebaiknya harus terus waspada. Karena, beberapa contoh negara yang sudah mengalami zero Covid berbulan-bulan pun dapat mengalami penularan kembali,

Retno menjelaskan, pada 4 Agustus 2021 yang lalu, kasus Covid-19 global telah mencapai angka 200 juta, di mana penyebarannya terjadi dua kali lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dunia hanya memerlukan waktu 6 bulan untuk mencapai 100 juta kedua. Sementara, 100 juta kasus pertama memerlukan waktu lebih dari 1 tahun, artinya terjadi penyebaran Covid-19 dua kali lebih cepat saat ini,” jelasnya yang dikutip dari presidenri.go.id.

Pada periode 12-19 Agustus 2021, Retno melanjutkan, beberapa kawasan mengalami kenaikan kasus mingguan, di antaranya Amerika Utara sebesar 12 persen, Eropa sebesar 3 persen, dan Oceania 24 persen.

Sedangkan, kawasan ASEAN mengalami penurunan sebesar 0,4 persen. Namun, beberapa negara di ASEAN masih mengalami kenaikan signifikan seperti Brunei Darussalam mengalami kenaikan 304 persen, Filipina 41 persen, Vietnam 12 persen, dan Thailand 6 persen.

“Kita di Indonesia Alhamdulillah di periode tersebut dapat kembali menekan penyebaran kasus yaitu sebesar minus 22 persen,” ucapnya.

Retno menjelaskan, dua langkah yang dilakukan negara-negara di dunia dalam menghadapi pandemi Covid-19 adalah pembatasan mobilitas masyarakat dan penerapan protokol kesehatan, serta akselerasi vaksinasi.

Dia menyebutkan, analisis dari Public Health England yang menunjukkan vaksinasi merupakan salah satu hal untuk mengurangi kemungkinan dirawat dan angka kematian.

”Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa mayoritas mereka yang terinfeksi dan menjalani rawat inap adalah mereka yang belum divaksin. A pandemic of the unvaccinated,” tuturnya.

Karenanya, Retno mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar secepatnya dapat keluar dari pandemi Covid-19.

”Mari kita terus berikhtiar, mari kita bersama-sama terus mendukung program vaksinasi dan mempercepat laju vaksinasi,” ajaknya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya