Jokowi Tak Mau Lagi Dengar Ada Suap dan Pungli dalam Urus Izin Usaha
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Jokowi Tak Mau Lagi Dengar Ada Suap dan Pungli dalam Urus Izin Usaha

...
RILIS.ID
Jakarta
9 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Nasional | RILISID
...
Presiden Jokowi. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Terhitung hari ini, pemerintah resmi memberlakukan sistem perizinan online terpadu (Online Single Submission/OSS) berbasis risiko.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim OSS dapat mencegah adanya pungutan liar (pungli) maupun suap. Hal itu dikarenakan pengusaha tidak bertemu langsung dengan para pejabat dan bisa dilakukan di mana saja.

Dengan OSS, Jokowi menegaskan tidak mau lagi mendengar ada suap yang dilakukan para pejabat di pusat maupun daerah demi menerbitkan izin usaha.

Selain itu juga OSS diharapkan bisa memberi kemudahan berusaha bagi UMKM dan mendorong lebih banyak wirausaha baru.

"Saya tidak mau lagi mendengar ada kesulitan yang dihadapi para pengusaha. Saya tidak mau lagi mendengar ada suap, semua harus dilakukan secara terbuka, secara transparan dan memudahkan para pengusaha," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (9/8/2021).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta semua elemen masyarakat untuk melaporkan apabila masih ditemukan praktik pungli atau suap dalam sistem perizinan online terpadu tersebut.

"Jika ada pemerintah yang tidak bersih, yang mencoba-coba, laporkan pada saya," sambung Jokowi.

Jokowi mengimbau pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengikuti kemudahan dalam OSS ini. Presiden mengaku akan mengawasi langsung implementasi di lapangan.

"Saya akan cek langsung, saya akan awasi langsung implementasi di lapangan seperti apa. Apakah persyaratannya semakin mudah, apakah jumlah izin semakin berkurang," ujarnya.

"Apakah prosesnya semakin sederhana, apakah biayanya semakin efisien, apakah standarnya sama di seluruh Indonesia, dan juga apakah layanannya semakin cepat, ini yang akan saya ikuti," lanjut Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga optimistis OSS bisa berjalan di lapangan sehingga menumbuhkan investasi yang baik pula. Baik itu investasi dalam skala kecil, menengah dan besar. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Jokowi Tak Mau Lagi Dengar Ada Suap dan Pungli dalam Urus Izin Usaha

...
RILIS.ID
Jakarta
9 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Nasional | RILISID
...
Presiden Jokowi. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Terhitung hari ini, pemerintah resmi memberlakukan sistem perizinan online terpadu (Online Single Submission/OSS) berbasis risiko.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim OSS dapat mencegah adanya pungutan liar (pungli) maupun suap. Hal itu dikarenakan pengusaha tidak bertemu langsung dengan para pejabat dan bisa dilakukan di mana saja.

Dengan OSS, Jokowi menegaskan tidak mau lagi mendengar ada suap yang dilakukan para pejabat di pusat maupun daerah demi menerbitkan izin usaha.

Selain itu juga OSS diharapkan bisa memberi kemudahan berusaha bagi UMKM dan mendorong lebih banyak wirausaha baru.

"Saya tidak mau lagi mendengar ada kesulitan yang dihadapi para pengusaha. Saya tidak mau lagi mendengar ada suap, semua harus dilakukan secara terbuka, secara transparan dan memudahkan para pengusaha," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (9/8/2021).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta semua elemen masyarakat untuk melaporkan apabila masih ditemukan praktik pungli atau suap dalam sistem perizinan online terpadu tersebut.

"Jika ada pemerintah yang tidak bersih, yang mencoba-coba, laporkan pada saya," sambung Jokowi.

Jokowi mengimbau pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengikuti kemudahan dalam OSS ini. Presiden mengaku akan mengawasi langsung implementasi di lapangan.

"Saya akan cek langsung, saya akan awasi langsung implementasi di lapangan seperti apa. Apakah persyaratannya semakin mudah, apakah jumlah izin semakin berkurang," ujarnya.

"Apakah prosesnya semakin sederhana, apakah biayanya semakin efisien, apakah standarnya sama di seluruh Indonesia, dan juga apakah layanannya semakin cepat, ini yang akan saya ikuti," lanjut Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga optimistis OSS bisa berjalan di lapangan sehingga menumbuhkan investasi yang baik pula. Baik itu investasi dalam skala kecil, menengah dan besar. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya