Ini Daerah Kategori Awas-Siaga-Waspada Cuaca Ekstrem
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ini Daerah Kategori Awas-Siaga-Waspada Cuaca Ekstrem

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 11:30 WIB
Teknologi | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai dampak potensi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem dalam kurun 10 hari ke depan.

Dikutip dari laman resmi BMKG, Jumat (24/9/2021), sejumlah daerah berpotensi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem. Ini mengacu pada prediksi peluang hujan tinggi di atas 70 persen.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 hari), terdapat beberapa daerah yang berpotensi curah hujan tinggi dengan status waspada, siaga hingga awas.

Kategori awas meliputi Kaimana di Papua Barat; Asmat, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo di Papua.

Kategori siaga terdiri dari Buru di Maluku; Kaimana, Manokwari, Tambrauw, Sorong Selatan, Teluk Bintuni di Papua Barat; Boven Digoel, Dogiyai, Nabire, Paniai, Puncak di Papua.

Adapun daftar daerah yang masuk dalam kategori waspada sebagai berikut:

- Sumatera Barat: Pesisir Selatan.

- Bengkulu: Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Lebong, Mukomuko, Seluma.

- Jambi: Bungo, Kerinci, Merangin.

- Sumatera Selatan: Kota Pagar Alam, Lahat, Muaraenim.

- Sulawesi Barat: Mamasa, Mamuju.

- Sulawesi Selatan: Enrekkang, Luwu Timur, Luwu Utara.

- Sulawesi Tengah: Banggai, Donggala, Tojo Una-Una, Morowali, Poso.

- Sulawesi Tenggara: Kolaka, Kolaka Utara.

- Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Utara.

- Gorontalo: Bone Bolango.

- Maluku: Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur.

- Papua Barat: Sorong.

- Papua: Mappi, Memberamo Raya, Puncak Jaya, Tolikara, Waropen, Yalimo.

Menurut BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia saat ini telah memasuki awal musim hujan. Kondisi tersebut sebagai pertanda masa peralihan atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan.

Berdasarkan analisis curah hujan pada dasarian II September 2021, sebanyak 6,14 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan dan sebagian besar wilayah masih mengalami musim kemarau.

Wilayah yang sudah mengalami musim hujan meliputi sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian Kalimantan Utara.

Kemudian Kalimantan Selatan bagian selatan, dan Kalimantan Timur bagian selatan, Kalimantan tengah bagian timur, sebagian Maluku.

Hasil analisis BMKG menunjukkan pada dasarian III September 2021 wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (di atas 150 mm/dasarian) meliputi sebagian Bengkulu, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Utara.

Lalu sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

Prakiraan Daerah Potensi Banjir

Dasarian III September 2021 daerah yang perlu diwaspadai sebagai berikut:

1. Kategori tinggi: Papua Barat (Teluk Bituni) dan Papua (Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Paniai.

2. Kategori menengah: Aceh (Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayolues), Sumatera Utara (Deli Serdang, Langkat), Sumatera Barat (Dhamasraya, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan), Jambi (Bungo, Kerinci, Sungai Penuh, Sarolangun), Bengkulu (Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Lebong, Muko Muko, Rejang Lebong, Seluma), Sumatera Selatan (Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu), Jawa Barat (Bandung, Cianjur), Kalimantan Barat (Kapuas Hulu, Sintang), Kalimantan Tengah (Barito Utara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur, Murung Raya), Kalimantan Timur (Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Mahakam Ulu), Kalimantan Utara (Malinau, Nunukan), Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa), Gorontalo (Boalemeo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pahuwato), Sulawesi Tengah (Banggai, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Toli Toli, Kota Palu), Sulawesi Barat (Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, Polewali Mandar), Sulawesi Selatan (Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Tana Toraja, Wajo), Sulawesi Tenggara (Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kota Kendari), Maluku (Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Ambon), Maluku Utara (Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Tidore Kepulauan), Papua Barat (Manokwari, Sorong, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kota Sorong), dan Papua (Deiyai, Dogiyai, Jayapura, Jayawijaya, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mimika, Nabire, Paniai). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Ini Daerah Kategori Awas-Siaga-Waspada Cuaca Ekstrem

...
RILIS.ID
Jakarta
24 September 2021 - 11:30 WIB
Teknologi | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai dampak potensi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem dalam kurun 10 hari ke depan.

Dikutip dari laman resmi BMKG, Jumat (24/9/2021), sejumlah daerah berpotensi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem. Ini mengacu pada prediksi peluang hujan tinggi di atas 70 persen.

Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 hari), terdapat beberapa daerah yang berpotensi curah hujan tinggi dengan status waspada, siaga hingga awas.

Kategori awas meliputi Kaimana di Papua Barat; Asmat, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo di Papua.

Kategori siaga terdiri dari Buru di Maluku; Kaimana, Manokwari, Tambrauw, Sorong Selatan, Teluk Bintuni di Papua Barat; Boven Digoel, Dogiyai, Nabire, Paniai, Puncak di Papua.

Adapun daftar daerah yang masuk dalam kategori waspada sebagai berikut:

- Sumatera Barat: Pesisir Selatan.

- Bengkulu: Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Lebong, Mukomuko, Seluma.

- Jambi: Bungo, Kerinci, Merangin.

- Sumatera Selatan: Kota Pagar Alam, Lahat, Muaraenim.

- Sulawesi Barat: Mamasa, Mamuju.

- Sulawesi Selatan: Enrekkang, Luwu Timur, Luwu Utara.

- Sulawesi Tengah: Banggai, Donggala, Tojo Una-Una, Morowali, Poso.

- Sulawesi Tenggara: Kolaka, Kolaka Utara.

- Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Utara.

- Gorontalo: Bone Bolango.

- Maluku: Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur.

- Papua Barat: Sorong.

- Papua: Mappi, Memberamo Raya, Puncak Jaya, Tolikara, Waropen, Yalimo.

Menurut BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia saat ini telah memasuki awal musim hujan. Kondisi tersebut sebagai pertanda masa peralihan atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan.

Berdasarkan analisis curah hujan pada dasarian II September 2021, sebanyak 6,14 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan dan sebagian besar wilayah masih mengalami musim kemarau.

Wilayah yang sudah mengalami musim hujan meliputi sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian Kalimantan Utara.

Kemudian Kalimantan Selatan bagian selatan, dan Kalimantan Timur bagian selatan, Kalimantan tengah bagian timur, sebagian Maluku.

Hasil analisis BMKG menunjukkan pada dasarian III September 2021 wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (di atas 150 mm/dasarian) meliputi sebagian Bengkulu, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Utara.

Lalu sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

Prakiraan Daerah Potensi Banjir

Dasarian III September 2021 daerah yang perlu diwaspadai sebagai berikut:

1. Kategori tinggi: Papua Barat (Teluk Bituni) dan Papua (Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Paniai.

2. Kategori menengah: Aceh (Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayolues), Sumatera Utara (Deli Serdang, Langkat), Sumatera Barat (Dhamasraya, Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan), Jambi (Bungo, Kerinci, Sungai Penuh, Sarolangun), Bengkulu (Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Lebong, Muko Muko, Rejang Lebong, Seluma), Sumatera Selatan (Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu), Jawa Barat (Bandung, Cianjur), Kalimantan Barat (Kapuas Hulu, Sintang), Kalimantan Tengah (Barito Utara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur, Murung Raya), Kalimantan Timur (Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Mahakam Ulu), Kalimantan Utara (Malinau, Nunukan), Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa), Gorontalo (Boalemeo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pahuwato), Sulawesi Tengah (Banggai, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Toli Toli, Kota Palu), Sulawesi Barat (Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, Polewali Mandar), Sulawesi Selatan (Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Sidenreng Rappang, Tana Toraja, Wajo), Sulawesi Tenggara (Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kota Kendari), Maluku (Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Ambon), Maluku Utara (Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Tidore Kepulauan), Papua Barat (Manokwari, Sorong, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kota Sorong), dan Papua (Deiyai, Dogiyai, Jayapura, Jayawijaya, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mimika, Nabire, Paniai). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya