Ganjar Sampaikan Terima Kasih karena Sudah Memilih Jawa Tengah
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Ganjar Sampaikan Terima Kasih karena Sudah Memilih Jawa Tengah

...
RILIS.ID
Grobogan
26 Mei 2021 - 18:38 WIB
Nasional | RILISID
...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Grobogan — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi Gebyar Vaksinasi Lansia (GVL) di Kabupaten Grobogan dan khususnya Jateng.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memicu semangat seluruh daerah di Jateng untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi kelompok lansia.

"Kepada Kemenkes, terima kasih sekali Grobogan sudah dipilih, Jawa Tengah sudah dipilih. Kami selama dua minggu ini telah memantau, kami mohon kawan-kawan di kabupaten/kota, khusus untuk lansia minggu ini kita naikkan 100 persen,” kata Ganjar dalam keterangannya dikutip di laman Kemenkes, Rabu (26/5/2021).

Mengenai mekanismenya, Ganjar mendorong semua daerah di Jateng agar melakukan sejumlah persiapan seperti ketersediaan data sasaran vaksinasi yang akurat, metode vaksinasi efisien dan efektif, pemanfaatan ketersediaan vaksin agar segera disuntikkan serta memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 aman.

"Semuanya kita siapkan, sehingga nanti di bulan Juni-Juli kita bisa gaspol, Juli-Agustus harus mencapai 300 persen. Karenanya kami siapkan semuanya, kalau data lansia sudah siap maka tinggal metode atau caranya nanti bagaimana, apakah mereka datang atau kita jemput,” ujarnya.

Direktorat Kesehatan Keluarga Kemenkes telah menggelar GVL di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Selasa (25/5). Sebelumnya, kegiatan yang sama sudah terlaksana di Kota Bandung dan Kota Serang.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscae Primadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi lansia, yang sampai saat ini pelaksanaannya terbilang cukup rendah.

”Dengan GVL ini, kita melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi. Untuk itu saya berpesan kepada keluarga khususnya anak dan kerabat dari para lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat agar terus memotivasi lansia supaya bersedia divaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan siap membantu mendukung dan meningkatkan capaian vaksinasi lansia di Jawa Tengah dan nasional.

Menurutnya, langkah ini ditempuh dengan mempermudah akses vaksinasi lansia dan serta meningkatkan edukasi kepada para lansia maupun anggota keluarganya. Melalui upaya promotif ini diharapkan bisa membujuk mereka untuk bersedia divaksinasi.

"Kami akan terus melakukan edukasi yaitu dengan kunjungan ke rumah-rumah serta mendekatkan pos vaksinasi lansia di desa bahkan hingga tingkat RT dan RW. Jadi lansia tidak perlu pergi jauh ke faskes,” ucapnya.

Untuk faskes yang melayani vaksinasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan sudah menyiapkan sebanyak 40 faskes. Di antaranya 8 rumah sakit, 30 puskesmas dan 2 klinik.

Hingga 24 Mei 2021, cakupan vaksinasi di Grobogan untuk tenaga kesehatan telah mencapai 100 persen, petugas publik 16,39 persen, dan lansia 23,67 persen.

Sri berharap semangat daerah dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19 ini didukung dengan ketersediaan vaksin yang mencukupi. Sebab, hal ini turut mempengaruhi kecepatan pelaksanaan vaksinasi di daerah.

Merespons hal ini, Kemenkes akan mengupayakan ketersediaan vaksin Covid-19 didaerah bisa terpenuhi secara bertahap. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Ganjar Sampaikan Terima Kasih karena Sudah Memilih Jawa Tengah

...
RILIS.ID
Grobogan
26 Mei 2021 - 18:38 WIB
Nasional | RILISID
...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Grobogan — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi Gebyar Vaksinasi Lansia (GVL) di Kabupaten Grobogan dan khususnya Jateng.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memicu semangat seluruh daerah di Jateng untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi kelompok lansia.

"Kepada Kemenkes, terima kasih sekali Grobogan sudah dipilih, Jawa Tengah sudah dipilih. Kami selama dua minggu ini telah memantau, kami mohon kawan-kawan di kabupaten/kota, khusus untuk lansia minggu ini kita naikkan 100 persen,” kata Ganjar dalam keterangannya dikutip di laman Kemenkes, Rabu (26/5/2021).

Mengenai mekanismenya, Ganjar mendorong semua daerah di Jateng agar melakukan sejumlah persiapan seperti ketersediaan data sasaran vaksinasi yang akurat, metode vaksinasi efisien dan efektif, pemanfaatan ketersediaan vaksin agar segera disuntikkan serta memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 aman.

"Semuanya kita siapkan, sehingga nanti di bulan Juni-Juli kita bisa gaspol, Juli-Agustus harus mencapai 300 persen. Karenanya kami siapkan semuanya, kalau data lansia sudah siap maka tinggal metode atau caranya nanti bagaimana, apakah mereka datang atau kita jemput,” ujarnya.

Direktorat Kesehatan Keluarga Kemenkes telah menggelar GVL di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Selasa (25/5). Sebelumnya, kegiatan yang sama sudah terlaksana di Kota Bandung dan Kota Serang.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscae Primadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi lansia, yang sampai saat ini pelaksanaannya terbilang cukup rendah.

”Dengan GVL ini, kita melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi. Untuk itu saya berpesan kepada keluarga khususnya anak dan kerabat dari para lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat agar terus memotivasi lansia supaya bersedia divaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan siap membantu mendukung dan meningkatkan capaian vaksinasi lansia di Jawa Tengah dan nasional.

Menurutnya, langkah ini ditempuh dengan mempermudah akses vaksinasi lansia dan serta meningkatkan edukasi kepada para lansia maupun anggota keluarganya. Melalui upaya promotif ini diharapkan bisa membujuk mereka untuk bersedia divaksinasi.

"Kami akan terus melakukan edukasi yaitu dengan kunjungan ke rumah-rumah serta mendekatkan pos vaksinasi lansia di desa bahkan hingga tingkat RT dan RW. Jadi lansia tidak perlu pergi jauh ke faskes,” ucapnya.

Untuk faskes yang melayani vaksinasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan sudah menyiapkan sebanyak 40 faskes. Di antaranya 8 rumah sakit, 30 puskesmas dan 2 klinik.

Hingga 24 Mei 2021, cakupan vaksinasi di Grobogan untuk tenaga kesehatan telah mencapai 100 persen, petugas publik 16,39 persen, dan lansia 23,67 persen.

Sri berharap semangat daerah dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19 ini didukung dengan ketersediaan vaksin yang mencukupi. Sebab, hal ini turut mempengaruhi kecepatan pelaksanaan vaksinasi di daerah.

Merespons hal ini, Kemenkes akan mengupayakan ketersediaan vaksin Covid-19 didaerah bisa terpenuhi secara bertahap. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya