Dapat Kado Istimewa dari Prabowo, Megawati: Terima Kasih Sahabat Saya
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Dapat Kado Istimewa dari Prabowo, Megawati: Terima Kasih Sahabat Saya

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
6 Juni 2021 - 21:31 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Setelah meresmikan patung Bung Karno di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) pada 20 Mei lalu, giliran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mempersembahkan kado istimewa untuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Kado istimewa itu adalah patung Bung Karno menunggang kuda, yang diresmikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Lapangan Bela Negara Kemenhan, yang disiarkan YouTube PDI Perjuangan pada Minggu (6/6/2021).

Dalam sambutannya, Megawati Soekarnoputri menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Prabowo karena peresmian patung ini bertepatan dengan ulang tahun Bung Karno.

"Ini menjadi sangat spesial bagi keluarga besar Bung Karno. Atas nama pribadi dan keluarga besar, saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan secara khusus kepada bapak Menhan Prabowo dan sekaligus sahabat saya atas peresmian patung Bung Karno ini," kata Megawati.

Patung menunggang kuda ini merupakan momentum saat Bung Karno memimpin peringatan Hari Angkatan Perang Pertama di Yogyakarta. Ini sekaligus mengingatkan bagaimana Bung Karno menghargai pentingnya Angkatan Perang yang sekarang disebut TNI.

Menurut Megawati, Bung Karno juga selalu mengingatkan pentingnya generasi penerus militer memahami strategi perang gerilya, yang sangat berperan dalam kemerdekaan bangsa ini karena menyatu dengan rakyat.

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto menjelaskan bahwa inspirasi karya monumen Bung Karno dibangun mengacu pada peristiwa sejarah ketika Presiden pertama RI itu sebagai panglima tertinggi perintis kemerdekaan.

Kala itu, Bung Karno melakukan inspeksi pasukan dengan menunggang kuda pada peringatan ulang tahun pertama Angkatan Perang Republik Indonesia (sekarang TNI) tanggal 5 Oktober 1946 di Alun-alun Yogyakarta.

Soekarno juga menjadi inspektur upacara dan melakukan inspeksi pasukan menjadi salah satu kegiatan bermakna bahwa Indonesia memiliki tentara yang kuat serta siap mempertahankan kemerdekaan, sekaligus menunjukkan eksistensi keberadaan Indonesia bagi negara lain.

”Presiden Soekarno adalah pahlawan nasional yang mencintai Republik Indonesia dengan sepenuh hati. Beliau telah membuktikan bahwa kecintaan terhadap negeri tak akan luntur semangat dan komitmennya. Untuk itulah kita perlu meneladani jasa-jasa beliau dalam meletakkan nilai-nilai fundamental bangsa ini,” ujar Prabowo.

Karenanya, lanjut Menhan, monumen Bung Karno di Kemenhan adalah sebuah ikon pertahanan bangsa dengan inspirasi sosok pemimpin serta sebagai pengingat untuk generasi penerus agar menjaga keutuhan NKRI.

“Mengingat aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat mendasar dalam menjamin kelangsungan hidup bernegara,” tuturnya.

Patung Bung Karno menunggang kuda ini merupakan karya seniman Dunadi asal Yogyakarta. Tinggi monumen mencapai 6,5 meter, panjang 7,6 meter, dan lebar 2,6 meter.

Selain itu, berbahan logam campuran (tembaga, kuningan, timah, dan seng sari), ketebalan cor 2,5 mm-4 mm, dengan warna patung perunggu kimia bakar serta berat kurang lebih 3 ton. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Dapat Kado Istimewa dari Prabowo, Megawati: Terima Kasih Sahabat Saya

...
Segan Simanjuntak
Jakarta
6 Juni 2021 - 21:31 WIB
Nasional | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Setelah meresmikan patung Bung Karno di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) pada 20 Mei lalu, giliran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mempersembahkan kado istimewa untuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Kado istimewa itu adalah patung Bung Karno menunggang kuda, yang diresmikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Lapangan Bela Negara Kemenhan, yang disiarkan YouTube PDI Perjuangan pada Minggu (6/6/2021).

Dalam sambutannya, Megawati Soekarnoputri menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Prabowo karena peresmian patung ini bertepatan dengan ulang tahun Bung Karno.

"Ini menjadi sangat spesial bagi keluarga besar Bung Karno. Atas nama pribadi dan keluarga besar, saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan secara khusus kepada bapak Menhan Prabowo dan sekaligus sahabat saya atas peresmian patung Bung Karno ini," kata Megawati.

Patung menunggang kuda ini merupakan momentum saat Bung Karno memimpin peringatan Hari Angkatan Perang Pertama di Yogyakarta. Ini sekaligus mengingatkan bagaimana Bung Karno menghargai pentingnya Angkatan Perang yang sekarang disebut TNI.

Menurut Megawati, Bung Karno juga selalu mengingatkan pentingnya generasi penerus militer memahami strategi perang gerilya, yang sangat berperan dalam kemerdekaan bangsa ini karena menyatu dengan rakyat.

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto menjelaskan bahwa inspirasi karya monumen Bung Karno dibangun mengacu pada peristiwa sejarah ketika Presiden pertama RI itu sebagai panglima tertinggi perintis kemerdekaan.

Kala itu, Bung Karno melakukan inspeksi pasukan dengan menunggang kuda pada peringatan ulang tahun pertama Angkatan Perang Republik Indonesia (sekarang TNI) tanggal 5 Oktober 1946 di Alun-alun Yogyakarta.

Soekarno juga menjadi inspektur upacara dan melakukan inspeksi pasukan menjadi salah satu kegiatan bermakna bahwa Indonesia memiliki tentara yang kuat serta siap mempertahankan kemerdekaan, sekaligus menunjukkan eksistensi keberadaan Indonesia bagi negara lain.

”Presiden Soekarno adalah pahlawan nasional yang mencintai Republik Indonesia dengan sepenuh hati. Beliau telah membuktikan bahwa kecintaan terhadap negeri tak akan luntur semangat dan komitmennya. Untuk itulah kita perlu meneladani jasa-jasa beliau dalam meletakkan nilai-nilai fundamental bangsa ini,” ujar Prabowo.

Karenanya, lanjut Menhan, monumen Bung Karno di Kemenhan adalah sebuah ikon pertahanan bangsa dengan inspirasi sosok pemimpin serta sebagai pengingat untuk generasi penerus agar menjaga keutuhan NKRI.

“Mengingat aspek pertahanan merupakan faktor yang sangat mendasar dalam menjamin kelangsungan hidup bernegara,” tuturnya.

Patung Bung Karno menunggang kuda ini merupakan karya seniman Dunadi asal Yogyakarta. Tinggi monumen mencapai 6,5 meter, panjang 7,6 meter, dan lebar 2,6 meter.

Selain itu, berbahan logam campuran (tembaga, kuningan, timah, dan seng sari), ketebalan cor 2,5 mm-4 mm, dengan warna patung perunggu kimia bakar serta berat kurang lebih 3 ton. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya