Catat! Ini Kriteria Penerima Subsidi Upah Bagi Pekerja atau Buruh
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Catat! Ini Kriteria Penerima Subsidi Upah Bagi Pekerja atau Buruh

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Juli 2021 - 12:29 WIB
Nasional | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/Rilis.id

RILISID, Jakarta — Subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh (BSU) di tahun 2021 bakal kembali digulirkan pemerintah.

Baca: Pemerintah Siapkan Rp8 Triliun untuk Subsidi Upah 8 Juta Pekerja atau Buruh

Adapun kriteria pekerja atau buruh yang mendapat BSU itu di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI); pekerja/buruh penerima upah; dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data lembaga tersebut dinilai paling akurat dan lengkap. Sehingga akuntabel dan validitas dipergunakan pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran.

Kriteria lainnya adalah pekerja/buruh calon penerima BSU berada di zona PPKM IV sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Selanjutnya adalah, peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp3,5 juta sesuai upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

”Dalam hal pekerja bekerja di wilayah PPKM yang UMK-nya di atas Rp3,5 juta maka menggunakan UMK sebagai batasan kriteria upah,” jelas Ida dalam keterangan persnya, Rabu (21/7/2021).

Terakhir, pekerja/buruh pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa (kecuali jasa pendidikan dan kesehatan), transportasi, aneka industri, serta properti dan real estate.

Besaran BSU yang diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp1 juta diberikan sekaligus melalui transfer bank.

”Saya tekankan, BSU merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha di masa sulit akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Catat! Ini Kriteria Penerima Subsidi Upah Bagi Pekerja atau Buruh

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Juli 2021 - 12:29 WIB
Nasional | RILISID
...
Ilustrasi Kalbi Rikardo/Rilis.id

RILISID, Jakarta — Subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh (BSU) di tahun 2021 bakal kembali digulirkan pemerintah.

Baca: Pemerintah Siapkan Rp8 Triliun untuk Subsidi Upah 8 Juta Pekerja atau Buruh

Adapun kriteria pekerja atau buruh yang mendapat BSU itu di antaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI); pekerja/buruh penerima upah; dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data lembaga tersebut dinilai paling akurat dan lengkap. Sehingga akuntabel dan validitas dipergunakan pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran.

Kriteria lainnya adalah pekerja/buruh calon penerima BSU berada di zona PPKM IV sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Selanjutnya adalah, peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp3,5 juta sesuai upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

”Dalam hal pekerja bekerja di wilayah PPKM yang UMK-nya di atas Rp3,5 juta maka menggunakan UMK sebagai batasan kriteria upah,” jelas Ida dalam keterangan persnya, Rabu (21/7/2021).

Terakhir, pekerja/buruh pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa (kecuali jasa pendidikan dan kesehatan), transportasi, aneka industri, serta properti dan real estate.

Besaran BSU yang diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp1 juta diberikan sekaligus melalui transfer bank.

”Saya tekankan, BSU merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha di masa sulit akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya