Bukan KPK, Puan Sebut Kejaksaan Jadi Panglima Perang Lawan Korupsi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Bukan KPK, Puan Sebut Kejaksaan Jadi Panglima Perang Lawan Korupsi

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Juli 2021 - 15:07 WIB
Nasional | RILISID
...
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Pemberantasan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh jajaran Kejaksaan menuai apresiasi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku bangga atas beberapa pencapaian yang diraih Kejaksaan. Seperti mengusut kasus korupsi PT Asabri dan Jiwasraya yang diduga merugikan negara puluhan triliun rupiah.

Puan menyampaikan apresiasi tersebut bertepatan saat peringatan Hari Kejaksaan atau Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Tahun yang jatuh pada hari ini, Kamis (22/7/2021).

"Bangsa ini sedang berperang memberantas korupsi, dan Kejaksaan ini ibarat panglima perangnya, yang menentukan kemenangan kita,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengingatkan Kejaksaan RI untuk berupaya menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Dia menambahkan bahwa penegakan hukum tidak lagi menitikberatkan kepada seberapa banyak perkara korupsi yang ditangani. Namun menurutnya, lebih kepada upaya untuk menjamin suatu wilayah bebas dari korupsi.

"Kita semua memimpikan hari di mana seluruh wilayah Indonesia bebas dari tindak korupsi. Bahwa semua rakyat, aparatur sipil, pemangku jabatan, dan pemimpin beserta jajarannya telah menerapkan dengan sepenuh hati untuk menghindari segala potensi korupsi dalam setiap tindakannya,” terangnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun lalu, Kejaksaan telah melakukan penyelamatan keuangan negara dengan total Rp19,6 triliun oleh bidang pidana khusus. Secara total, penyelamatan uang negara di seluruh Indonesia mencapai Rp905,2 triliun.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada periode Oktober 2019 hingga Oktober 2020, Kejaksaan juga telah melakukan penyelamatan keuangan negara dengan total mencapai Rp388,8 triliun dan 11,8 juta dolar AS.

Masih dalam periode yang sama, masih kata Puan, Kejaksaan berhasil melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp11,1 triliun dan 406.906 dolar AS.

"Kejaksaan berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Saya apresiasi sejak awal Juli lalu sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi. Ini membuktikan seluruh elemen negara memang tengah mendorong upaya-upaya agar Indonesia segera terlepas dari Covid-19,” pungkas Puan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Bukan KPK, Puan Sebut Kejaksaan Jadi Panglima Perang Lawan Korupsi

...
RILIS.ID
Jakarta
22 Juli 2021 - 15:07 WIB
Nasional | RILISID
...
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Pemberantasan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh jajaran Kejaksaan menuai apresiasi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku bangga atas beberapa pencapaian yang diraih Kejaksaan. Seperti mengusut kasus korupsi PT Asabri dan Jiwasraya yang diduga merugikan negara puluhan triliun rupiah.

Puan menyampaikan apresiasi tersebut bertepatan saat peringatan Hari Kejaksaan atau Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 Tahun yang jatuh pada hari ini, Kamis (22/7/2021).

"Bangsa ini sedang berperang memberantas korupsi, dan Kejaksaan ini ibarat panglima perangnya, yang menentukan kemenangan kita,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengingatkan Kejaksaan RI untuk berupaya menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Dia menambahkan bahwa penegakan hukum tidak lagi menitikberatkan kepada seberapa banyak perkara korupsi yang ditangani. Namun menurutnya, lebih kepada upaya untuk menjamin suatu wilayah bebas dari korupsi.

"Kita semua memimpikan hari di mana seluruh wilayah Indonesia bebas dari tindak korupsi. Bahwa semua rakyat, aparatur sipil, pemangku jabatan, dan pemimpin beserta jajarannya telah menerapkan dengan sepenuh hati untuk menghindari segala potensi korupsi dalam setiap tindakannya,” terangnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun lalu, Kejaksaan telah melakukan penyelamatan keuangan negara dengan total Rp19,6 triliun oleh bidang pidana khusus. Secara total, penyelamatan uang negara di seluruh Indonesia mencapai Rp905,2 triliun.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada periode Oktober 2019 hingga Oktober 2020, Kejaksaan juga telah melakukan penyelamatan keuangan negara dengan total mencapai Rp388,8 triliun dan 11,8 juta dolar AS.

Masih dalam periode yang sama, masih kata Puan, Kejaksaan berhasil melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp11,1 triliun dan 406.906 dolar AS.

"Kejaksaan berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Saya apresiasi sejak awal Juli lalu sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi. Ini membuktikan seluruh elemen negara memang tengah mendorong upaya-upaya agar Indonesia segera terlepas dari Covid-19,” pungkas Puan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya