Beredar Surat Panggilan Terkait Pemeriksaan Pejabat Lampung, Ini Kata Jubir KPK
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Beredar Surat Panggilan Terkait Pemeriksaan Pejabat Lampung, Ini Kata Jubir KPK

...
RILIS.ID
Jakarta
3 September 2021 - 18:04 WIB
Nasional | RILISID
...
Plt Jubir KPK Ali Fikri. Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Jakarta — Beredar surat panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

KPK pun mengklarifikasi hal itu. Lembaga antirasuah tersebut menyatakan surat panggilan pemeriksaan pejabat daerah di Kabupaten Pesisir Barat adalah palsu alias hoaks.

"Dalam surat palsu tersebut, tertera logo, email, dan alamat KPK, itu penyalahgunaan atribut KPK," ujar Plt Juru Bicara (Jubir) Bidang Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (3/9/2021).


Menurut Ali, nama-nama yang tercantum sebagai penyidik KPK dalam surat ini tak satu pun yang merupakan pegawai KPK.

Ia menegaskan, dalam pemeriksaan yang sifatnya terbuka melalui surat panggilan, selalu dilakukan di kantor KPK atau kantor instansi pemerintahan lainnya.

"Sedangkan dalam surat tersebut, pihak yang dipanggil diminta ke suatu tempat," ujarnya.

Ia meminta semua pihak tidak main-main dengan memalsukan atau melakukan tindakan dengan mengatasnamakan KPK untuk menipu, memeras, atau yang dapat merugikan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada. Apabila ada tindakan penipuan silakan langsung lapor ke call center 198 atau aparat penegak hukum setempat," imbuhnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Beredar Surat Panggilan Terkait Pemeriksaan Pejabat Lampung, Ini Kata Jubir KPK

...
RILIS.ID
Jakarta
3 September 2021 - 18:04 WIB
Nasional | RILISID
...
Plt Jubir KPK Ali Fikri. Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Jakarta — Beredar surat panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

KPK pun mengklarifikasi hal itu. Lembaga antirasuah tersebut menyatakan surat panggilan pemeriksaan pejabat daerah di Kabupaten Pesisir Barat adalah palsu alias hoaks.

"Dalam surat palsu tersebut, tertera logo, email, dan alamat KPK, itu penyalahgunaan atribut KPK," ujar Plt Juru Bicara (Jubir) Bidang Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (3/9/2021).


Menurut Ali, nama-nama yang tercantum sebagai penyidik KPK dalam surat ini tak satu pun yang merupakan pegawai KPK.

Ia menegaskan, dalam pemeriksaan yang sifatnya terbuka melalui surat panggilan, selalu dilakukan di kantor KPK atau kantor instansi pemerintahan lainnya.

"Sedangkan dalam surat tersebut, pihak yang dipanggil diminta ke suatu tempat," ujarnya.

Ia meminta semua pihak tidak main-main dengan memalsukan atau melakukan tindakan dengan mengatasnamakan KPK untuk menipu, memeras, atau yang dapat merugikan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada. Apabila ada tindakan penipuan silakan langsung lapor ke call center 198 atau aparat penegak hukum setempat," imbuhnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya